Al-Mu'minunJuz 18 · Page 344

Al-Mu'minun 23:28

The Believers · Juz 18 · Page 344

فَإِذَا ٱسۡتَوَيۡتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى ٱلۡفُلۡكِ فَقُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي نَجَّىٰنَا مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ٢٨

And when you have boarded the ship, you and those with you, then say, 'Praise to Allāh who has saved us from the wrongdoing people.'

Tafsir · in Indonesian

As-Sa'di

Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.

Whole surah

Change

Commentary on 23:23–30

"Dan sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, (karena) sekali-kali tidak ada tuhan (yang haq) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)? Maka pemuka-pemuka orang yang kafir dari kaumnya menjawab, 'Orang ini tidak lain hanya-lah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi se-orang yang lebih tinggi dari kamu. Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpe-nyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu.' Nuh berdoa, 'Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku.' Lalu Kami wahyukan kepadanya, 'Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila pe-rintah Kami telah datang dan tannur telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu di-tetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang lalim, ka-rena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, maka ucapkanlah, 'Segala puji bagi Allah yang telah menyelamat-kan kami dari orang-orang yang lalim.' Dan berdoalah, 'Ya Tuhan-ku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat.' Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebesaran Allah), dan sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu)." (Al-Mu`minun: 23-30).

(23) Allah تعالى mengisahkan risalah (misi) hamba dan Rasul-Nya Nuh عليه السلام, rasul yang pertama kali diutus ke penduduk dunia. Allah mengirim beliau kepada kaumnya yang menyembah berhala-berhala. Beliau memerintahkan mereka untuk menyembah Allah semata. Allah berfirman, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah," maksudnya, murnikanlah ibadah (hanya) kepadaNya. Karena ibadah tidak sah kecuali dengan memurnikannya (kepada Allah), ﴾ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ ﴿ "(karena) sekali-kali tidak ada tuhan (yang haq) bagimu selain Dia." Dalam ayat ini terdapat pengguguran ketuhanan selain Allah dan penetapannya hanya bagi Allah تعالى. Karena Allah adalah Dzat Yang menciptakan, Pemberi rizki, yang memiliki segala ke-sempurnaan. Sesembahan selainNya berbeda dengan itu. ﴾ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?" Maksudnya (tidak takut) atas tindakan kalian beribadah kepada berhala-berhala dan patung-patung yang dipahat mirip rupa orang-orang yang shalih, lalu mereka menyembahnya bersama penyembahan kepada Allah?

