Al-A'la 87:13
The Most High · Juz 30 · Page 591
ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ ١٣
Neither dying therein nor living.
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 87:1–19
"Sucikanlah nama Rabbmu Yang Paling Tinggi. Yang men-ciptakan dan menyempurnakan (penciptaanNya). Dan yang me-nentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk. Dan yang menumbuhkan rumput-rumputan. Lalu dijadikanNya rumput-rumputan itu kering kehitam-hitaman. Kami akan membacakan (al-Qur`an) kepadamu (Muhammad), maka kamu tidak akan lupa, kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi. Dan Kami akan memberimu taufik kepada jalan yang mudah, oleh sebab itu berikanlah peri-ngatan, karena peringatan itu bermanfaat. Orang yang takut (ke-pada Allah) akan mendapat pelajaran, orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka). Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup. Sungguh beruntunglah orang yang membersih-kan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Rabbnya, lalu dia shalat. Tetapi kamu (orang-orang) kafir memilih kehidupan dunia-wi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab terda-hulu, (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa." (Al-A'la: 1-19).
Makkiyah
"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
(1-3) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan para hamba untuk memaha-sucikanNya (dengan melakukan hal-hal) yang mencakup dzikir, ibadah, tunduk dan patuh terhadap keagungan Allah serta meren-dah karena keagunganNya. Pujian tersebut adalah pujian yang pantas dan sesuai dengan keagungan Allah تعالى, yakni dengan menyebutkan nama-namaNya yang baik lagi tinggi di atas setiap nama dengan maknanya yang agung. Dan menyebutkan perbuatan-perbuatanNya yang di antaranya adalah menciptakan dan menyem-purnakan (penciptaan)Nya, maksudnya Dia سبحانه وتعالى menyempurnakan dan membaguskan penciptaanNya. ﴾ وَٱلَّذِي قَدَّرَ ﴿ "Dan yang menentu-kan," yakni takdir yang diikuti oleh takdir-takdir yang lain, ﴾ فَهَدَىٰ ﴿ "dan memberi petunjuk" kepada semua makhluk ciptaan kepada takdir tersebut. Ini adalah hidayah (petunjuk) secara umum, yang intinya adalah bahwa Dia سبحانه وتعالى menunjuki setiap makhluk kepada apa-apa yang merupakan kemaslahatan baginya.
(4-5) Demikian juga dengan menyebutkan nikmat-nikmat-Nya yang bersifat duniawi. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلۡمَرۡعَىٰ ﴿ "Dan yang menumbuhkan rumput-rumputan," maksudnya, Allah سبحانه وتعالى menurunkan air dari langit, dan dengan air itu Allah سبحانه وتعالى menumbuhkan berbagai macam tumbuhan dan rerumputan yang dimakan oleh manusia, binatang ternak, serta seluruh binatang lain. Selanjutnya setelah masa remaja yang ditentukan Allah سبحانه وتعالى telah sempurna, Allah سبحانه وتعالى mengeringkan tanaman dan rerumputan tersebut, ﴾ فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحۡوَىٰ ﴿ "lalu dijadikanNya rumput-rumputan itu kering kehitam-hitaman," yakni hitam. Artinya, Allah سبحانه وتعالى merubahnya men-jadi rerumputan yang lusuh.
(6-7) Kemudian dengan menyebut nikmat-nikmat keaga-maan (din). Karena itu Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan dasar dan ma-terinya, yaitu al-Qur`an, kemudian berfirman, ﴾ سَنُقۡرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ ﴿ "Kami akan membacakan (al-Qur`an) kepadamu (Muhammad), maka kamu tidak akan lupa." Maksudnya, Kami akan menjaga apa yang Kami wahyukan kepadamu berupa al-Qur`an, dan Kami menjaga hatimu agar tetap waspada sehingga kau tidak akan melupakan sesuatu pun darinya. Ini merupakan kabar gembira besar dari Allah سبحانه وتعالى untuk hamba dan RasulNya, Muhammad a, yaitu Allah سبحانه وتعالى akan mengajarkannya ilmu yang tidak akan beliau lupakan, ﴾ إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۚ ﴿ "kecuali kalau Allah menghendaki," sesuai tuntutan hikmahNya yang membuatmu melupakannya karena suatu kepentingan dan hikmah yang amat besar. ﴾ إِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلۡجَهۡرَ وَمَا يَخۡفَىٰ ﴿ "Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi," di antaranya Allah سبحانه وتعالى mengeta-hui apa yang terbaik untuk hambaNya. Artinya, karena itu Allah سبحانه وتعالى mensyariatkan dan menegaskan apa yang Dia inginkan.
(8) ﴾ وَنُيَسِّرُكَ لِلۡيُسۡرَىٰ ﴿ "Dan Kami akan memberimu taufik kepada jalan yang mudah," ini juga berita gembira lainnya. Allah سبحانه وتعالى mempermu-dah RasulNya dalam berbagai urusan dan Allah سبحانه وتعالى mempermudah syariat dan AgamaNya.
