Al-Waqi'ahJuz 27 · Page 537

Al-Waqi'ah 56:84

The Inevitable · Juz 27 · Page 537

وَأَنتُمۡ حِينَئِذٖ تَنظُرُونَ ٨٤

And you are at that time looking on -

Tafsir · in Indonesian

As-Sa'di

Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.

Whole surah

Change

Commentary on 56:75–87

"Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. Sesungguhnya al-Qur`an ini adalah bacaan yang sangat mulia. Pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh). Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disuci-kan. Diturunkan dari Rabb semesta alam. Maka apakah kamu menganggap remeh saja al-Qur`an ini. Kamu (mengganti) rizki (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah). Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah), kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?" (Al-Waqi'ah: 75-87).

(75-76) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan bintang-bintang dan tempat beredarnya, yakni tempat jatuhnya di tempat-tempat ter-benamnya dan apa yang Allah adakan di waktu-waktu tersebut berupa kejadian-kejadian yang menunjukkan keagungan, kebesaran, dan keesaanNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengagungkan apa yang Dia bersumpah dengannya seraya berfirman, ﴾ وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٞ لَّوۡ تَعۡلَمُونَ عَظِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu me-ngetahui," sumpah ini adalah sumpah yang agung, karena pada bintang-bintang, peredarannya, jatuhnya di tempat-tempat terbe-namnya adalah merupakan tanda-tanda dan peringatan yang tidak mungkin dapat dihitung.

(77) Adapun yang disumpahkan atasnya adalah penetapan al-Qur`an, dan bahwa al-Qur`an itu adalah benar adanya yang tidak ada keraguan padanya dan tidak ada kebimbangan mengenainya. Dan bahwasanya al-Qur`an itu ﴾ كَرِيمٞ ﴿ "sangat mulia," maksudnya, (mengandung) kebaikan yang sangat banyak dan ilmu yang sangat melimpah. Semua kebaikan dan ilmu hanya diambil dan diintisari-kan dari Kitabullah itu.

(78) ﴾ فِي كِتَٰبٖ مَّكۡنُونٖ ﴿ "Pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mah-fuzh)" yaitu terpelihara dari mata para makhluk. Kitab yang terpeli-hara ini adalah Lauhul Mahfuzh, maksudnya bahwa al-Qur`an ini termaktub di Lauhul Mahfuzh, teragungkan di sisi Allah dan di sisi para malaikat di al-Malaul a'la. Ada (juga) kemungkinan bahwa yang dimaksud dengan kitab yang terpelihara adalah kitab yang berada di tangan para malaikat yang Allah turunkan untuk menyampaikan wahyu dan risalahNya. Dan yang dimaksud dengan hal itu adalah bahwasanya kitab ter-sebut terpelihara dari para setan, yang mana mereka tidak mampu untuk merubahnya, tidak mampu menambah dan tidak mampu mengurangi maupun mencurinya.

(78) ﴾ لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ ﴿ "Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan." Maksudnya bahwa al-Qur`an itu tidak di-sentuh kecuali oleh para malaikat yang mulia, yang mana Allah سبحانه وتعالى telah menyucikan mereka dari segala kesalahan, dosa, dan cela. Apabila al-Qur`an itu tidak disentuh kecuali oleh para malaikat yang disucikan, dan bahwasanya makhluk-makhluk yang keji dan setan-setan tidak memiliki kemampuan maupun kekuatan untuk menyentuhnya, maka ayat ini menunjukkan adanya peringatan bahwasanya tidaklah boleh menyentuh al-Qur`an kecuali orang yang suci, sebagaimana disebutkan di dalam hadits Rasulullah a. Karena itulah ada yang berpendapat bahwa ayat ini merupakan khabar yang bermakna larangan, maksudnya, tidak boleh menyen-tuh al-Qur`an kecuali orang yang suci.

