Al-Kahf 18:98
The Cave · Juz 16 · Page 304
قَالَ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّي حَقّٗا ٩٨
[Dhul-Qarnayn] said, "This is a mercy from my Lord; but when the promise of my Lord1 comes [i.e., approaches], He will make it level, and ever is the promise of my Lord true."
1 translator’s note
- i.e., the Hour of Resurrection. ↩
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 18:89–98
"Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbitnya matahari (sebelah timur) maka dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindungi-nya dari (cahaya) matahari itu. Demikianlah, dan sungguh ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya. Kemudian dia menem-puh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, maka dia mendapati di hadapan kedua gunung itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, 'Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, su-paya kamu membuat dinding antara kami dan mereka.' Dzulqar-nain berkata, 'Apa yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuat-an (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka. Berilah aku potongan-potongan besi.' Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain, 'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti ) api, dia pun berkata, 'Beri-lah aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.' Maka mereka tidak bisa mendakinya, dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. Dzulqarnain berkata, 'Ini (dinding) ada-lah rahmat dari Rabbku, maka apabila sudah datang janji Rabbku. Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Rabbku itu ada-lah benar'." (Al-Kahfi: 89-98).
(89) Maksudnya, ketika sampai di tempat terbenamnya matahari, maka dia berputar balik menuju tempat terbitnya, melacak sebab kausalitas yang sudah Allah berikan kepadanya.
(90) Ia pun sampai di tempat terbitnya matahari dan ﴾ وَجَدَهَا تَطۡلُعُ عَلَىٰ قَوۡمٖ لَّمۡ نَجۡعَل لَّهُم مِّن دُونِهَا سِتۡرٗا 90 ﴿ "dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu," maksudnya dia menyak-sikan matahari terbit menyinari segolongan manusia yang tidak mempunyai pelindung dari (pancaran sinar) matahari, baik lantar-an mereka tidak mempunyai kemampuan membangun tempat-tempat tinggal, yang bertolak dari ketidakteraturan, keterasingan dan keprimitifan mereka. Atau karena matahari selalu bersinar di tengah mereka, tidak pernah terbenam [dari pandangan mereka] dalam bentuk yang berarti, seperti yang dijumpai di daerah Afrika Tenggara. Lalu dia telah mencapai tempat yang pengetahuan peng-huni bumi tidak dapat menjangkaunya, apalagi sampai dapat me-masukinya dengan raga-raga mereka.
(91) Kendatipun demikian, ini semua berjalan atas takdir Allah dan ilmuNya. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ كَذَٰلِكَۖ وَقَدۡ أَحَطۡنَا بِمَا لَدَيۡهِ خُبۡرٗا 91 ﴿ "Demikianlah. Dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi (se-gala apa yang ada padanya)," yaitu dengan kebaikan dan sebab kau-salitas yang agung dan ilmu Kami yang akan selalu bersamanya kemanapun ia mengarah dan berjalan.
(92-93) ﴾ ثُمَّ أَتۡبَعَ سَبَبًا 92 حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ بَيۡنَ ٱلسَّدَّيۡنِ ﴿ "Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung." Para ulama tafsir berkata, "Ia pergi dari arah Timur menuju Utara. Maka, ia sampai di tempat antara dua gu-nung, yang dahulu begitu terkenal di masa itu, dua gunung yang menjadi bagian rangkaian pegunungan yang saling berhubungan, dari kiri ke kanan, sampai terhubung dengan lautan, antara Ya'juj dan Ma'juj dengan manusia ﴾ وَجَدَ ﴿ 'dan dia mendapati,' di hadapan kedua gunung itu ﴾ قَوۡمٗا لَّا يَكَادُونَ يَفۡقَهُونَ قَوۡلٗا 93 ﴿ 'suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan,' lantaran keasingan bahasa mereka dan ketumpulan daya pikir dan hati mereka."
(94) Sungguh, Allah telah memberikan sebab kausalitas ilmiah bagi Dzulqarnain yang menyebabkannya sanggup mema-hami bahasa mereka dan memaklumi kondisi mereka, hingga Dzul-qarnain bisa berkomunikasi dengan mereka, dan mereka pun dapat menjalin komunikasi dengannya. Mereka pun menyampaikan keluhan tentang gangguan dari Ya'juj dan Ma'juj. Mereka berdua adalah dua bangsa besar dari kalangan Bani Adam. Mereka berkata, ﴾ إِنَّ يَأۡجُوجَ وَمَأۡجُوجَ مُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi," dengan tindakan pem-bunuhan, merampas harta (orang lain) dan tindakan buruk lainnya ﴾ فَهَلۡ نَجۡعَلُ لَكَ خَرۡجًا ﴿ "maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu," hadiah timbal balik ﴾ عَلَىٰٓ أَن تَجۡعَلَ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَهُمۡ سَدّٗا 94 ﴿ "supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka." Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mampu membangun dinding sendiri dan mengetahui kemampuan Dzulqarnain. Maka mereka menyodorkan bayaran agar dia membuatnya disertai menyampaikan kepadanya tentang alasan yang mendorong mereka (meminta pertolongan), yaitu ke-rusakan yang ditimbulkan oleh kaum Ya'juj dan Ma'juj di bumi.
