Al-'Adiyat 100:11
The Courser · Juz 30 · Page 600
إِنَّ رَبَّهُم بِهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّخَبِيرُۢ ١١
Indeed, their Lord with them, that Day, is [fully] Aware.1
1 translator’s note
- Fully acquainted and familiar with everything about each one of them. ↩
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 100:1–11
"Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, dan demi kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya), dan demi kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, maka ia menerbangkan debu, dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh, sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Rabbnya, dan sesungguhnya manu-sia itu menyaksikan (sendiri keingkaran)nya itu, dan sesungguh-nya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka apabila dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada, sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka." (Al-'Adiyat: 1-11).
Makkiyah
"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
(1) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan kuda, karena pada kuda terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah سبحانه وتعالى yang amat jelas dan nik-matNya yang nyata padanya yang diketahui oleh manusia. Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan kuda pada kondisi di mana tidak ada hewan lain yang menyertainya seraya berfirman, ﴾ وَٱلۡعَٰدِيَٰتِ ضَبۡحٗا ﴿ "Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah," yakni kuda yang berlari kencang dan kuat serta terengah-engah; suara nafasnya yang keluar dari dadanya karena kencangnya lari.
(2) ﴾ فَٱلۡمُورِيَٰتِ ﴿ "Dan kuda yang mencetuskan api" dengan kuku kakinya ketika menginjak batu ﴾ قَدۡحٗا ﴿ "dengan pukulan (kuku kaki-nya)," sehingga memercikkan api karena kokoh dan kuatnya kaki ketika lari.
(3) ﴾ فَٱلۡمُغِيرَٰتِ ﴿ "Dan kuda yang menyerang" musuh ﴾ صُبۡحٗا ﴿ "di waktu pagi." Ini adalah hal umum, karena serangan tiba-tiba biasa-nya dilakukan pada waktu pagi.
(4-5) ﴾ فَأَثَرۡنَ بِهِۦ ﴿ "Maka ia menerbangkan" dengan lari dan ser-buannya, ﴾ نَقۡعٗا ﴿ "debu," yakni tanah. ﴾ فَوَسَطۡنَ بِهِۦ ﴿ "Dan menyerbu," de-ngan menungganginya, ﴾ جَمۡعًا ﴿ "ke tengah-tengah kumpulan musuh," dengan penunggangnya: kuda-kuda lari menyerbu musuh yang mereka serbu.
(6) Dan yang disumpahkan adalah Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٞ ﴿ "Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Rabbnya," yakni amat mencegah kebaikan yang wajib ditunaikan untuk Allah سبحانه وتعالى atasnya. Tabiat dan fitrah manusia tidak merelakan dirinya menunaikan kewajiban-kewajibannya secara sempurna dan penuh. Bahkan tabiat manusia adalah pemalas dan mencegah kewajiban-kewajiban harta dan badan yang harus ditu-naikan, kecuali orang yang diberi petunjuk oleh Allah سبحانه وتعالى dan keluar dari sifat tersebut menuju sifat rela dengan menunaikan kewajiban-kewajiban.
(7) ﴾ وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٞ ﴿ "Dan sesungguhnya manusia itu menyaksi-kan (sendiri) keingkarannya," yakni sesungguhnya manusia menyaksi-kan keengganannya menunaikan kewajiban dan keingkaran yang ia ketahui pada dirinya, ia tidak membantah dan tidak menging-karinya; karena itu adalah sesuatu yang jelas. Kemungkinan kata ganti dalam ayat ini merujuk pada Allah سبحانه وتعالى, artinya sesungguhnya manusia benar-benar ingkar terhadap Rabbnya dan Allah سبحانه وتعالى me-nyaksikan hal itu. Dalam ayat ini terdapat ancaman dan peringatan keras bagi orang yang ingkar terhadap Rabbnya, karena Allah سبحانه وتعالى Maha Menyaksikannya.
(8) ﴾ وَإِنَّهُۥ ﴿ "Dan sesungguhnya dia," yaitu manusia, ﴾ لِحُبِّ ٱلۡخَيۡرِ لَشَدِيدٌ ﴿ "sangat bakhil karena cintanya kepada harta," yakni amat men-cintai harta, dan kecintaannya itulah yang menyebabkannya tidak menunaikan kewajiban-kewajiban. Ia lebih mengedepankan hawa nafsu daripada keridhaan Rabbnya. Semua itu karena ia membatasi pandangannya pada dunia sementara akhirat dia lalaikan.