(24) Beliau tetap melangsungkan dakwah, menyeru me-reka dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, di malam dan siang hari selama seribu tahun kurang lima puluh tahun lama-nya (sembilan ratus lima puluh tahun lamanya). Mereka tidaklah bertambah kecuali kesombongan dan antipati saja. ﴾ فَقَالَ ٱلۡمَلَؤُاْ ﴿ "Maka pemuka-pemuka orang yang kafir dari kaumnya menjawab," yaitu dari kalangan para pembesar dan para pimpinannya yang menjadi panutan untuk melawan Nabi mereka Nuh dan memperingatkan (para pengikut mereka) darinya, ﴾ مَا هَٰذَآ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُرِيدُ أَن يَتَفَضَّلَ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu," maksudnya, ti-daklah dia melainkan manusia (biasa) seperti kalian juga. Obsesinya saat dia mengklaim sebagai seorang nabi adalah untuk menambah keutamaannya atas diri kalian supaya menjadi orang yang diikuti. Kalau tidak demikian maksudnya, lalu apakah yang mengunggul-kannya di atas kalian padahal dia berasal dari komunitas kalian!? Penolakan semacam ini senantiasa melekat pada orang-orang yang mendustakan para rasul. Allah telah menyanggah komentar itu de-ngan sanggahan yang tuntas melalui lisan para rasul, seperti yang termaktub dalam FirmanNya, ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "Mereka berkata," kepada para rasul mereka, ﴾ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا تُرِيدُونَ أَن تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعۡبُدُ ءَابَآؤُنَا فَأۡتُونَا بِسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٖ 10 قَالَتۡ لَهُمۡ رُسُلُهُمۡ إِن نَّحۡنُ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَمُنُّ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۖ ﴿ "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga. Kamu meng-hendaki untuk menghalang-halangi kami dari apa yang selalu disembah oleh nenek moyang kami, karena itu datangkanlah kepada kami bukti yang nyata. Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka, 'Kami tidak lain hanya-lah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki dari para hambaNya'." (Ibrahim: 10-11). Maka, mereka (para rasul) memberitahukan bahwa risalah itu merupakan kemurahan dan karunia Allah. Kalian tidak berhak untuk membatasi dan menghalangiNya untuk mencurahkan ke-utamaanNya kepada kami. Mereka juga berkomentar, ﴾ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَأَنزَلَ مَلَٰٓئِكَةٗ ﴿ "Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat." Ini juga bentuk penolakan yang batil terhadap kehendak Allah. Sekiranya Allah berkehendak, niscaya Allah mengutus beberapa malaikat. Sesungguhnya Dia Mahabijak lagi Maha Penyayang. Sifat hikmah dan rahmatNya (kepada manusia) menuntut supaya seorang rasul berasal dari jenis manusia. Karena (bila rasul berbentuk) malaikat, orang-orang itu tidak akan mampu menjalin komunikasi dengan mereka. Dan tidak mungkin berhasil kecuali dalam rupa manusia. Kemudian, kekaburan kembali menyelimuti mereka sebagaimana semula. Mereka berkata, ﴾ مَّا سَمِعۡنَا بِهَٰذَا ﴿ "Belum pernah kami mendengar (seruan seperti) ini," yaitu pengutusan seorang rasul ﴾ فِيٓ ءَابَآئِنَا ٱلۡأَوَّلِينَ ﴿ "pada masa nenek moyang kami yang dahulu," model alasan apakah ini (yang mendasarkan pada pengakuan mereka) tidak pernah men-dengar pengiriman seorang rasul kepada nenek moyang mereka?! Karena pengetahuan mereka itu tidak meliputi seluruh kejadian lampau. Maka, janganlah ketidaktahuan mereka dijadikan sebagai alasan pembelaan diri! Anggap saja, Allah belum pernah mengutus seorang rasul dari kalangan mereka. Kondisi mereka tidak lepas dari dua opsi; pertama, berada di atas petunjuk sehingga tidak membutuhkan pengutusan seorang rasul saat itu. Kedua, mereka tidak berada di atas petunjuk, maka hendaklah mereka memuji dan mensyukuri Allah, lantaran telah mengistimewakan mereka dengan kenikmatan yang tidak datang kepada nenek moyang mereka, dan mereka tidak merasakannya. Dan janganlah mereka menjadikan sikap tidak baik mereka kepada orang lain sebagai penyebab pengingkaran mereka terhadap curahan kebaikan yang tertuju pada mereka.

(25) ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا رَجُلُۢ بِهِۦ جِنَّةٞ ﴿ "Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila," maksudnya, yang terkena penyakit gila ﴾ فَتَرَبَّصُواْ بِهِۦ ﴿ "maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya," tunggulah ﴾ حَتَّىٰ حِينٖ ﴿ "sampai suatu waktu," sampai kematian menghampirinya. Syubhat-syubhat ini [yang] mereka kemukakan untuk me-nolak kenabian Nabi mereka menunjukkan dahsyatnya kekufuran dan penentangan mereka, dan (juga menandakan) bahwa mereka berada di puncak kebodohan dan kesesatan. Sesungguhnya lon-taran-lontaran itu tidak tepat dipergunakan sebagai perlawanan dari segi apa pun, seperti yang sudah kami jelaskan, bahkan me-ngandung sisi yang saling bertolak-belakang dan kontradiktif. Perkataan mereka, ﴾ مَا هَٰذَآ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُرِيدُ أَن يَتَفَضَّلَ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak men-jadi seorang yang lebih tinggi dari kamu," maksudnya mereka menga-kui keberadaan akal pada beliau untuk memperdayai mereka, guna menguasai dan memimpin mereka. Bersama dengan ini mesti diwaspadai agar tidak tertipu dengannya. Lalu bagaimana bisa omongan ini selaras dengan ucapan mereka, ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا رَجُلُۢ بِهِۦ جِنَّةٞ ﴿ "Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila." Bukankah ucapan ini tidak lain muncul dari penyerupa yang sesat, yang cara pandangnya terbalik, nalurinya ingin menolak dengan cara apa pun yang sesuai dengan kata hatinya, tidak memahami apa yang diucapkannya. Allah enggan (menerimanya) kecuali untuk mem-perlihatkan kehinaan orang-orang yang memusuhi beliau dan para RasulNya.

