Ash-Shu'ara 26:49
The Poets · Juz 19 · Page 369
قَالَ ءَامَنتُمۡ لَهُۥ قَبۡلَ أَنۡ ءَاذَنَ لَكُمۡۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِي عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحۡرَ فَلَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيۡدِيَكُمۡ وَأَرۡجُلَكُم مِّنۡ خِلَٰفٖ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمۡ أَجۡمَعِينَ ٤٩
[Pharaoh] said, "You believed him [i.e., Moses] before I gave you permission. Indeed, he is your leader who has taught you magic, but you are going to know. I will surely cut off your hands and your feet on opposite sides, and I will surely crucify you all."
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 26:10–68
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan Fir-manNya), 'Datangilah kaum yang lalim itu, (yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?' Musa berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku. Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun. Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.' Allah berfirman, 'Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukji-zat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan), Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan kalian berdua katakanlah, 'Sesungguhnya kami adalah Rasul Rabb semesta alam, lepaskanlah Bani Isra`il (pergi) beserta kami.' Fir'aun menjawab, 'Bukankah kami telah mengasuhmu di dalam (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umur-mu, dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu, dan kamu termasuk golongan orang-orang yang meng-ingkari (jasa orang lain, tanpa balas budi).' Musa berkata, 'Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf. Lalu aku lari meninggalkan kalian ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang dari rasul-rasul. Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Isra`il.' Fir'aun bertanya, 'Siapa Tuhan semesta alam itu?' Musa menjawab, 'Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya. (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (adalah orang-orang yang) mempercayaiNya.' Berkata-lah Fir'aun kepada orang-orang di sekelilingnya, 'Apakah kamu tidak mendengarkan?' Musa berkata (pula), 'Tuhanmu dan Tuhan nenek-nenek moyangmu yang dahulu.' Fir'aun berkata, 'Sesungguh-nya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila.' Musa berkata, 'Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya. (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal.' Fir'aun berkata, 'Sungguh jika kamu me-nyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan.' Musa berkata, 'Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendati pun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?' Fir'aun berkata, 'Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar.' Maka Musa melemparkan tongkatnya, yang tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata. Dan dia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya. Fir'aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada di sekelilingnya, 'Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, dia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?' Mereka menjawab, 'Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepada-mu.' Lalu dikumpulkanlah ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetap-kan di hari yang maklum, dan dikatakan kepada orang banyak, 'Berkumpullah kamu sekalian. Semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang.' Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, mereka bertanya kepada Fir'aun, 'Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami ada-lah orang-orang yang menang?' Fir'aun menjawab, 'Ya, kalau de-mikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku).' Berkatalah Musa kepada mereka, 'Lemparkanlah apa yang hendak kamu Lemparkan.' Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, 'Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang.' Kemudian Musa melemparkan tongkat-nya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu. Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersu-jud (kepada Allah). Mereka berkata, 'Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (yaitu) Tuhan Musa dan Harun.' Fir'aun berkata, 'Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku mem-beri izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya.' Mereka berkata, 'Tidak ada ke-mudaratan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami, sesungguhnya kami amat menginginkan agar Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman.' Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, 'Pergilah di malam hari dengan mem-bawa hamba-hambaKu (Bani Isra`il), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli.' Kemudian Fir'aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota. (Fir'aun berkata), 'Sesungguhnya mereka (Bani Isra`il) benar-benar golongan kecil, dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga.' Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air, dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia. Demikianlah halnya, dan Kami anugerah-kan semuanya (itu) kepada Bani Isra`il. Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengi-kut-pengikut Musa, 'Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.' Musa menjawab, 'Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.' Lalu Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.' Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain. Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya, semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang." (Asy-Syu'ara`: 10-68).
(10-11) Dan ingatlah keadaan yang sangat mulia pada waktu Allah menyeru Nabi Musa saat Dia berbicara langsung ke-padanya, mengangkatnya sebagai nabi dan mengutusnya, seraya berfirman, ﴾ أَنِ ٱئۡتِ ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Datangilah kaum yang zhalim itu," yaitu orang-orang yang menyombongkan diri di muka bumi ini dan semena-mena terhadap para penghuninya, dan pembesar mereka mengklaim sebagai tuhan ﴾ قَوۡمَ فِرۡعَوۡنَۚ أَلَا يَتَّقُونَ ﴿ "(yaitu) kaum Fir'aun, 'Mengapa mereka tidak bertakwa?'" Maksudnya, katakan kepada mereka dengan perkataan yang lembut dan ungkapan yang lunak: Mengapa kalian tidak bertakwa kepada Allah yang telah mencipta-kan kalian dan memberi kalian rizki, kemudian kalian meninggal-kan kekafiran yang kalian anut.
