Al-QalamJuz 29 · Page 565

Al-Qalam 68:28

The Pen · Juz 29 · Page 565

قَالَ أَوۡسَطُهُمۡ أَلَمۡ أَقُل لَّكُمۡ لَوۡلَا تُسَبِّحُونَ ٢٨

The most moderate of them said, "Did I not say to you, 'Why do you not exalt [Allāh]?'"1

1 translator’s note
  1. i.e., remember or mention Him by saying, "...if Allāh wills." An additional meaning is "praise" or "thank" Him for His bounty. ↩

Tafsir · in Indonesian

As-Sa'di

Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.

Whole surah

Change

Commentary on 68:17–33

"Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Makkah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya di pagi hari, dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin), lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Rabbmu ketika mereka sedang tidur, maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita, lalu mereka panggil me-manggil di pagi hari, 'Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya.' Maka pergilah mereka saling berbisik-bisikan, 'Pada hari ini janganlah ada seorang miskin pun yang masuk ke dalam kebunmu.' Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal me-reka mampu (menolongnya). Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata, 'Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan), bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya).' Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka, 'Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Rabbmu)?' Mereka mengucapkan, 'Mahasuci Rabb kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela-mencela. Mereka berkata, 'Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas.' Mudah-mu-dahan Rabb kita memberi ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Rabb kita.' Seperti itulah azab (dunia). Dan sungguh azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui." (Al-Qalam: 17-33).

(17-18) Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa Dia menguji orang-orang yang mendustakan dengan kebaikan, Allah سبحانه وتعالى memberi mereka tangguhan dan memberikan berbagai hal yang dikehendakiNya berupa harta, anak, umur panjang dan lainnya yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, bukan karena kemuliaan mereka dalam pan-dangan Allah سبحانه وتعالى, bahkan (sebaliknya) bisa jadi merupakan penun-daan (agar mereka mengintrospeksi diri) tapi mereka tidak menya-darinya. Mereka terlena dengan semua itu, mirip dengan keadaan para penghuni surga yang sama-sama diberi berbagai kenikmatan ketika pepohonan surga berbuah, buahnya meranum dan sudah waktunya diketam, mereka memastikan semua nikmat tersebut berada di tangan dan dalam kekuasaan mereka, tidak ada sesuatu pun yang menghalangi mereka untuk semua itu. Karena itu, mereka (orang-orang kafir yang tertipu dengan kesenangan dan kenikmat-an dunia) bersumpah tanpa adanya pengecualian bahwa mereka akan mendapatkannya, sedangkan mereka tidak mengetahui bahwa Allah سبحانه وتعالى mengintai mereka, siksaan akan mereka dapatkan dengan segera.

(19-20) ﴾ فَطَافَ عَلَيۡهَا طَآئِفٞ مِّن رَّبِّكَ ﴿ "Lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Rabbmu," maksudnya, azab yang turun pada malam hari, ﴾ وَهُمۡ نَآئِمُونَ ﴿ "ketika mereka sedang tidur." Azab itu membi-nasakan dan melenyapkannya, ﴾ فَأَصۡبَحَتۡ كَٱلصَّرِيمِ ﴿ "maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita," yaitu seperti malam yang gelap; pohon dan buahnya telah sirna.

(21-22) Begitulah, namun mereka tidak merasakan kenya-taan pahit ini. Karena itu mereka saling memanggil satu sama lain di pagi harinya, mereka saling berkata satu sama lain, ﴾ ٱغۡدُواْ عَلَىٰ حَرۡثِكُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰرِمِينَ ﴿ "Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak me-metik buahnya."

