Al-Ahzab 33:3
The Combined Forces · Juz 21 · Page 418
وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلٗا ٣
And rely upon Allāh; and sufficient is Allāh as Disposer of affairs.1
1 translator’s note
- Refer to footnote in 3:173. ↩
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 33:1–3
"Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah, dan janganlah kamu menuruti orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguh-nya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. Dan ikutilah apa yang diwahyukan Rabbmu kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan bertawa-kallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara." (Al-Ahzab: 1-3).
Madaniyah
"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
(1-2) Maksudnya, hai orang yang telah dikaruniai kenabian oleh Allah dan diutamakan dengan wahyuNya serta diutamakan atas seluruh manusia! Syukurilah nikmat Rabbmu yang telah di-karuniakan kepadamu dengan menggunakan takwaNya yang engkau lebih utama dengannya daripada selain engkau, dan yang wajib atasmu darinya lebih besar daripada selain kamu. Maka patuhilah perintah-perintahNya dan larangan-laranganNya, dan sampaikanlah risalahNya (ajaranNya) dan sampaikanlah wahyu-Nya kepada hamba-hambaNya, serta berikanlah nasihat kepada manusia, dan jangan sekali-kali seorang penghalang menghalang-halangimu dari tujuan ini, atau seorang pencegah mencegahmu darinya. Maka jangan sekali-kali kamu menaati setiap orang kafir yang telah menampakkan permusuhannya terhadap Allah dan RasulNya, ataupun orang munafik yang sudah merahasiakan pen-dustaan dan kekafiran, dan menampakkan lawannya. Mereka itu semua adalah musuh yang sesungguhnya. Maka janganlah taat kepada mereka dalam sebagian perkara yang dapat merusak takwa dan membatalkannya, dan jangan kamu mengikuti keinginan me-reka, karena akan menyesatkanmu dari yang benar, ﴾ وَ﴿ "dan" akan tetapi ﴾ ٱتَّبِعۡ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيۡكَ مِن رَّبِّكَۚ ﴿ "ikutilah apa yang diwahyukan Rabbmu kepadamu," sebab sesungguhnya itulah petunjuk dan rahmat, dan berharaplah dengannya pahala dari Rabbmu, karena sesungguh-nya Dia ﴾ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٗا ﴿ "Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan," Dia akan memberikan balasan kepada kalian sesuai dengan apa yang Dia ketahui dari kalian, yaitu kebaikan atau keburukan.
(3) Jika terbesit dalam hatimu bahwa jika kamu tidak taat kepada mereka dalam (sebagian) keinginan mereka yang menye-satkan, maka akan terjadi sesuatu yang membahayakan dirimu dari mereka, atau akan terjadi kekurangan di dalam membimbing manusia kepada hidayah, maka tolaklah hal itu dari dalam dirimu, dan gunakanlah segala sesuatu yang dapat melawannya dan me-lawan yang lainnya, yaitu bertawakal kepada Allah, dengan cara bersandar kepada Rabbmu seperti bersandarnya orang yang tidak dapat mendatangkan bahaya terhadap dirinya atau manfaat, atau-pun kematian, kehidupan ataupun membangkitkan, dalam men-jaga keselamatanmu dari kejahatan mereka dan dalam menegakkan agama yang diperintahkan kepadamu. Dan percayalah kepada Allah dalam mengerjakan perintah itu, apa pun keadaannya. ﴾ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلٗا ﴿ "Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara," semua perkara diserahkan kepadaNya, dan Dia-lah yang akan mengatur-nya dan mengatur apa yang lebih maslahat bagi hambaNya. Yang demikian itu adalah karena Dia mengetahui kemaslahatan-kemas-lahatan sang hamba di mana sang hamba sendiri tidak mengetahui; dan karena kemampuan (kekuasaan)Nya untuk menyampaikan ke-maslahatan tersebut kepadanya di mana sang hamba tidak mampu melakukannya; dan sesungguhnya Dia lebih sayang kepada hamba-Nya daripada hamba itu kepada dirinya sendiri dan daripada kedua ibu bapaknya, dan Dia lebih kasihan kepadanya daripada siapa pun, terutama kepada hamba-hambaNya yang spesial (khusus), yang selalu dibimbingNya dengan belas kasihNya dan dilimpahi keberkahanNya yang nampak dan yang tidak nampak, terutama, apalagi Dia telah memerintahkan kepadanya supaya menyerahkan segala perkaranya kepadaNya dan Dia berjanji kepadanya bahwa Dia yang akan mengaturnya. Maka jangan engkau menanyakan tentang (mengapa) setiap permasalahan menjadi mudah, setiap yang sulit menjadi gampang, setiap perkara sulit menjdi ringan, setiap kesusahan menjadi hilang, berbagai kondisi dan kebutuhan terpenuhi, berbagai berkah turun, berbagai bencana tercegah, dan berbagai keburukan diangkat. Maka di sana Anda akan melihat sang hamba yang lemah tak berdaya yang telah menyerahkan per-karanya kepada Tuhannya yang telah mengatur berbagai perkara yang tidak dapat dilakukan oleh satu umat dari manusia. Allah telah memudahkan baginya hal-hal yang sangat sulit untuk bisa dilakukan oleh para ahli. Wabillahi al-Musta'an.