(9-13) ﴾ فَذَكِّرۡ ﴿ "Oleh sebab itu berikanlah peringatan," akan sya-riat dan tanda-tanda kebesaranNya. ﴾ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكۡرَىٰ ﴿ "Karena peringatan itu bermanfaat," yakni selama peringatan diterima, dijadikan petuah dan didengar, baik apakah seluruh maksud dari peringatan terca-pai atau sebagiannya saja. Kontekstual ayat, bila peringatan tidak membawa guna, misalnya hanya semakin menambah keburukan atau bisa mengurangi kebaikan, maka peringatan tidak diperintah-kan, bahkan terlarang. Dalam peringatan, manusia terbagi menjadi dua: Orang-orang yang memanfaatkan dan orang-orang yang tidak memanfaatkan. Orang-orang yang memanfaatkan peringatan disinggung oleh Allah سبحانه وتعالى dalam FirmanNya, ﴾ سَيَذَّكَّرُ مَن يَخۡشَىٰ ﴿ "Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran," karena takut kepada Allah سبحانه وتعالى dan mengetahui balasan-balasan yang akan diberikan Allah سبحانه وتعالى atas berbagai perbuatan akan menghentikan seseorang dari apa yang dibenci Allah سبحانه وتعالى serta mendorongnya untuk melakukan kebajikan. Sedangkan mereka yang tidak memanfaatkan peringatan, Allah سبحانه وتعالى menyinggung mereka dengan FirmanNya,﴾ وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلۡأَشۡقَى 11 ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ 12 ﴿ "Orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka)," yaitu neraka yang dinyalakan yang merasuk hingga sampai ke hati. ﴾ ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ ﴿ "Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup," yakni disiksa dengan siksaan pedih tanpa jeda dan istirahat hingga mereka mengharapkan bisa mati, tapi harapan mereka tidak akan ada gunanya. Hal itu semakna dengan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ لَا يُقۡضَىٰ عَلَيۡهِمۡ فَيَمُوتُواْ وَلَا يُخَفَّفُ عَنۡهُم مِّنۡ عَذَابِهَاۚ ﴿ "Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya." (Fathir: 36).
(14-15) ﴾ قَدۡ أَفۡلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ﴿ "Sungguh beruntunglah orang yang mem-bersihkan diri (dengan beriman)," yakni menang dan beruntunglah orang yang membersihkan diri dari kesyirikan, kezhaliman, dan akhlak-akhlak tercela. ﴾ وَذَكَرَ ٱسۡمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ﴿ "Dan dia ingat nama Rabbnya, lalu dia shalat," yakni orang yang memiliki sifat selalu ingat kepada Allah سبحانه وتعالى dan hatinya terpatri dengan dzikir sehingga hal itu meng-haruskannya mengerjakan segala sesuatu yang diridhai Allah سبحانه وتعالى khususnya shalat yang merupakan neraca keimanan. Inilah makna ayat di atas. Sedangkan yang menafsirkan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ تَزَكَّىٰ ﴿ "Orang yang membersihkan diri," dengan arti mengeluarkan zakat fitrah dan ﴾ وَذَكَرَ ٱسۡمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ﴿ "dia ingat nama Rabbnya, lalu dia shalat," 'Id, meski penafsiran tersebut termasuk dalam kata-kata shalat dan sebagian dari cabangnya, tapi maknanya bukan hanya sesempit itu saja.
(16-17) ﴾ بَلۡ تُؤۡثِرُونَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا ﴿ "Tetapi kamu (orang-orang) kafir memilih kehidupan duniawi," artinya, kalian lebih mengedepankan dunia daripada kehidupan akhirat dan kalian lebih memilih ke-nikmatannya yang lusuh dan kotor serta fana melebihi akhirat. ﴾ وَٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ ﴿ "Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik," lebih baik dari dunia dalam segala sifat yang diinginkan, ﴾ وَأَبۡقَىٰٓ ﴿ "dan lebih kekal," karena akhirat adalah negeri keabadian, kekekalan, dan kesucian, sedangkan dunia adalah negeri yang fana. Orang Mukmin yang berakal tidak akan memilih sesuatu yang lebih jelek dari sesuatu yang lebih baik dan tidak menukar kenikmatan sesaat dengan kenikmatan abadi. Karena itu, cinta terhadap dunia dan lebih dikedepankan melebihi akhirat merupakan induk segala kesalahan.
(18-19) ﴾ إِنَّ هَٰذَا ﴿ "Sesungguhnya ini," yang disebutkan untuk kalian dalam surat yang penuh berkah ini berupa hal-hal indah dan berita-berita bagus ﴾ لَفِي ٱلصُّحُفِ ٱلۡأُولَىٰ 18 صُحُفِ إِبۡرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ 19 ﴿ "benar-benar terdapat dalam kitab-kitab terdahulu, (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa," keduanya adalah rasul paling mulia setelah Muhammad a. Semua perintah-perintah di atas terdapat dalam seluruh syariat karena berguna untuk dunia dan akhirat. Perintah-perintah terse-but merupakan maslahat di seluruh waktu dan tempat.
