Al-Muzzammil 73:2
The Enshrouded One · Juz 29 · Page 574
قُمِ ٱلَّيۡلَ إِلَّا قَلِيلٗا ٢
Arise [to pray] the night, except for a little -
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 73:1–11
"Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (dari padanya), (yaitu) seper-duanya atau kurangilah darinya sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah al-Qur`an itu dengan perlahan-lahan. Sesung-guhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu') dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak). Sebutlah nama Rabbmu, dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan. (Dia-lah) Rabb masyriq dan maghrib, tiada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia seba-gai pelindung. Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beri tangguhlah mereka barang sebentar." (Al-Muzzammil: 1-11).
Makkiyah
"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
(1-5) Al-Muzzammil adalah orang yang menutupi badannya dengan baju semakna dengan kata al-Muddatstsir. Hal ini terjadi pada Rasulullah a ketika Allah سبحانه وتعالى memuliakan beliau dengan risalah. Allah سبحانه وتعالى memulainya dengan menurunkan wahyu dengan mengutus Jibril menemui beliau. Rasulullah a melihat sesuatu yang belum pernah beliau lihat sebelumnya dan tidak ada yang mampu bertahan atasnya melainkan hanya para rasul. Pada saat itu Rasulullah a gemetar kala melihat Jibril عليه السلام. Kemudian Rasulullah a pulang kepada istri beliau dan berkata, "Selimutilah aku, seli-mutilah aku." Rasulullah a menggigil ketakutan. Setelah itu da-tanglah Jibril dan berkata, "Bacalah!" Rasulullah a menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Jibril memeluk erat beliau hingga Rasulullah a kelelahan, Jibril mengajarkan bacaan padanya lalu Rasulullah a pun membaca.[127] Kemudian Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan keteguhan padanya dan memberinya wahyu hingga mencapai tingkat yang belum pernah dicapai oleh para rasul sebelumnya. Subhanallah! Alangkah besar-nya perbedaan antara permulaan kenabian dan akhirannya. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada Rasulullah a dengan menyebut-kan sifat seperti ini yang dilihat pada beliau pada saat pertama kali. Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Rasulullah a dengan berbagai ibadah yang berkaitan denganNya. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى memerintahkan beliau untuk bersabar atas gangguan kaumnya lalu memerintahkan untuk tegar dengan perintahNya dan mengumumkan dakwah beliau kepada Allah سبحانه وتعالى. Allah سبحانه وتعالى memerintah beliau dengan ibadah yang paling mulia, yaitu shalat pada waktu yang paling mantap dan utama (qiyamul lail). Di antara rahmat Allah سبحانه وتعالى, Dia tidak memerintahkan Rasulullah a untuk menghidupkan seluruh malam dengan shalat, tapi Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ قُمِ ٱلَّيۡلَ إِلَّا قَلِيلٗا ﴿ "Bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya)." Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menentukannya, ﴾ نِّصۡفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصۡ مِنۡهُ ﴿ "(Yaitu) seperduanya atau kurangilah darinya," yakni dari se-perdua, ﴾ قَلِيلًا ﴿ "sedikit," misalnya sepertiganya, ﴾ أَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ ﴿ "atau lebih dari seperdua itu," lebih dari seperdua seukuran dua pertiga malam, ﴾ وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيلًا ﴿ "dan bacalah al-Qur`an itu dengan perlahan-lahan," karena membaca al-Qur`an dengan perlahan bisa mendatangkan perenungan, pemikiran, bisa menggerakkan kalbu, beribadah dengan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى serta bersiap-siaga secara sempurna untuk itu. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّا سَنُلۡقِي عَلَيۡكَ قَوۡلٗا ثَقِيلًا ﴿ "Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat," yakni, Kami akan mewahyukan al-Qur`an yang berat ini padamu. Yang dimaksud dengan berat adalah makna-maknanya yang agung, sifat-sifatnya yang luhur. Untuk itu, sesuatu yang sifatnya seperti ini layak di-persiapkan, dibaca secara perlahan, serta merenungkan apa yang tercakup di dalamnya.
(6) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan hikmah dalam perin-tah qiyamul lail seraya berfirman, ﴾ إِنَّ نَاشِئَةَ ٱلَّيۡلِ ﴿ "Sesungguhnya bangun di waktu malam," yakni, shalat pada waktu malam setelah tidur, ﴾ هِيَ أَشَدُّ وَطۡـٔٗا وَأَقۡوَمُ قِيلًا ﴿ "adalah lebih tepat (untuk khusyu') dan bacaan di waktu itu lebih berkesan," yakni, lebih dekat mencapai maksud al-Qur`an sehingga sesuai dengan hati dan lisan, beban menjadi ringan, apa yang diucapkan bisa dipahami, dan urusannya menjadi lurus.