Page 418
سورة الأحزاب
Al-Ahzab
The Combined Forces · Medinan · 73 ayahs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
33:1
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ ٱتَّقِ ٱللَّهَ وَلَا تُطِعِ ٱلۡكَٰفِرِينَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمٗا ١
O Prophet, fear Allāh and do not obey the disbelievers and the hypocrites. Indeed, Allāh is ever Knowing and Wise.
33:2
وَٱتَّبِعۡ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيۡكَ مِن رَّبِّكَۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٗا ٢
And follow that which is revealed to you from your Lord. Indeed Allāh is ever, of what you do, Aware.
33:3
وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلٗا ٣
And rely upon Allāh; and sufficient is Allāh as Disposer of affairs.1
1 translator’s note
- Refer to footnote in 3:173. ↩
33:4
مَّا جَعَلَ ٱللَّهُ لِرَجُلٖ مِّن قَلۡبَيۡنِ فِي جَوۡفِهِۦۚ وَمَا جَعَلَ أَزۡوَٰجَكُمُ ٱلَّٰٓـِٔي تُظَٰهِرُونَ مِنۡهُنَّ أُمَّهَٰتِكُمۡۚ وَمَا جَعَلَ أَدۡعِيَآءَكُمۡ أَبۡنَآءَكُمۡۚ ذَٰلِكُمۡ قَوۡلُكُم بِأَفۡوَٰهِكُمۡۖ وَٱللَّهُ يَقُولُ ٱلۡحَقَّ وَهُوَ يَهۡدِي ٱلسَّبِيلَ ٤
Allāh has not made for a man two hearts in his interior. And He has not made your wives whom you declare unlawful1 your mothers. And He has not made your claimed [i.e., adopted] sons your [true] sons. That is [merely] your saying by your mouths, but Allāh says the truth, and He guides to the [right] way.
1 translator’s note
- By the expression "You are to me like the back of my mother." Such an oath taken against approaching one's wife was a pre-Islāmic practice declared by Allāh (subḥānahu wa taʿālā) to be a sin requiring expiation as described in 58:3-4. ↩
33:5
ٱدۡعُوهُمۡ لِأٓبَآئِهِمۡ هُوَ أَقۡسَطُ عِندَ ٱللَّهِۚ فَإِن لَّمۡ تَعۡلَمُوٓاْ ءَابَآءَهُمۡ فَإِخۡوَٰنُكُمۡ فِي ٱلدِّينِ وَمَوَٰلِيكُمۡۚ وَلَيۡسَ عَلَيۡكُمۡ جُنَاحٞ فِيمَآ أَخۡطَأۡتُم بِهِۦ وَلَٰكِن مَّا تَعَمَّدَتۡ قُلُوبُكُمۡۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمًا ٥
Call them1 by [the names of] their fathers; it is more just in the sight of Allāh. But if you do not know their fathers - then they are [still] your brothers in religion and those entrusted to you. And there is no blame upon you for that in which you have erred but [only for] what your hearts intended. And ever is Allāh Forgiving and Merciful.
1 translator’s note
- Those children under your care. ↩
33:6
ٱلنَّبِيُّ أَوۡلَىٰ بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ مِنۡ أَنفُسِهِمۡۖ وَأَزۡوَٰجُهُۥٓ أُمَّهَٰتُهُمۡۗ وَأُوْلُواْ ٱلۡأَرۡحَامِ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلَىٰ بِبَعۡضٖ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ وَٱلۡمُهَٰجِرِينَ إِلَّآ أَن تَفۡعَلُوٓاْ إِلَىٰٓ أَوۡلِيَآئِكُم مَّعۡرُوفٗاۚ كَانَ ذَٰلِكَ فِي ٱلۡكِتَٰبِ مَسۡطُورٗا ٦
The Prophet is more worthy of the believers than themselves,1 and his wives are [in the position of] their mothers. And those of [blood] relationship are more entitled [to inheritance] in the decree of Allāh than the [other] believers and the emigrants, except that you may do to your close associates a kindness [through bequest]. That was in the Book2 inscribed.