(95) Dzulqarnain bukan tipe orang yang rakus dan gan-drung terhadap dunia, dan bukan tipe orang yang enggan untuk memperbaiki keadaan rakyatnya. Bahkan orientasinya adalah me-lakukan perbaikan. Untuk itu, dia menyambut permintaan mereka, karena mengandung kemaslahatan tanpa meminta timbal-balik. Justru dia bersyukur kepada Allah atas kekuasaan dan kemampuan yang dimiliki. Dia berkata kepada mereka, ﴾ مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيۡرٞ ﴿ "Apa yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik," maksudnya, lebih baik daripada apa yang kalian kerahkan dan berikan kepadaku. Aku hanya minta kalian untuk membantuku dengan kekuatan fisik kalian melalui tangan-tangan kalian ﴾ أَجۡعَلۡ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُمۡ رَدۡمًا 95 ﴿ "agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka," yaitu dinding yang akan menghalangi mereka menyeberang kepada kalian.
(96) ﴾ ءَاتُونِي زُبَرَ ٱلۡحَدِيدِۖ ﴿ "Berilah aku potongan-potongan besi," yaitu potongan-potongan besi, maka mereka pun menyerahkannya ke-pada Dzulqarnain ﴾ حَتَّىٰٓ إِذَا سَاوَىٰ بَيۡنَ ٱلصَّدَفَيۡنِ ﴿ "hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu," yaitu dua gunung yang di-bangun sebuah dinding di antara keduanya ﴾ قَالَ ٱنفُخُواْۖ ﴿ "berkatalah (Dzulqarnain), 'Tiuplah'," api itu. Maksudnya, nyalakanlah api itu sampai besar dan pergunakanlah alat-alat tiup supaya semakin besar sehingga dapat mencairkan tembaga. Ketika tembaga itu sudah meleleh yang mana dia ingin merekatkannya di antara po-tongan-potongan besi itu ﴾ قَالَ ءَاتُونِيٓ أُفۡرِغۡ عَلَيۡهِ قِطۡرٗا 96 ﴿ "dia pun berkata, 'Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu'," tembaga yang meleleh. Kemudian ia menuangkan lelehan tembaga pada potongan-potongan besi itu sehingga dinding sema-kin kokoh dengan kekokohan yang dahsyat. Orang-orang yang berada di belakangnya terlindungi dari gangguan Ya'juj dan Ma'juj.
(97) ﴾ فَمَا ٱسۡطَٰعُوٓاْ أَن يَظۡهَرُوهُ وَمَا ٱسۡتَطَٰعُواْ لَهُۥ نَقۡبٗا 97 ﴿ "Maka mereka tidak bisa mendakinya, dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya," maksud-nya tidak ada kemampuan bagi mereka untuk mendakinya lantar-an sangat tinggi, dan tidak mampu melubanginya karena sangat kokoh lagi kuat.
(98) Setelah dia melakukan tindakan yang indah dan (mem-bangun) peninggalan yang agung ini, maka dia menisbatkan kenik-matan itu kepada Allah. Dia berkata, ﴾ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ ﴿ "Ini (dinding) adalah rahmat dari Rabbku," maksudnya berasal dari keutamaan dan kebaikanNya yang tercurahkan bagiku. Inilah kondisi para khali-fah (penguasa) yang shalih, saat mereka menerima kenikmatan yang agung dari Allah, niscaya rasa syukur, penetapan, dan pengakuan terhadap kenikmatan Allah semakin meningkat. Seperti yang di-katakan oleh Sulaiman عليه السلام ketika singgasana ratu Saba` muncul di hadapannya, padahal jaraknya sangat jauh. Beliau berkata, ﴾ هَٰذَا مِن فَضۡلِ رَبِّي لِيَبۡلُوَنِيٓ ءَأَشۡكُرُ أَمۡ أَكۡفُرُۖ ﴿ "Ini termasuk karunia Rabbku untuk mengujiku apakah aku ber-syukur atau mengingkari (nikmatNya)." (An-Naml: 40). Berbeda halnya dengan orang-orang yang sombong, takabur, dan congkak di atas bumi ini, kenikmatan-kenikmatan yang besar semakin menambah keburukan dan kesombongan mereka. Seperti yang dikatakan oleh Qarun tatkala dikaruniai Allah perbendaharaan kekayaan yang (berat) kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sekumpulan orang kuat-kuat. Dia berkata, ﴾ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلَىٰ عِلۡمٍ عِندِيٓۚ ﴿ "Sesungguhnya aku hanya diberi harta karena ilmu yang ada padaku." (Al-Qashash: 78). Dan FirmanNya, ﴾ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي ﴿ "Maka apabila sudah datang janji Rabbku," yaitu janji kemunculan Ya'juj dan Ma'juj ﴾ جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ ﴿ "Dia akan menjadikannya hancur luluh," menghancurkan dinding yang kuat dan kokoh itu sehingga roboh dan rata dengan tanah, ﴾ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّي حَقّٗا 98 ﴿ "dan janji Rabbku itu adalah benar."