(26) Ketika Nuh menyaksikan bahwa dakwahnya tidaklah memberikan manfaat bagi mereka kecuali (menambah mereka) lari, ﴾ قَالَ رَبِّ ٱنصُرۡنِي بِمَا كَذَّبُونِ ﴿ "Nuh berdoa, 'Ya Rabbku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku'." Lalu beliau memohon pertolongan kepada Rabbnya atas bahaya mereka, dalam rangka marah karena Allah. Sebab mereka telah menyia-nyiakan perintahNya dan mendustakan para RasulNya. Beliau berkata, ﴾ رَّبِّ لَا تَذَرۡ عَلَى ٱلۡأَرۡضِ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ دَيَّارًا 26 إِنَّكَ إِن تَذَرۡهُمۡ يُضِلُّواْ عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوٓاْ إِلَّا فَاجِرٗا كَفَّارٗا 27 ﴿ "Ya Rabbku, janganlah Engkau biarkan seorang pun dari orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hambaMu dan mereka tidak akan melahirkan kecuali anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir." (Nuh: 26-27). Allah berfirman, ﴾ وَلَقَدۡ نَادَىٰنَا نُوحٞ فَلَنِعۡمَ ٱلۡمُجِيبُونَ 75 ﴿ "Sungguh Nuh telah menyeru Kami, maka sungguh sebaik-baik yang memperkenankan (seruan adalah Kami)." (Ash-Shaffat: 75).

(27) ﴾ فَأَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡهِ ﴿ "Lalu Kami wahyukan kepadanya ," ketika Kami telah mengabulkan doanya sebagai faktor penyebab dan sarana untuk keselamatan sebelum timbul gejala-gejalanya, ﴾ أَنِ ٱصۡنَعِ ٱلۡفُلۡكَ ﴿ "Buatlah bahtera ," yaitu kapal laut ﴾ بِأَعۡيُنِنَا وَوَحۡيِنَا ﴿ "di bawah peni-likan dan petunjuk Kami," maksudnya, dengan perintah dan perto-longan Kami, sementara engkau tetap berada dalam pemeliharaan dan perlindungan Kami, yang mana Kami melihat dan mendengar-mu. ﴾ فَإِذَا جَآءَ أَمۡرُنَا ﴿ "Maka apabila perintah Kami telah datang," dengan mengirimkan angin topan yang menjadi siksaan bagi mereka ﴾ وَفَارَ ٱلتَّنُّورُ ﴿ "dan tannur[7] telah memancarkan air," maksudnya bumi me-mancarkan air dan mengucurlah mata air-mata air bahkan di tempat penyulutan api, yang tidak biasa terjadi kecuali ketika berada di tempat jauh dari air, ﴾ فَٱسۡلُكۡ فِيهَا مِن كُلّٖ زَوۡجَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِ ﴿ "maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis)," maksudnya, ma-sukkanlah ke dalam kapal dari setiap jenis binatang jantan dan betinanya, supaya menjadi sumber keberlangsungan keturunan bagi seluruh hewan yang dituntut oleh hikmah Allah harus ada di permukaan bumi ﴾ وَأَهۡلَكَ ﴿ "dan (juga) keluargamu," maksudnya masukkanlah mereka ﴾ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيۡهِ ٱلۡقَوۡلُ ﴿ "kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka," seperti anaknya. ﴾ وَلَا تُخَٰطِبۡنِي فِي ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ ﴿ "Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim," maksudnya janganlah engkau memohon kepadaKu untuk menyelamatkan mereka. Sesungguh-nya keputusan dan takdir telah ditetapkan. ﴾ إِنَّهُم مُّغۡرَقُونَ ﴿ "Sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan."

(28) ﴾ فَإِذَا ٱسۡتَوَيۡتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى ٱلۡفُلۡكِ ﴿ "Dan apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu," maksudnya kalian telah berada di atasnya dan (kapal itu) telah tenang bersama kalian dalam arus gelombang air dan ombak lautan, maka pujilah Allah atas kebebasan dan keselamatan. Dan katakanlah, ﴾ فَقُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي نَجَّىٰنَا مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zhalim." Ini merupakan pengajaran dari Allah bagi beliau dan orang-orang yang beserta beliau, agar mereka mengucapkannya sebagai wujud syukur dan pujian bagiNya atas keselamatan mereka dari kaum yang berbuat aniaya dalam tindakan dan siksa mereka.