(23-24) ﴾ فَٱنطَلَقُواْ ﴿ "Maka pergilah mereka," menuju perkebunan, ﴾ وَهُمۡ يَتَخَٰفَتُونَ ﴿ "mereka saling berbisik-bisikan," di antara mereka seraya menahan hak Allah سبحانه وتعالى dengan mengatakan, ﴾ لَّا يَدۡخُلَنَّهَا ٱلۡيَوۡمَ عَلَيۡكُم مِّسۡكِينٞ ﴿ "Pada hari ini janganlah ada seorang miskin pun yang masuk ke dalam kebunmu." Maksudnya, ketamlah sesegera mungkin sebelum orang-orang berkeliaran. Terlalu loba dan pelitnya mereka hingga mereka mengutarakan pembicaraan itu secara berbisik-bisik agar tidak didengar oleh seorang pun, supaya berita itu tidak bocor pada orang-orang miskin.

(25) ﴾ وَغَدَوۡاْ ﴿ "Dan berangkatlah mereka di pagi hari," dalam kondisi keji, kasar, dan tidak berbelas kasih seperti ini, ﴾ عَلَىٰ حَرۡدٖ قَٰدِرِينَ ﴿ "dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya)." Yakni, mereka menahan hak Allah سبحانه وتعالى yang pasti mereka mampu lakukan.

(26-27) ﴾ فَلَمَّا رَأَوۡهَا ﴿ "Tatkala mereka melihat kebun itu," dalam kondisi seperti yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى seperti malam yang gelap, ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "mereka berkata," karena bingung dan resah, ﴾ إِنَّا لَضَآلُّونَ ﴿ "Sesung-guhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan)," bingung tidak mengetahui kebunnya, sepertinya kebun yang lain. Ketika mereka telah memastikan kebunnya telah hangus, mereka kembali berpikir seraya berkata, ﴾ نَحۡنُ مَحۡرُومُونَ ﴿ "Bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)," yakni hasil panen kebun ini. Pada waktu itu mereka baru menyadari bahwa itu adalah hukuman.

(28) Maka ﴾ قَالَ أَوۡسَطُهُمۡ ﴿ "berkatalah seorang yang paling baik pi-kirannya di antara mereka," yaitu orang yang paling lurus dan baik, ﴾ أَلَمۡ أَقُل لَّكُمۡ لَوۡلَا تُسَبِّحُونَ ﴿ "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Rabbmu)," yaitu memahasucikan Allah سبحانه وتعالى dari sesuatu yang tidak layak bagiNya, di antaranya adalah kalian mengira bahwa kemampuan kalian itu berdiri sendiri. Andai kalian mengecualikan dan mengatakan, "Insya Allah," dan kalian menem-patkan kehendak kalian mengikuti kehendakNya, tentu hal ini tidak akan terjadi.

(29) Maka ﴾ قَالُواْ سُبۡحَٰنَ رَبِّنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ ﴿ "mereka mengucapkan, 'Maha-suci Rabb kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim'." Maksudnya, mereka sadar, hanya saja kesadaran mereka itu baru muncul setelah azab menimpa perkebunan mereka yang tentu saja tidak bisa dihilangkan. Namun, mudah-mudahan tasbih dan pe-ngakuan akan kezhaliman diri mereka berguna bagi mereka agar siksaan mereka diringankan dan menjadi taubat (bagi mereka).

(30-32) Karena itulah mereka amat menyesal, ﴾ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ يَتَلَٰوَمُونَ ﴿ "lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela-mencela" atas perbuatan yang telah mereka lakukan. ﴾ قَالُواْ يَٰوَيۡلَنَآ إِنَّا كُنَّا طَٰغِينَ ﴿ "Mereka berkata, 'Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas'," yakni melampaui batas dalam hak Allah سبحانه وتعالى dan hak sesama manusia. ﴾ عَسَىٰ رَبُّنَآ أَن يُبۡدِلَنَا خَيۡرٗا مِّنۡهَآ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا رَٰغِبُونَ ﴿ "Mudah-mudahan Rabb kita memberi ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Rabb kita." Mereka mengharap agar Allah سبحانه وتعالى menggantikan yang lebih baik dan mereka berjanji akan berharap dan terus me-minta pada Allah سبحانه وتعالى di dunia. Jika mereka seperti yang mereka katakan, zahirnya Allah سبحانه وتعالى menggantikan rizki yang lebih baik bagi mereka di dunia, karena orang yang berdoa dengan tulus pada Allah سبحانه وتعالى serta memohon dan mengharapNya, maka Allah سبحانه وتعالى akan mengabulkan permintaannya.