(12-14) Lalu Musa عليه السلام berkata seraya memohon maaf kepada Rabbnya dan menjelaskan alasannya, serta memohon kepa-daNya pertolongan atas tugas berat ini, ﴾ رَبِّ إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ 12 وَيَضِيقُ صَدۡرِي وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِي ﴿ "Ya Rabbku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakanku. Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku." Lalu dia mengatakan, ﴾ رَبِّ ٱشۡرَحۡ لِي صَدۡرِي 25 وَيَسِّرۡ لِيٓ أَمۡرِي 26 وَٱحۡلُلۡ عُقۡدَةٗ مِّن لِّسَانِي 27 يَفۡقَهُواْ قَوۡلِي 28 وَٱجۡعَل لِّي وَزِيرٗا مِّنۡ أَهۡلِي 29 هَٰرُونَ أَخِي 30 ﴿ "Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun saudaraku." (Thaha: 25-30). ﴾ فَأَرۡسِلۡ إِلَىٰ هَٰرُونَ ﴿ "maka utuslah (Jibril) kepada Harun." Lalu Allah mengabulkan permohonannya, dan Dia mengangkat saudaranya, Harun sebagai nabi, sebagaimana Dia telah menjadikan dirinya sebagai nabi. ﴾ فَأَرۡسِلۡهُ مَعِيَ رِدۡءٗا ﴿ "Maka utuslah dia bersamaku sebagai pendukung." (Al-Qashash: 34); maksudnya, sebagai pembantu bagiku atas urusanku ini. ﴾ وَلَهُمۡ عَلَيَّ ذَنۢبٞ ﴿ "Dan aku berdosa terhadap mereka," maksudnya, dosa dalam membunuh seorang dari suku Qibthi, ﴾ فَأَخَافُ أَن يَقۡتُلُونِ ﴿ "maka aku takut mereka akan membunuhku."
(15-17) ﴾ قَالَ كـَلَّاۖ ﴿ "Allah berfirman, 'Jangan takut'." Maksudnya, mereka tidak akan bisa membunuhmu, karena Kami akan membe-rikan suatu kekuasaan kepada kamu berdua, hingga mereka tidak akan bisa menyentuh kamu berdua [dengan mukjizat-mukjizat Kami], kamu berdua dan orang-orang yang mengikuti kamu berdua adalah yang menang. Maka dari itu, Fir'aun tidak mampu membunuh Musa meskipun dia melawannya dengan sangat keras, menganggap bodoh akalnya dan mencap sesat para pengikutnya. ﴾ فَٱذۡهَبَا بِـَٔايَٰتِنَآۖ ﴿ "Maka pergilah kamu berdua dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami," yang menunjukkan atas kebenaran kamu berdua dan keshahihan apa yang kamu bawa, ﴾ إِنَّا مَعَكُم مُّسۡتَمِعُونَ ﴿ "sesungguh-nya Kami bersamamu mendengarkan." Aku menjaga dan melindungi kamu berdua. ﴾ فَأۡتِيَا فِرۡعَوۡنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu, 'Sesungguhnya kami ada-lah Rasul Rabb semesta alam'." Maksudnya, kami diutus kepadamu agar kamu beriman kepadaNya dan kepada kami, dan agar kamu patuh beribadah kepadaNya dan tunduk mengesakanNya. ﴾ أَنۡ أَرۡسِلۡ مَعَنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ﴿ "Lepaskanlah Bani Isra`il (pergi) beserta kami," maka hentikanlah siksaanmu terhadap mereka dan lepaskanlah tanganmu dari mereka agar mereka bisa beribadah kepada Allah, Rabb mereka, dan agar mereka bisa menegakkan urusan agama mereka.
(18-19) Maka setelah mereka berdua tiba pada Fir'aun dan mengatakan sesuatu yang telah Allah katakan kepada mereka berdua, Fir'aun tetap tidak mau beriman dan tidak mau bersikap lunak, bahkan dia mulai menentang Musa, seraya berkata, ﴾ أَلَمۡ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدٗا ﴿ "Bukankah kami telah mengasuhmu di dalam (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak." Maksudnya, tidakkah kami telah memberimu segala kebaikan dan kami mengasuhmu semenjak kamu masih bayi dalam asuhan, dan senantiasa tetap demikian, ﴾ وَلَبِثۡتَ فِينَا مِنۡ عُمُرِكَ سِنِينَ 18 وَفَعَلۡتَ فَعۡلَتَكَ ٱلَّتِي فَعَلۡتَ ﴿ "dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu. Dan kamu telah berbuat suatu per-buatan yang telah kamu lakukan itu," yaitu: Musa membunuh seorang Qibthi ketika, ﴾ فَٱسۡتَغَٰثَهُ ٱلَّذِي مِن شِيعَتِهِۦ عَلَى ٱلَّذِي مِنۡ عَدُوِّهِۦ فَوَكَزَهُۥ مُوسَىٰ فَقَضَىٰ عَلَيۡهِۖ ﴿ "Orang yang dari golongannya (Bani Isra`il) meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya (kaum Fir'aun) lalu Musa meninjunya, maka matilah musuhnya itu." (Al-Qashash: 15). ﴾ وَأَنتَ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ﴿ "Dan kamu termasuk golongan orang-orang yang kafir," maksudnya, sedangkan kamu saat itu sejalan dengan kami dan seagama dalam kekafiran. Jadi, Fir'aun mengakui keka-firan dirinya secara tidak sadar.