Continue in the whole surah's tafsir

Saheeh International · As-Sa'di · Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api · Quran Foundation

Page 344

Al-Mu'minunJuz 18 · Page 344

23:28

فَإِذَا ٱسۡتَوَيۡتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى ٱلۡفُلۡكِ فَقُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي نَجَّىٰنَا مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ٢٨

And when you have boarded the ship, you and those with you, then say, 'Praise to Allāh who has saved us from the wrongdoing people.'

23:29

وَقُل رَّبِّ أَنزِلۡنِي مُنزَلٗا مُّبَارَكٗا وَأَنتَ خَيۡرُ ٱلۡمُنزِلِينَ ٢٩

And say, 'My Lord, let me land at a blessed landing place, and You are the best to accommodate [us].'"

23:30

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ وَإِن كُنَّا لَمُبۡتَلِينَ ٣٠

Indeed in that are signs, and indeed, We are ever testing [Our servants].

23:31

ثُمَّ أَنشَأۡنَا مِنۢ بَعۡدِهِمۡ قَرۡنًا ءَاخَرِينَ ٣١

Then We produced after them a generation of others.

23:32

فَأَرۡسَلۡنَا فِيهِمۡ رَسُولٗا مِّنۡهُمۡ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ٣٢

And We sent among them a messenger1 from themselves, [saying], "Worship Allāh; you have no deity other than Him; then will you not fear Him?"

1 translator’s note
  1. Prophet Hūd, who was sent to the tribe of ʿAad. ↩

23:33

وَقَالَ ٱلۡمَلَأُ مِن قَوۡمِهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بِلِقَآءِ ٱلۡأٓخِرَةِ وَأَتۡرَفۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا مَا هَٰذَآ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يَأۡكُلُ مِمَّا تَأۡكُلُونَ مِنۡهُ وَيَشۡرَبُ مِمَّا تَشۡرَبُونَ ٣٣

And the eminent among his people who disbelieved and denied the meeting of the Hereafter while We had given them luxury in the worldly life said, "This is not but a man like yourselves. He eats of that from which you eat and drinks of what you drink.

23:34

وَلَئِنۡ أَطَعۡتُم بَشَرٗا مِّثۡلَكُمۡ إِنَّكُمۡ إِذٗا لَّخَٰسِرُونَ ٣٤

And if you should obey a man like yourselves, indeed, you would then be losers.

23:35

أَيَعِدُكُمۡ أَنَّكُمۡ إِذَا مِتُّمۡ وَكُنتُمۡ تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَنَّكُم مُّخۡرَجُونَ ٣٥

Does he promise you that when you have died and become dust and bones that you will be brought forth [once more]?

23:36

۞ هَيۡهَاتَ هَيۡهَاتَ لِمَا تُوعَدُونَ ٣٦

How far, how far, is that which you are promised.1

1 translator’s note
  1. i.e., how distant and improbable it is. ↩

23:37

إِنۡ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنۡيَا نَمُوتُ وَنَحۡيَا وَمَا نَحۡنُ بِمَبۡعُوثِينَ ٣٧

It [i.e., life] is not but our worldly life - we die and live, but we will not be resurrected.

23:38

إِنۡ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا وَمَا نَحۡنُ لَهُۥ بِمُؤۡمِنِينَ ٣٨

He is not but a man who has invented a lie about Allāh, and we will not believe him."

23:39

قَالَ رَبِّ ٱنصُرۡنِي بِمَا كَذَّبُونِ ٣٩

He said, "My Lord, support me because they have denied me."

23:40

قَالَ عَمَّا قَلِيلٖ لَّيُصۡبِحُنَّ نَٰدِمِينَ ٤٠

[Allāh] said, "After a little, they will surely become regretful."

23:41

فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّيۡحَةُ بِٱلۡحَقِّ فَجَعَلۡنَٰهُمۡ غُثَآءٗۚ فَبُعۡدٗا لِّلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ٤١

So the shriek1 seized them in truth,2 and We made them as [plant] stubble. Then away with the wrongdoing people.

2 translator’s notes
  1. See footnote to 11:67.

    [955] i.e., by right or in justice.

    ↩
  2. ↩

23:42

ثُمَّ أَنشَأۡنَا مِنۢ بَعۡدِهِمۡ قُرُونًا ءَاخَرِينَ ٤٢

Then We produced after them other generations.

As-Sa'diTafsir · 23:28

Contents

Ayat al-Kursi36Al-Kahfpage 42juz 15Bukhari 1Muslim 2999

Style

Theme
Text size
View

Читать на русском