(7) Tidak seperti di siang hari, karena di waktu siang mak-sud-maksud ini tidak bisa dicapai. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ لَكَ فِي ٱلنَّهَارِ سَبۡحٗا طَوِيلٗا ﴿ "Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak)," yakni, untuk memenuhi kebutuhan dan penghidupan yang menyebabkan hati sibuk dengan yang lain, tidak konsentrasi secara sempurna.
(8) ﴾ وَٱذۡكُرِ ٱسۡمَ رَبِّكَ ﴿ "Sebutlah nama Rabbmu," mencakup berbagai macam dzikir, ﴾ وَتَبَتَّلۡ إِلَيۡهِ تَبۡتِيلٗا ﴿ "dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan," yakni konsentrasi padaNya, sebab konsentrasi dan kembali kepada Allah سبحانه وتعالى adalah terputusnya hati dari seluruh makhluk dan penuh kecintaan terhadap Allah سبحانه وتعالى serta segala se-suatu yang bisa mendekatkan padaNya dan pada ridhaNya.
(9) ﴾ رَّبُّ ٱلۡمَشۡرِقِ وَٱلۡمَغۡرِبِ ﴿ "(Dia-lah) Rabb masyriq dan maghrib," ini adalah isim jenis yang mencakup seluruh arah timur dan barat. Allah سبحانه وتعالى adalah Rabb seluruh timur dan barat serta segala cahaya yang ada padanya serta segala sesuatu yang menjadi maslahat miliknya dari alam atas dan alam bawah. Allah سبحانه وتعالى adalah Rabb segala sesuatu, Pencipta dan Pengaturnya. ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ﴿ "Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia," yakni, tidak ada yang berhak disembah selain WajahNya Yang Agung Yang berhak diistimewa-kan dan dicintai, diagungkan dan dimuliakan, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَٱتَّخِذۡهُ وَكِيلٗا ﴿ "Maka ambillah Dia sebagai pelindung," yakni Penjaga dan Pengatur untuk segala urusanmu.
(10) Pada saat Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Rasulullah a untuk shalat secara khusus dan berdzikir secara umum di mana hal ter-sebut akan memberikan kemampuan kuat bagi seorang hamba untuk memikul beban dan pekerjaan berat, Allah سبحانه وتعالى memerintah-kan Rasulullah a untuk bersabar atas perkataan yang diucapkan oleh para penentang dan mereka yang mencelanya dan mencela risalah yang beliau bawa serta diperintahkan untuk terus menjalan-kan perintah Allah سبحانه وتعالى yang tidak dapat ditahan dan dihadang oleh siapa pun. Allah سبحانه وتعالى memerintahkan beliau untuk meninggalkan mereka secara baik-baik. Itulah cara menjauhi orang sekiranya ada maslahatnya dan tidak ada gangguannya. Rasulullah a bahkan memperlakukan mereka dengan meninggalkan dan berpaling dari perkataan-perkataan yang menyakiti. Allah سبحانه وتعالى juga memerintahkan beliau untuk mendebat mereka dengan cara yang baik.
(11) ﴾ وَذَرۡنِي وَٱلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terha-dap orang-orang yang mendustakan itu," yakni, tinggalkan antara Aku dengan mereka. Aku akan membalas mereka, meski Aku memberi mereka waktu, bukan berarti Aku melalaikan mereka. Allah سبحانه وتعالى ber-firman, ﴾ أُوْلِي ٱلنَّعۡمَةِ ﴿ "Orang-orang yang mempunyai kemewahan," yakni para pemilik kenikmatan dan kekayaan yang bertindak melampaui batas pada saat Allah سبحانه وتعالى memperluas rizki mereka dan melapang-kan mereka berkat karuniaNya seperti disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ كـَلَّآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَيَطۡغَىٰٓ 6 أَن رَّءَاهُ ٱسۡتَغۡنَىٰٓ 7 ﴿ "Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup." (Al-Alaq: 6-7).