(20-22) Lalu Musa berkata, ﴾ فَعَلۡتُهَآ إِذٗا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ ﴿ "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf." Maksudnya, bukan karena kafir, melainkan karena aku khilaf dan kurang berakal, lalu aku memohon ampun kepada Rabb-ku, dan Dia pun mengampuniku. ﴾ فَفَرَرۡتُ مِنكُمۡ لَمَّا خِفۡتُكُمۡ ﴿ "Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu," saat kalian berupaya untuk membunuhku, maka aku lari ke negeri Madyan dan aku tinggal di sana beberapa tahun, lalu aku datang kepada kalian, ﴾ فَوَهَبَ لِي رَبِّي حُكۡمٗا وَجَعَلَنِي مِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ﴿ "kemudian Rabbku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang dari rasul-rasul." Walhasil, bahwa penolakan Fir'aun terhadap Nabi Musa adalah penolakan seorang yang bodoh atau orang yang berpura-pura bodoh. Sebab, Fir'aun telah menjadikan pembunuhan (yang dilakukan oleh Musa) sebagai penghalang untuk menjadi seorang rasul. Oleh karena itu, Musa menjelaskan kepadanya bahwa pem-bunuhan yang dilakukannya karena khilaf dan tidak sengaja untuk membunuhnya, dan bahwa karunia Allah سبحانه وتعالى tidak bisa dihalangi oleh seorang pun. Lalu kenapa kalian menghalangi hikmah dan kerasulan yang telah Allah karuniakan kepadaku? Sekarang, wahai Fir'aun, tinggal argumentasimu, yang kamu katakan, ﴾ أَلَمۡ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدٗا ﴿ "Bukankah kami telah mengasuhmu di dalam (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak?" Setelah dicermati, maka jelas sekali bahwa sebenarnya sama sekali tidak ada kebaikan (jasa) sama sekali bagimu pada saat itu. Maka dari itu Musa berkata, ﴾ وَتِلۡكَ نِعۡمَةٞ ﴿ "Itu adalah nikmat" yang dikaruniakan ﴾ أَنۡ عَبَّدتَّ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ﴿ "kepadaku disebabkan kamu telah memperbudak Bani Isra`il." Maksud-nya, nikmat ini dilimpahkan kepadaku adalah karena sesungguh-nya kamu telah membuat hina Bani Isra`il dan kamu telah men-jadikan mereka tak ubahnya seperti budak, sedangkan aku telah engkau selamatkan dari perbudakanmu dan penghinaanmu, dan kamu telah menjadikan hal itu sebagai nikmat bagiku. Jadi, tatkala direnungkan, maka tampak bahwa yang sebenarnya adalah karena engkau telah menzhalimi bangsa yang mulia ini (Bani Isra`il), eng-kau menyiksa mereka dan engkau telah mempekerjakan mereka secara paksa; sedangkan aku telah diselamatkan oleh Allah dari kejahatanmu, pada saat kejahatanmu menimpa kaumku. Lalu jasa apa yang kamu lakukan dan engkau karuniakan kepadaku?
(23-25) ﴾ قَالَ فِرۡعَوۡنُ وَمَا رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Fir'aun bertanya, 'Siapa Rabb semesta alam itu?'" Ini adalah pengingkaran Fir'aun terhadap Rabb-nya secara zhalim dan congkak, padahal dia meyakini kebenaran sesuatu yang diserukan oleh Musa kepadanya, yaitu: ﴾ قَالَ رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَآۖ ﴿ "Musa menjawab, 'Rabb Pencipta langit dan bumi dan apa saja yang di antara keduanya." Maksudnya, Dzat yang telah mencip-takan alam atas dan alam bawah dan yang telah mengaturnya de-ngan berbagai bentuk pengaturan dan telah mengelolanya dengan berbagai bentuk pengelolaan. Di antaranya adalah kalian semua, wahai yang sekarang sedang diajak bicara! Lalu bagaimana bisa kalian mengingkari Sang Pencipta seluruh makhluk, Pencipta bumi dan langit, ﴾ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ ﴿ "jika kamu sekalian adalah orang-orang yang mempercayaiNya." Lalu Fir'aun berkata dengan nada angkuh dan sok heran, ﴾ أَلَا تَسۡتَمِعُونَ ﴿ "Apakah kamu tidak mendengarkan" apa yang dikatakan oleh lelaki ini?