(33) Allah سبحانه وتعالى berfirman membesarkan apa yang terjadi, ﴾ كَذَٰلِكَ ٱلۡعَذَابُۖ ﴿ "Seperti itulah azab (dunia)." Yakni siksa dunia bagi orang yang melakukan perbuatan-perbuatan yang mengundang azab, Allah سبحانه وتعالى akan mencabut nikmat yang menjadikannya angkuh dan lebih mengedepankan kehidupan dunia. Allah سبحانه وتعالى akan melenyapkan nikmat tersebut dari pemiliknya pada saat-saat amat diperlukan. ﴾ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَكۡبَرُۚ ﴿ "Dan sungguh azab akhirat lebih besar," dari azab dunia, ﴾ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ﴿ "jika mereka mengetahui." Siapa pun yang mengetahui hal itu, maka harus menjauhi berbagai hal yang mengundang azab dan mencegah pahala.

Saheeh International · As-Sa'di · Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api · Quran Foundation

Page 565

Al-QalamJuz 29 · Page 565

68:16

سَنَسِمُهُۥ عَلَى ٱلۡخُرۡطُومِ ١٦

We will brand him upon the snout.1

1 translator’s note
  1. Literally, "trunk," meaning the nose of an elephant or pig. ↩

68:17

إِنَّا بَلَوۡنَٰهُمۡ كَمَا بَلَوۡنَآ أَصۡحَٰبَ ٱلۡجَنَّةِ إِذۡ أَقۡسَمُواْ لَيَصۡرِمُنَّهَا مُصۡبِحِينَ ١٧

Indeed, We have tried them as We tried the companions of the garden, when they swore to cut its fruit in the [early] morning

68:18

وَلَا يَسۡتَثۡنُونَ ١٨

Without making exception.1

1 translator’s note
  1. i.e., without conceding that nothing can be accomplished unless Allāh wills, saying, "...if Allāh wills" ("in-shā’-Allāh"). See 18:23-24. ↩

68:19

فَطَافَ عَلَيۡهَا طَآئِفٞ مِّن رَّبِّكَ وَهُمۡ نَآئِمُونَ ١٩

So there came upon it [i.e., the garden] an affliction from your Lord while they were asleep.

68:20

فَأَصۡبَحَتۡ كَٱلصَّرِيمِ ٢٠

And it became as though reaped.

68:21

فَتَنَادَوۡاْ مُصۡبِحِينَ ٢١

And they called one another at morning,

68:22

أَنِ ٱغۡدُواْ عَلَىٰ حَرۡثِكُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰرِمِينَ ٢٢

[Saying], "Go early to your crop if you would cut the fruit."

68:23

فَٱنطَلَقُواْ وَهُمۡ يَتَخَٰفَتُونَ ٢٣

So they set out, while lowering their voices,

68:24

أَن لَّا يَدۡخُلَنَّهَا ٱلۡيَوۡمَ عَلَيۡكُم مِّسۡكِينٞ ٢٤

[Saying], "There will surely not enter it today upon you [any] poor person."

68:25

وَغَدَوۡاْ عَلَىٰ حَرۡدٖ قَٰدِرِينَ ٢٥

And they went early in determination, [assuming themselves] able.1

1 translator’s note
  1. To carry out their plan, confident of their ability. ↩

68:26

فَلَمَّا رَأَوۡهَا قَالُوٓاْ إِنَّا لَضَآلُّونَ ٢٦

But when they saw it, they said, "Indeed, we are lost;

68:27

بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُومُونَ ٢٧

Rather, we have been deprived."

