Ali 'Imran 3:121
Family of Imran · Juz 4 · Page 65
وَإِذۡ غَدَوۡتَ مِنۡ أَهۡلِكَ تُبَوِّئُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مَقَٰعِدَ لِلۡقِتَالِۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ١٢١
And [remember] when you, [O Muḥammad], left your family in the morning to post the believers at their stations for the battle [of Uḥud] - and Allāh is Hearing and Knowing -
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 3:121–127
"Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu, akan menempatkan para Mukmin di bebe-rapa tempat untuk berperang. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, ketika dua golongan darimu ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu. Oleh karena itu, hendaklah karena Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal. Sungguh Allah telah menolongmu dalam perang Badar, padahal kamu (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang Mukmin, 'Apakah tidak cukup bagimu Allah membantumu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit).' Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertakwa dan mereka datang menyerangmu dengan seketika itu juga, niscaya Rabbmu menolongmu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda. Dan Allah tidak menjadikan pem-berian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tentram hatimu karenanya. Dan tidak-lah kemenanganmu itu melainkan dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (Allah menolongmu dalam perang Badar dan memberi bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa." (Ali Imran: 121-127).
(121) Itu adalah pada perang Uhud ketika Nabi ﷺ pergi bersama kaum Muslimin, di saat kaum musyrikin dengan kelom-pok mereka telah sampai pada tempat yang dekat dari Uhud, lalu beliau menempatkan mereka pada posisi mereka masing-masing, mengatur mereka secara tertib pada kedudukan mereka dengan suatu pengaturan yang sangat cemerlang, yang menunjukkan akan kematangan pikirannya dan kemahirannya yang sempurna dalam urusan siasat perang, sebagaimana beliau sempurna dalam segala tindakan, ﴾ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ﴿ "dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Me-ngetahui", maksudnya, tidak ada sesuatu pun dari urusan kalian yang tersembunyi dariNya.
(122) ﴾ إِذۡ هَمَّت طَّآئِفَتَانِ مِنكُمۡ أَن تَفۡشَلَا ﴿ "Ketika dua golongan darimu ingin (mundur) karena takut," mereka itu adalah Bani Salimah dan Bani Haritsah, akan tetapi Allah menolong mereka disebabkan kasih sayangNya, perlindunganNya, dan bimbinganNya. ﴾ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ﴿ "Oleh karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal", karena bila mereka bertawakal kepadaNya, niscaya Allah akan mencukupi, menolong mereka, dan melindungi mereka dari tertimpa oleh sesuatu yang dapat memudaratkan bagi agama dan dunia mereka. Dalam ayat ini dan yang semisalnya mengandung hukum kewajiban bertawakal dan bahwa sebesar keimanan seseorang maka sebesar itu pulalah tawakalnya. Dan tawakal itu adalah bersandar-nya seorang hamba kepada Rabbnya dalam memperoleh manfaat dan menolak mudarat dari dirinya.
Dan tatkala Allah menyebutkan tentang keadaan mereka dalam perang Uhud dan apa yang terjadi pada mereka berupa musibah, maka Allah juga menyebutkan pertolongan Allah dan nikmatNya atas mereka pada perang Badar, agar mereka bersyukur kepada Rabb mereka dan agar hal itu dapat meringankan kejadian pada perang Uhud tersebut. Lalu Allah berfirman,
(123) Dan ingatlah ketika ﴾ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ بِبَدۡرٖ وَأَنتُمۡ أَذِلَّةٞۖ ﴿ "Allah telah menolongmu dalam perang Badar, padahal kamu (ketika itu) orang-orang yang lemah" dari segi jumlah dan perlengkapan kalian. Saat itu kaum Muslimin berjumlah tiga ratus sekian belas dengan kuda yang sedikit dan senjata yang usang, padahal musuh mereka ham-pir mencapai seribu pasukan, dengan perlengkapan senjata yang mumpuni, ﴾ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴿ "karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuriNya", Yang telah memberikan karuniaNya atas kalian dengan pertolonganNya.
(124) ﴾ إِذۡ تَقُولُ ﴿ "(Ingatlah), ketika kamu mengatakan" seraya memberikan kabar gembira ﴾ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "kepada kaum Mukminin" demi meneguhkan hati mereka, ﴾ أَلَن يَكۡفِيَكُمۡ أَن يُمِدَّكُمۡ رَبُّكُم بِثَلَٰثَةِ ءَالَٰفٖ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُنزَلِينَ ﴿ "Apakah tidak cukup bagimu Allah membantumu dengan tiga ribu ma-laikat yang diturunkan (dari langit)?"