(9-10) Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman memberi anjuran bagi manusia agar takut akan hari yang diancamkan tersebut, ﴾ أَفَلَا يَعۡلَمُ ﴿ "Maka apabila dia tidak mengetahui," yakni apakah manusia yang ter-pedaya itu tidak mengetahui, ﴾ إِذَا بُعۡثِرَ مَا فِي ٱلۡقُبُورِ ﴿ "apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur," yakni Allah سبحانه وتعالى akan mengeluarkan manusia dari kubur untuk dikumpulkan dan dibangkitkan, ﴾ وَحُصِّلَ مَا فِي ٱلصُّدُورِ ﴿ "dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada," artinya, apa yang ada di dalam dada akan menjadi nampak nyata berupa sim-panan-simpanan kebaikan dan keburukan, sehingga rahasia men-jadi nampak terang dan yang batin menjadi nyata, serta nampak di hadapan para manusia sebagai akibat perbuatan-perbuatan mereka.
(11) ﴾ إِنَّ رَبَّهُم بِهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّخَبِيرُۢ ﴿ "Sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha mengetahui keadaan mereka," yakni mengetahui amalan-amalan mereka, lahir maupun batin, samar atau nyata, dan Allah سبحانه وتعالى akan membalas mereka atasnya. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan berita mereka secara khusus padahal Allah Maha Mengetahui mengenai mereka di setiap saat, karena yang dimaksudkan pembalasan atas perbuatan-perbuatan itu bersumber dari ilmu dan pengetahuan Allah سبحانه وتعالى.
Page 600
100:10
وَحُصِّلَ مَا فِي ٱلصُّدُورِ ١٠
And that within the breasts is obtained,1
1 translator’s note
- i.e., when all secrets are made known. ↩
100:11
إِنَّ رَبَّهُم بِهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّخَبِيرُۢ ١١
Indeed, their Lord with them, that Day, is [fully] Aware.1
1 translator’s note
- Fully acquainted and familiar with everything about each one of them. ↩
سورة القارعة
Al-Qari'ah
The Calamity · Meccan · 11 ayahs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
101:1
ٱلۡقَارِعَةُ ١
The Striking Calamity -
101:2
مَا ٱلۡقَارِعَةُ ٢
What is the Striking Calamity?
101:3
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ ٣
And what can make you know what is the Striking Calamity?
101:4
يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ ٤
It is the Day when people will be like moths, dispersed,1
1 translator’s note
- The people will be as such after having been expelled from their graves. ↩
101:5
وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ ٥
And the mountains will be like wool, fluffed up.1
1 translator’s note
- i.e., beginning to disintegrate. ↩
101:6
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ٦
Then as for one whose scales are heavy [with good deeds],
101:7
فَهُوَ فِي عِيشَةٖ رَّاضِيَةٖ ٧
He will be in a pleasant life.
101:8
وَأَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ٨
But as for one whose scales are light,
101:9
فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٞ ٩
101:10
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا هِيَهۡ ١٠
And what can make you know what that is?
101:11
نَارٌ حَامِيَةُۢ ١١
It is a Fire, intensely hot.
سورة التكاثر
At-Takathur
The Rivalry in world increase · Meccan · 8 ayahs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
102:1
أَلۡهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ ١
Competition in [worldly] increase diverts you
102:2
حَتَّىٰ زُرۡتُمُ ٱلۡمَقَابِرَ ٢
Until you visit the graveyards.1
1 translator’s note
- i.e., remain in them temporarily, meaning until the Day of Resurrection. ↩
102:3
كـَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٣
No! You are going to know.
102:4
ثُمَّ كـَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٤
Then, no! You are going to know.
102:5
كـَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُونَ عِلۡمَ ٱلۡيَقِينِ ٥
No! If you only knew with knowledge of certainty...1
1 translator’s note
- The conclusion of this verse is estimated to be "...you would not have been distracted from preparing for the Hereafter." ↩
102:6
لَتَرَوُنَّ ٱلۡجَحِيمَ ٦
You will surely see the Hellfire.
102:7
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيۡنَ ٱلۡيَقِينِ ٧
Then you will surely see it with the eye of certainty.1
1 translator’s note
- i.e., with actual eyesight. ↩
102:8
ثُمَّ لَتُسۡـَٔلُنَّ يَوۡمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ ٨
Then you will surely be asked that Day about pleasure.1
1 translator’s note
- i.e., the comforts of worldly life and whether you were grateful to Allāh for His blessings. ↩