Allah kemudian mengancam mereka dengan azab yang ada di sisiNya dengan berfirman,
Page 574
سورة المزمل
Al-Muzzammil
The Enshrouded One · Meccan · 20 ayahs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
73:1
يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡمُزَّمِّلُ ١
O you who wraps himself [in clothing],1
1 translator’s note
- Allāh (subḥānahu wa taʿālā) addresses the Prophet (ﷺ), who was asleep, wrapped in his garments. ↩
73:2
قُمِ ٱلَّيۡلَ إِلَّا قَلِيلٗا ٢
Arise [to pray] the night, except for a little -
73:3
نِّصۡفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصۡ مِنۡهُ قَلِيلًا ٣
Half of it - or subtract from it a little
73:4
أَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيلًا ٤
Or add to it, and recite the Qur’ān with measured recitation.
73:5
إِنَّا سَنُلۡقِي عَلَيۡكَ قَوۡلٗا ثَقِيلًا ٥
Indeed, We will cast upon you a heavy word.1
1 translator’s note
- i.e., the revelation, which when descending on the Prophet (ﷺ) bore down upon him with a great weight. Another meaning is "important ordinances." ↩
73:6
إِنَّ نَاشِئَةَ ٱلَّيۡلِ هِيَ أَشَدُّ وَطۡـٔٗا وَأَقۡوَمُ قِيلًا ٦
Indeed, the hours of the night are more effective for concurrence [of heart and tongue]1 and more suitable for words.2
73:7
إِنَّ لَكَ فِي ٱلنَّهَارِ سَبۡحٗا طَوِيلٗا ٧
Indeed, for you by day is prolonged occupation.
73:8
وَٱذۡكُرِ ٱسۡمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلۡ إِلَيۡهِ تَبۡتِيلٗا ٨
And remember the name of your Lord and devote yourself to Him with [complete] devotion.
73:9
رَّبُّ ٱلۡمَشۡرِقِ وَٱلۡمَغۡرِبِ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَٱتَّخِذۡهُ وَكِيلٗا ٩
[He is] the Lord of the East and the West; there is no deity except Him, so take Him as Disposer of [your] affairs.1
1 translator’s note
- i.e., trust in Allāh and rely upon Him. ↩
73:10
وَٱصۡبِرۡ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَٱهۡجُرۡهُمۡ هَجۡرٗا جَمِيلٗا ١٠
And be patient over what they say and avoid them with gracious avoidance.
73:11
وَذَرۡنِي وَٱلۡمُكَذِّبِينَ أُوْلِي ٱلنَّعۡمَةِ وَمَهِّلۡهُمۡ قَلِيلًا ١١
And leave Me with [the matter of] the deniers, those of ease [in life], and allow them respite a little.
73:12
إِنَّ لَدَيۡنَآ أَنكَالٗا وَجَحِيمٗا ١٢
Indeed, with Us [for them] are shackles and burning fire
73:13
وَطَعَامٗا ذَا غُصَّةٖ وَعَذَابًا أَلِيمٗا ١٣
And food that chokes and a painful punishment -
73:14
يَوۡمَ تَرۡجُفُ ٱلۡأَرۡضُ وَٱلۡجِبَالُ وَكَانَتِ ٱلۡجِبَالُ كَثِيبٗا مَّهِيلًا ١٤
On the Day the earth and the mountains will convulse and the mountains will become a heap of sand pouring down.
73:15
إِنَّآ أَرۡسَلۡنَآ إِلَيۡكُمۡ رَسُولٗا شَٰهِدًا عَلَيۡكُمۡ كَمَآ أَرۡسَلۡنَآ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ رَسُولٗا ١٥
Indeed, We have sent to you a Messenger as a witness upon you just as We sent to Pharaoh a messenger.
73:16
فَعَصَىٰ فِرۡعَوۡنُ ٱلرَّسُولَ فَأَخَذۡنَٰهُ أَخۡذٗا وَبِيلٗا ١٦
But Pharaoh disobeyed the messenger, so We seized him with a ruinous seizure.
73:17
فَكَيۡفَ تَتَّقُونَ إِن كَفَرۡتُمۡ يَوۡمٗا يَجۡعَلُ ٱلۡوِلۡدَٰنَ شِيبًا ١٧
Then how can you fear, if you disbelieve, a Day that will make the children white-haired?1
1 translator’s note
- Another meaning is "How can you avoid [punishment]" on such a Day? ↩
73:18
ٱلسَّمَآءُ مُنفَطِرُۢ بِهِۦۚ كَانَ وَعۡدُهُۥ مَفۡعُولًا ١٨
The heaven will break apart therefrom;1 ever is His promise fulfilled.
1 translator’s note
- From the terror of that Day. ↩
73:19
إِنَّ هَٰذِهِۦ تَذۡكِرَةٞۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ سَبِيلًا ١٩
Indeed, this is a reminder, so whoever wills may take to his Lord a way.