(125) ﴾ بَلَىٰٓۚ إِن تَصۡبِرُواْ وَتَتَّقُواْ وَيَأۡتُوكُم مِّن فَوۡرِهِمۡ هَٰذَا ﴿ "Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertakwa, dan mereka datang menyerangmu dengan seketika itu juga", maksudnya, turunnya mereka (para malaikat tersebut) adalah dalam kondisi seperti ini, ﴾ يُمۡدِدۡكُمۡ رَبُّكُم بِخَمۡسَةِ ءَالَٰفٖ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُسَوِّمِينَ ﴿ "niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda," yaitu, mengajarkan tanda-tanda para pemberani. Para ulama berbeda pendapat tentang pertolongan itu, apa-kah dengan para malaikat secara langsung ikut berperang sebagai-mana yang dikatakan oleh sebagian ulama, atau pertolongan itu berupa peneguhan dari Allah bagi hamba-hambaNya yang Mukmin, dan menjatuhkan rasa takut pada hati kaum musyrikin sebagai-mana yang dikatakan oleh sebagian besar ahli tafsir, yang dapat menjadi dasarnya adalah Firman Allah,
(126) ﴾ وَمَا جَعَلَهُ ٱللَّهُ إِلَّا بُشۡرَىٰ لَكُمۡ وَلِتَطۡمَئِنَّ قُلُوبُكُم بِهِۦۗ وَمَا ٱلنَّصۡرُ إِلَّا مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَكِيمِ ﴿ "Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tentram hatimu karenanya. Dan tidaklah kemenanganmu itu melainkan dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." Dalam hal ini, seorang hamba tidak boleh bersandar kepada sebab-sebab, akan tetapi dia harus bersandar kepada Allah, sedangkan terjadinya sebab-sebab itu semata-mata merupakan ketenangan bagi hati dan keteguhan atas kebaikan.
(127) ﴾ لِيَقۡطَعَ طَرَفٗا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡ يَكۡبِتَهُمۡ فَيَنقَلِبُواْ خَآئِبِينَ ﴿ "(Allah menolong-mu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu), untuk membina-sakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa", maksud-nya, pembelaan Allah terhadap hamba-hambaNya yang Mukmin tidaklah melebihi batas dari sekedar membinasakan sekelompok dari kaum kafir atau mereka kembali dengan kemarahan di hati mereka dalam keadaan tidak mendapatkan kebaikan, sebagaimana Allah memulangkan mereka pada perang Khandaq setelah mereka datang dengan niat bulat dan kekuatan, lalu Allah mengembalikan mereka dengan kemarahan di hati mereka dan kesia-siaan.
Page 65
3:116
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَلَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـٔٗاۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ١١٦
Indeed, those who disbelieve - never will their wealth or their children avail them against Allāh at all, and those are the companions of the Fire; they will abide therein eternally.
3:117
مَثَلُ مَا يُنفِقُونَ فِي هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا كَمَثَلِ رِيحٖ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتۡ حَرۡثَ قَوۡمٖ ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ فَأَهۡلَكَتۡهُۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ ٱللَّهُ وَلَٰكِنۡ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ١١٧
The example of what they spend in this worldly life is like that of a wind containing frost which strikes the harvest of a people who have wronged themselves [i.e., sinned] and destroys it. And Allāh has not wronged them, but they wrong themselves.
3:118
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ بِطَانَةٗ مِّن دُونِكُمۡ لَا يَأۡلُونَكُمۡ خَبَالٗا وَدُّواْ مَا عَنِتُّمۡ قَدۡ بَدَتِ ٱلۡبَغۡضَآءُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَمَا تُخۡفِي صُدُورُهُمۡ أَكۡبَرُۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ ١١٨
O you who have believed, do not take as intimates those other than yourselves [i.e., believers], for they will not spare you [any] ruin. They wish you would have hardship. Hatred has already appeared from their mouths, and what their breasts conceal is greater. We have certainly made clear to you the signs, if you will use reason.
3:119
هَٰٓأَنتُمۡ أُوْلَآءِ تُحِبُّونَهُمۡ وَلَا يُحِبُّونَكُمۡ وَتُؤۡمِنُونَ بِٱلۡكِتَٰبِ كُلِّهِۦ وَإِذَا لَقُوكُمۡ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوۡاْ عَضُّواْ عَلَيۡكُمُ ٱلۡأَنَامِلَ مِنَ ٱلۡغَيۡظِۚ قُلۡ مُوتُواْ بِغَيۡظِكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ ١١٩
Here you are loving them but they are not loving you, while you believe in the Scripture - all of it.1 And when they meet you, they say, "We believe." But when they are alone, they bite their fingertips at you in rage. Say, "Die in your rage. Indeed, Allāh is Knowing of that within the breasts."
1 translator’s note
- That of it revealed by Allāh, not what was subsequently altered by men. ↩
3:120
إِن تَمۡسَسۡكُمۡ حَسَنَةٞ تَسُؤۡهُمۡ وَإِن تُصِبۡكُمۡ سَيِّئَةٞ يَفۡرَحُواْ بِهَاۖ وَإِن تَصۡبِرُواْ وَتَتَّقُواْ لَا يَضُرُّكُمۡ كَيۡدُهُمۡ شَيۡـًٔاۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعۡمَلُونَ مُحِيطٞ ١٢٠
If good touches you, it distresses them; but if harm strikes you, they rejoice at it. And if you are patient and fear Allāh, their plot will not harm you at all. Indeed, Allāh is encompassing of what they do.
3:121
وَإِذۡ غَدَوۡتَ مِنۡ أَهۡلِكَ تُبَوِّئُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مَقَٰعِدَ لِلۡقِتَالِۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ١٢١
And [remember] when you, [O Muḥammad], left your family in the morning to post the believers at their stations for the battle [of Uḥud] - and Allāh is Hearing and Knowing -