Selesai. Segala puji hanya bagi Allah سبحانه وتعالى.
Page 591
سورة الطارق
At-Tariq
The Nightcommer · Meccan · 17 ayahs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
86:1
وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ ١
By the sky and the knocker
86:2
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ ٢
And what can make you know what is the knocker?
86:3
ٱلنَّجۡمُ ٱلثَّاقِبُ ٣
It is the piercing star1.
1 translator’s note
- Whose light pierces through the darkness. ↩
86:4
إِن كُلُّ نَفۡسٖ لَّمَّا عَلَيۡهَا حَافِظٞ ٤
There is no soul but that it has over it a protector.
86:5
فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ ٥
So let man observe from what he was created.
86:6
خُلِقَ مِن مَّآءٖ دَافِقٖ ٦
He was created from a fluid, ejected,
86:7
يَخۡرُجُ مِنۢ بَيۡنِ ٱلصُّلۡبِ وَٱلتَّرَآئِبِ ٧
Emerging from between the backbone and the ribs.
86:8
إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجۡعِهِۦ لَقَادِرٞ ٨
Indeed, He [i.e., Allāh], to return him [to life], is Able.
86:9
يَوۡمَ تُبۡلَى ٱلسَّرَآئِرُ ٩
The Day when secrets will be put on trial,1
1 translator’s note
- i.e., exposed, examined and judged. ↩
86:10
فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٖ وَلَا نَاصِرٖ ١٠
Then he [i.e., man] will have no power or any helper.
86:11
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجۡعِ ١١
By the sky which sends back1
1 translator’s note
- Rain, heat, sound waves, etc. ↩
86:12
وَٱلۡأَرۡضِ ذَاتِ ٱلصَّدۡعِ ١٢
And [by] the earth which splits,1
1 translator’s note
- With plant growth or from geological rifts. ↩
86:13
إِنَّهُۥ لَقَوۡلٞ فَصۡلٞ ١٣
Indeed, it [i.e., the Qur’ān] is a decisive statement,
86:14
وَمَا هُوَ بِٱلۡهَزۡلِ ١٤
And it is not amusement.
86:15
إِنَّهُمۡ يَكِيدُونَ كَيۡدٗا ١٥
Indeed, they are planning a plan,
86:16
وَأَكِيدُ كَيۡدٗا ١٦
But I am planning a plan.
86:17
فَمَهِّلِ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَمۡهِلۡهُمۡ رُوَيۡدَۢا ١٧
So allow time for the disbelievers. Leave them awhile.1
1 translator’s note
- i.e., Do not be in haste for revenge, for you will see what will become of them. ↩
سورة الأعلى
Al-A'la
The Most High · Meccan · 19 ayahs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
87:1
سَبِّحِ ٱسۡمَ رَبِّكَ ٱلۡأَعۡلَى ١
Exalt the name of your Lord, the Most High,
87:2
ٱلَّذِي خَلَقَ فَسَوَّىٰ ٢
Who created and proportioned
87:3
وَٱلَّذِي قَدَّرَ فَهَدَىٰ ٣
And who destined and [then] guided
87:4
وَٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلۡمَرۡعَىٰ ٤
And who brings out the pasture
87:5
فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحۡوَىٰ ٥
And [then] makes it black stubble.
87:6
سَنُقۡرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ ٦
We will make you recite, [O Muḥammad], and you will not forget,
87:7
إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۚ إِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلۡجَهۡرَ وَمَا يَخۡفَىٰ ٧
Except what Allāh should will. Indeed, He knows what is declared and what is hidden.
87:8
وَنُيَسِّرُكَ لِلۡيُسۡرَىٰ ٨
And We will ease you toward ease.1
1 translator’s note
- To the path of Allāh's religion, which is easy and natural, or toward Paradise, by giving opportunities for righteous deeds. ↩
87:9
فَذَكِّرۡ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكۡرَىٰ ٩
So remind, if the reminder should benefit;1
1 translator’s note
- i.e., wherever it will be heard and understood. ↩
87:10
سَيَذَّكَّرُ مَن يَخۡشَىٰ ١٠
He who fears [Allāh] will be reminded.
87:11
وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلۡأَشۡقَى ١١
But the wretched one will avoid it –
87:12
ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ ١٢
[He] who will [enter and] burn in the greatest Fire,
87:13
ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ ١٣
Neither dying therein nor living.
87:14
قَدۡ أَفۡلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ١٤
He has certainly succeeded who purifies himself
87:15
وَذَكَرَ ٱسۡمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ١٥
And mentions the name of his Lord and prays.