(8 0 0 0 ) ﴾ تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Diturunkan dari Rabb semesta alam," maksudnya bahwa al-Qur`an ini menyandang predikat yang mulia tersebut yaitu bahwa ia diturunkan dari Rabb semesta alam, Yang mengatur para hambaNya dengan berbagai macam nikmatNya, baik kenikmatan agama maupun kenikmatan dunia. Dan pengaturan Allah yang paling agung bagi hamba-hambaNya adalah dengan menurunkan al-Qur`an yang mencakup kemaslahatan dunia dan akhirat. Dan dengannya Allah telah merahmati para hamba dengan rahmat yang tidak mampu mereka syukuri, dan dari apa yang wajib bagi mereka untuk menegakkannya, mengumumkannya, berdakwah kepadanya, dan menjelaskannya.

(81) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ ﴿ "Maka apakah kamu menganggap remeh saja al-Qur`an ini?" Maksud-nya, apakah kitab yang agung dan penuh dengan hikmah ini ﴾ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ ﴿ "kamu anggap remeh?" yakni kalian menyembunyikannya dan mengenyampingkannya karena takut kepada makhluk, takut kepada celaan mereka dan dari omongan-omongan mereka! Hal ini tidak boleh dan tidak pantas (kalian lakukan)! Akan tetapi yang pantas untuk diremehkan hanyalah perkataan yang pengucapnya tidaklah dapat dipercaya. Adapun al-Qur`an yang mulia ini adalah suatu kebenaran di mana tidak ada sesuatu pun yang mencoba mengunggulinya melainkan al-Qur`an itu pasti mengalahkannya, dan tidak ada sesuatu pun yang menandinginya, melainkan al-Qur`an itu pasti lebih tinggi darinya. Ialah al-Qur`an yang tidak boleh diremehkan dan tidak boleh disembunyikan, bahkan ia harus diumumkan dan disampaikan dengan terang-terangan.

(82) FirmanNya, ﴾ وَتَجۡعَلُونَ رِزۡقَكُمۡ أَنَّكُمۡ تُكَذِّبُونَ ﴿ "Kamu (mengganti) rizki (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah)," maksudnya kalian membalas karunia rizki yang telah Allah berikan kepada kalian dengan mendustakan dan mengingkari nikmat Allah, kemu-dian kalian mengatakan, "Telah turun hujan kepada kami karena bintang ini dan ini!"[111] Kalian menisbatkan kenikmatan kepada selain Dzat yang mengadakannya. Mengapa kalian tidak bersyukur kepada Allah atas karunia yang telah Dia turunkan kepada kalian agar Dia menambahkan karuniaNya kepada kalian (dengan syukur tersebut), karena sesungguhnya pendustaan dan pengingkaran (terhadap nikmat Allah) adalah faktor diangkatnya kenikmatan dan datangnya bencana.

(83-85) ﴾ فَلَوۡلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلۡحُلۡقُومَ 83 وَأَنتُمۡ حِينَئِذٖ تَنظُرُونَ 84 وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنكُمۡ وَلَٰكِن لَّا تُبۡصِرُونَ 85 ﴿ "Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, pada-hal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tapi kamu tidak melihat." Maksudnya, maka mengapa tatkala ruh telah sampai di kerongkongan, padahal kalian melihat orang yang sedang sekarat dalam keadaan seperti itu, sedangkan sebe-narnya Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian dengan ilmu Kami dan para malaikat Kami, akan tetapi kalian tidak melihat?

(86-87) ﴾ فَلَوۡلَآ إِن كُنتُمۡ غَيۡرَ مَدِينِينَ ﴿ "Maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)," maksudnya, apabila kalian beranggapan bahwa kalian tidak akan dibangkitkan, tidak akan dihisab dan tidak akan diberi balasan (atas semua perbuatan kalian), mengapa kalian tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya), ﴾ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "Jika kamu adalah orang-orang yang benar" dan kalian mengakui bahwa kalian tidak mampu mengembalikan nyawa itu ke tempat-nya. Tatkala demikian, maka (hanya ada dua kemungkinan): Kalian mengakui kebenaran yang dibawa oleh Muhammad a, atau meng-ingkarinya, dan kalian tahu keadaan dan tempat kembali yang buruk. 9

Saheeh International · As-Sa'di · Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api · Quran Foundation

Page 537

Al-Waqi'ahJuz 27 · Page 537

56:77

إِنَّهُۥ لَقُرۡءَانٞ كَرِيمٞ ٧٧

Indeed, it is a noble Qur’ān.