68:28

قَالَ أَوۡسَطُهُمۡ أَلَمۡ أَقُل لَّكُمۡ لَوۡلَا تُسَبِّحُونَ ٢٨

The most moderate of them said, "Did I not say to you, 'Why do you not exalt [Allāh]?'"1

1 translator’s note
  1. i.e., remember or mention Him by saying, "...if Allāh wills." An additional meaning is "praise" or "thank" Him for His bounty. ↩

68:29

قَالُواْ سُبۡحَٰنَ رَبِّنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ ٢٩

They said, "Exalted is our Lord! Indeed, we were wrongdoers."

68:30

فَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ يَتَلَٰوَمُونَ ٣٠

Then they approached one another, blaming each other.

68:31

قَالُواْ يَٰوَيۡلَنَآ إِنَّا كُنَّا طَٰغِينَ ٣١

They said, "O woe to us; indeed we were transgressors.

68:32

عَسَىٰ رَبُّنَآ أَن يُبۡدِلَنَا خَيۡرٗا مِّنۡهَآ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا رَٰغِبُونَ ٣٢

Perhaps our Lord will substitute for us [one] better than it. Indeed, we are toward our Lord desirous."1

1 translator’s note
  1. Of His mercy, forgiveness and bounty. ↩

68:33

كَذَٰلِكَ ٱلۡعَذَابُۖ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَكۡبَرُۚ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ٣٣

Such is the punishment [of this world]. And the punishment of the Hereafter is greater, if they only knew.

68:34

إِنَّ لِلۡمُتَّقِينَ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ ٣٤

Indeed, for the righteous with their Lord are the Gardens of Pleasure.

68:35

أَفَنَجۡعَلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ كَٱلۡمُجۡرِمِينَ ٣٥

Then will We treat the Muslims like the criminals?

68:36

مَا لَكُمۡ كَيۡفَ تَحۡكُمُونَ ٣٦

What is [the matter] with you? How do you judge?

68:37

أَمۡ لَكُمۡ كِتَٰبٞ فِيهِ تَدۡرُسُونَ ٣٧

Or do you have a scripture in which you learn

68:38

إِنَّ لَكُمۡ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ ٣٨

That indeed for you is whatever you choose?

68:39

أَمۡ لَكُمۡ أَيۡمَٰنٌ عَلَيۡنَا بَٰلِغَةٌ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ إِنَّ لَكُمۡ لَمَا تَحۡكُمُونَ ٣٩

Or do you have oaths [binding] upon Us, extending until the Day of Resurrection, that indeed for you is whatever you judge?

68:40

سَلۡهُمۡ أَيُّهُم بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ ٤٠

Ask them which of them, for that [claim], is responsible.

68:41

أَمۡ لَهُمۡ شُرَكَآءُ فَلۡيَأۡتُواْ بِشُرَكَآئِهِمۡ إِن كَانُواْ صَٰدِقِينَ ٤١

Or do they have partners?1 Then let them bring their partners, if they should be truthful.

1 translator’s note
  1. i.e., those to whom they attribute divinity other than Allāh or partners from among themselves. ↩

68:42

يَوۡمَ يُكۡشَفُ عَن سَاقٖ وَيُدۡعَوۡنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ ٤٢

The Day the shin will be uncovered1 and they are invited to prostration but they [i.e., the disbelievers] will not be able,

1 translator’s note
  1. i.e., when everyone will find before him great difficulty. In accordance with authentic ḥadīths, "the shin" might also refer to that of Allāh (subḥānahu wa taʿālā), before which every believer will prostrate on the Day of Judgement. See footnote to 2:19. ↩
As-Sa'diTafsir · 68:28

Contents

Ayat al-Kursi36Al-Kahfpage 42juz 15Bukhari 1Muslim 2999

Style

Theme
Text size
View

Читать на русском