Page 369
26:40
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ ٱلسَّحَرَةَ إِن كَانُواْ هُمُ ٱلۡغَٰلِبِينَ ٤٠
That we might follow the magicians if they are the predominant?"
26:41
فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ قَالُواْ لِفِرۡعَوۡنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجۡرًا إِن كُنَّا نَحۡنُ ٱلۡغَٰلِبِينَ ٤١
And when the magicians arrived, they said to Pharaoh, "Is there indeed for us a reward if we are the predominant?"
26:42
قَالَ نَعَمۡ وَإِنَّكُمۡ إِذٗا لَّمِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ ٤٢
He said, "Yes, and indeed, you will then be of those near [to me]."
26:43
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلۡقُواْ مَآ أَنتُم مُّلۡقُونَ ٤٣
Moses said to them, "Throw whatever you will throw."
26:44
فَأَلۡقَوۡاْ حِبَالَهُمۡ وَعِصِيَّهُمۡ وَقَالُواْ بِعِزَّةِ فِرۡعَوۡنَ إِنَّا لَنَحۡنُ ٱلۡغَٰلِبُونَ ٤٤
So they threw their ropes and their staffs and said, "By the might of Pharaoh, indeed it is we who are predominant."
26:45
فَأَلۡقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلۡقَفُ مَا يَأۡفِكُونَ ٤٥
Then Moses threw his staff, and at once it devoured what they falsified.
26:46
فَأُلۡقِيَ ٱلسَّحَرَةُ سَٰجِدِينَ ٤٦
So the magicians fell down in prostration [to Allāh].
26:47
قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٤٧
They said, "We have believed in the Lord of the worlds,
26:48
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ ٤٨
The Lord of Moses and Aaron."
26:49
قَالَ ءَامَنتُمۡ لَهُۥ قَبۡلَ أَنۡ ءَاذَنَ لَكُمۡۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِي عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحۡرَ فَلَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيۡدِيَكُمۡ وَأَرۡجُلَكُم مِّنۡ خِلَٰفٖ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمۡ أَجۡمَعِينَ ٤٩
[Pharaoh] said, "You believed him [i.e., Moses] before I gave you permission. Indeed, he is your leader who has taught you magic, but you are going to know. I will surely cut off your hands and your feet on opposite sides, and I will surely crucify you all."
26:50
قَالُواْ لَا ضَيۡرَۖ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ ٥٠
They said, "No harm. Indeed, to our Lord we will return.
26:51
إِنَّا نَطۡمَعُ أَن يَغۡفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَٰيَٰنَآ أَن كُنَّآ أَوَّلَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٥١
Indeed, we aspire that our Lord will forgive us our sins because we were the first of the believers."
26:52
۞ وَأَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنۡ أَسۡرِ بِعِبَادِيٓ إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ ٥٢
And We inspired to Moses, "Travel by night with My servants; indeed, you will be pursued."
26:53
فَأَرۡسَلَ فِرۡعَوۡنُ فِي ٱلۡمَدَآئِنِ حَٰشِرِينَ ٥٣
Then Pharaoh sent among the cities gatherers1
1 translator’s note
- Recruiters of an army to prevent the emigration of the Children of Israel. ↩
26:54
إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَشِرۡذِمَةٞ قَلِيلُونَ ٥٤
[And said], "Indeed, those are but a small band,
26:55
وَإِنَّهُمۡ لَنَا لَغَآئِظُونَ ٥٥
And indeed, they are enraging us,
26:56
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَٰذِرُونَ ٥٦
And indeed, we are a cautious society..."
26:57
فَأَخۡرَجۡنَٰهُم مِّن جَنَّٰتٖ وَعُيُونٖ ٥٧
So We removed them from gardens and springs
26:58
وَكُنُوزٖ وَمَقَامٖ كَرِيمٖ ٥٨
And treasures and honorable station1 -
1 translator’s note
- Allāh (subḥānahu wa taʿālā) caused them to abandon their wealth and property in pursuit of the Israelites. ↩
26:59
كَذَٰلِكَۖ وَأَوۡرَثۡنَٰهَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٥٩
Thus. And We caused to inherit it the Children of Israel.
26:60
فَأَتۡبَعُوهُم مُّشۡرِقِينَ ٦٠
So they pursued them at sunrise.