56:78

فِي كِتَٰبٖ مَّكۡنُونٖ ٧٨

In a Register well-protected;1.

1 translator’s note
  1. The Preserved Slate (al-Lawḥ al-Maḥfūẓ), which is with Allāh (subḥānahu wa taʿālā). ↩

56:79

لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ ٧٩

None touch it except the purified [i.e., the angels].

56:80

تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٨٠

[It is] a revelation from the Lord of the worlds.

56:81

أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ ٨١

Then is it to this statement that you are indifferent

56:82

وَتَجۡعَلُونَ رِزۡقَكُمۡ أَنَّكُمۡ تُكَذِّبُونَ ٨٢

And make [the thanks for] your provision that you deny [the Provider]?

56:83

فَلَوۡلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلۡحُلۡقُومَ ٨٣

Then why, when it [i.e., the soul at death] reaches the throat

56:84

وَأَنتُمۡ حِينَئِذٖ تَنظُرُونَ ٨٤

And you are at that time looking on -

56:85

وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنكُمۡ وَلَٰكِن لَّا تُبۡصِرُونَ ٨٥

And We [i.e., Our angels] are nearer to him than you, but you do not see -

56:86

فَلَوۡلَآ إِن كُنتُمۡ غَيۡرَ مَدِينِينَ ٨٦

Then why do you not, if you are not to be recompensed,

56:87

تَرۡجِعُونَهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ٨٧

Bring it back,1 if you should be truthful?

1 translator’s note
  1. i.e., return the soul to the body, meaning that just as you cannot prevent death when it is decreed, you will not escape the recompense when it is decreed. ↩

56:88

فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ ٨٨

And if he [i.e., the deceased] was of those brought near [to Allāh],

56:89

فَرَوۡحٞ وَرَيۡحَانٞ وَجَنَّتُ نَعِيمٖ ٨٩

Then [for him is] rest and bounty and a garden of pleasure.

56:90

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ ٩٠

And if he was of the companions of the right,

56:91

فَسَلَٰمٞ لَّكَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ ٩١

Then [the angels will say], "Peace for you; [you are] from the companions of the right."

56:92

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ ٩٢

But if he was of the deniers [who were] astray,

56:93

فَنُزُلٞ مِّنۡ حَمِيمٖ ٩٣

Then [for him is] accommodation of scalding water

56:94

وَتَصۡلِيَةُ جَحِيمٍ ٩٤

And burning in Hellfire.

56:95

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلۡيَقِينِ ٩٥

Indeed, this is the true certainty,

56:96

فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ ٩٦

So exalt the name of your Lord, the Most Great.

سورة الحديد

Al-Hadid

The Iron · Medinan · 29 ayahs

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

57:1

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ١

Whatever is in the heavens and earth exalts Allāh,1 and He is the Exalted in Might, the Wise.

1 translator’s note
  1. By praising Him and declaring Him far above and beyond any failure or imperfection. ↩

57:2

لَهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ يُحۡيِۦ وَيُمِيتُۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٌ ٢

His is the dominion of the heavens and earth. He gives life and causes death, and He is over all things competent.

57:3

هُوَ ٱلۡأَوَّلُ وَٱلۡأٓخِرُ وَٱلظَّٰهِرُ وَٱلۡبَاطِنُۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٌ ٣

He is the First1 and the Last,2 the Ascendant3 and the Intimate,4 and He is, of all things, Knowing.

4 translator’s notes
  1. Before whom nothing existed. Also, He who is supreme, foremost or uppermost.

    [1624] Enduring eternally when nothing else remains.

    [1625] Nothing being above Him. Another meaning is "the Apparent," i.e., evident through His creation and revelation.

    [1626] Nothing being nearer than Him by way of His knowledge. Another meaning is "the Unapparent," i.e., concealed from man's physical senses.

    ↩
  2. ↩
  3. ↩
  4. ↩
As-Sa'diTafsir · 56:84

Contents

Ayat al-Kursi36Al-Kahfpage 42juz 15Bukhari 1Muslim 2999

Style

Theme
Text size
View

Читать на русском