Page 304
18:98
قَالَ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّي حَقّٗا ٩٨
[Dhul-Qarnayn] said, "This is a mercy from my Lord; but when the promise of my Lord1 comes [i.e., approaches], He will make it level, and ever is the promise of my Lord true."
1 translator’s note
- i.e., the Hour of Resurrection. ↩
18:99
۞ وَتَرَكۡنَا بَعۡضَهُمۡ يَوۡمَئِذٖ يَمُوجُ فِي بَعۡضٖۖ وَنُفِخَ فِي ٱلصُّورِ فَجَمَعۡنَٰهُمۡ جَمۡعٗا ٩٩
And We will leave them that day1 surging over each other, and [then] the Horn will be blown, and We will assemble them in [one] assembly.
1 translator’s note
- The day the dam is destroyed. ↩
18:100
وَعَرَضۡنَا جَهَنَّمَ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡكَٰفِرِينَ عَرۡضًا ١٠٠
And We will present Hell that Day to the disbelievers, on display -
18:101
ٱلَّذِينَ كَانَتۡ أَعۡيُنُهُمۡ فِي غِطَآءٍ عَن ذِكۡرِي وَكَانُواْ لَا يَسۡتَطِيعُونَ سَمۡعًا ١٠١
Those whose eyes had been within a cover [removed] from My remembrance,1 and they were not able to hear.2
18:102
أَفَحَسِبَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَن يَتَّخِذُواْ عِبَادِي مِن دُونِيٓ أَوۡلِيَآءَۚ إِنَّآ أَعۡتَدۡنَا جَهَنَّمَ لِلۡكَٰفِرِينَ نُزُلٗا ١٠٢
Then do those who disbelieve think that they can take My servants instead of Me as allies? Indeed, We have prepared Hell for the disbelievers as a lodging.
18:103
قُلۡ هَلۡ نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَ أَعۡمَٰلًا ١٠٣
Say, [O Muḥammad], "Shall we [believers] inform you of the greatest losers as to [their] deeds?
18:104
ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعۡيُهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُمۡ يُحۡسِنُونَ صُنۡعًا ١٠٤
[They are] those whose effort is lost in worldly life, while they think that they are doing well in work."
18:105
أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمۡ وَلِقَآئِهِۦ فَحَبِطَتۡ أَعۡمَٰلُهُمۡ فَلَا نُقِيمُ لَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَزۡنٗا ١٠٥
Those are the ones who disbelieve in the verses of their Lord and in [their] meeting Him, so their deeds have become worthless; and We will not assign to them on the Day of Resurrection any weight [i.e., importance].
18:106
ذَٰلِكَ جَزَآؤُهُمۡ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُواْ وَٱتَّخَذُوٓاْ ءَايَٰتِي وَرُسُلِي هُزُوًا ١٠٦
That is their recompense - Hell - for what they denied and [because] they took My signs and My messengers in ridicule.
18:107
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ كَانَتۡ لَهُمۡ جَنَّٰتُ ٱلۡفِرۡدَوۡسِ نُزُلًا ١٠٧
Indeed, those who have believed and done righteous deeds - they will have the Gardens of Paradise1 as a lodging,
1 translator’s note
- i.e., the highest part of Paradise, al-Firdaus. ↩
18:108
خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يَبۡغُونَ عَنۡهَا حِوَلٗا ١٠٨
Wherein they abide eternally. They will not desire from it any transfer.
18:109
قُل لَّوۡ كَانَ ٱلۡبَحۡرُ مِدَادٗا لِّكَلِمَٰتِ رَبِّي لَنَفِدَ ٱلۡبَحۡرُ قَبۡلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَٰتُ رَبِّي وَلَوۡ جِئۡنَا بِمِثۡلِهِۦ مَدَدٗا ١٠٩
Say, "If the sea were ink for [writing] the words1 of my Lord, the sea would be exhausted before the words of my Lord were exhausted, even if We brought the like of it in [continual] supplement."
1 translator’s note
- The words of Allāh's unlimited knowledge or words describing His attributes and His grandeur or praise of Him (subḥānahu wa taʿālā). ↩
18:110
قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا ١١٠
Say, "I am only a man like you, to whom has been revealed that your god is one God. So whoever would hope for the meeting with his Lord - let him do righteous work and not associate in the worship of his Lord anyone."