YunusJuz 11 · Page 219

Yunus 10:92

Jonah · Juz 11 · Page 219

فَٱلۡيَوۡمَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ لِمَنۡ خَلۡفَكَ ءَايَةٗۚ وَإِنَّ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِ عَنۡ ءَايَٰتِنَا لَغَٰفِلُونَ ٩٢

So today We will save you in body1 that you may be to those who succeed you a sign. And indeed, many among the people, of Our signs, are heedless.

1 translator’s note
  1. i.e., his dead body will be preserved and not destroyed. ↩

Tafsir · in Indonesian

As-Sa'di

Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.

Whole surah

Change

Commentary on 10:75–93

"Kemudian sesudah rasul-rasul itu, Kami utus Musa dan Harun kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya, dengan (mem-bawa) tanda-tanda (mukjizat-mukjizat) Kami, maka mereka me-nyombongkan diri dan mereka adalah orang-orang yang berdosa. Dan tatkala telah datang kepada mereka kebenaran dari sisi Kami, mereka berkata, 'Sesungguhnya ini adalah sihir yang nyata.' Musa berkata, 'Apakah kamu mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepadamu, sihirkah ini? Padahal ahli-ahli sihir itu tidak-lah mendapat kemenangan.' Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? Kami tidak akan memper-cayai kamu berdua.' Fir'aun berkata (kepada pemuka kaumnya), 'Datangkanlah kepadaku semua ahli-ahli sihir yang pandai!' Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka, 'Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan'." (Yunus: 75-80) "Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata kepada me-reka, 'Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenarannya.' Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapanNya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya). Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir'aun itu berbuat sewenang-we-nang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas. Musa berkata, 'Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakallah kepadaNya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri.' Lalu mereka berkata, 'Kepada Allah-lah kami bertawakal! Ya Rabb kami, janganlah Eng-kau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim'." (Yunus: 81-85) "Dan selamatkanlah kami dengan rahmatMu dari (tipu daya) orang-orang yang kafir. Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya, 'Kalian berdua ambillah beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah shalat serta gembira-kanlah orang-orang yang beriman.' Musa berkata, 'Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia. Ya Rabb kami akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalanMu. Ya Rabb kami, binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, sehingga mereka tidak beriman sampai mereka melihat siksaan yang pedih.' Allah berfirman, 'Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan janganlah sekali-kali kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui'." (Yunus: 86-89) "Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam, berkatalah dia, 'Saya percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya ter-masuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).' Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang ber-buat kerusakan? Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang da-tang sesudahmu, dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia le-ngah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. Dan sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang bagus dan Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik. Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (yang tersebut dalam Taurat). Sesungguhnya Rabbmu akan memutuskan antara mereka di Hari Kiamat tentang sesuatu yang mereka per-selisihkan itu." (Yunus: 90-93)

(75) Maksudnya, kemudian Kami mengutus (setelah para rasul yang Allah utus kepada kaum yang mendustakan yang di-binasakan) ﴾ مُّوسَىٰ ﴿ "Musa" bin Imran, Rasul yang berbicara kepada Allah (Kalimurrahman), salah seorang rasul Ulul Azmi, salah seorang Rasul besar yang diteladani oleh mereka yang mana syariat yang agung lagi luas diturunkan kepadanya, dan Kami menjadikan Harun saudaranya sebagai pendukungnya. Kami mengutus keduanya, ﴾ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ وَمَلَإِيْهِۦ ﴿ "kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya." Yakni para pemimpin dan pembesar kaumnya, karena mayoritas mereka mengikuti para pemimpin ﴾ بِـَٔايَٰتِنَا ﴿ "dengan (membawa) tanda-tanda (mukjizat-mukjizat) Kami", yang menunjukkan ajaran yang dibawa-nya yaitu tauhid dan larangan menyembah selainNya. ﴾ فَٱسۡتَكۡبَرُواْ ﴿ "Maka mereka menyombongkan diri", darinya sebagai bentuk kezha-liman dan tinggi hati setelah meyakininya. ﴾ وَكَانُواْ قَوۡمٗا مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Dan mereka adalah orang-orang yang berdosa." Allah telah memvonis me-reka sebagai orang-orang yang (bergelimang) dosa dan mendusta-kan (ajaran Nuh).

(76) ﴾ فَلَمَّا جَآءَهُمُ ٱلۡحَقُّ مِنۡ عِندِنَا ﴿ "Dan tatkala telah datang kepada me-reka kebenaran dari sisi Kami", yang merupakan kebenaran terbesar dan teragung. Ia dari sisi Allah yang mana seluruh leher tunduk kepada keagunganNya. Dia adalah Rabb semesta alam yang men-didik makhlukNya dengan nikmat-nikmatNya. Tatkala kebenaran dari Allah datang kepada mereka melalui Musa, maka mereka me-nolaknya dan tidak menerimanya. ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّ هَٰذَا لَسِحۡرٞ مُّبِينٞ ﴿ "Mereka berkata, 'Sesungguhnya ini adalah sihir yang nyata'." Mereka merasa tidak cukup –semoga Allah menimpakan keburukan kepada mereka– dengan berpaling dan menolak lebih dari itu, mereka menjadikan-nya sebagai kebatilan yang paling batil yaitu sihir yang hakikat sebenarnya adalah bualan, bahkan mereka menjadikannya sebagai sihir yang jelas lagi nyata padahal sebenarnya ia adalah kebenaran yang nyata.

(77) Oleh karena itu, ﴾ قَالَ مُوسَىٰٓ ﴿ "Musa berkata", kepada me-reka sebagai bentuk pencelaan atas penolakan terhadap kebenaran yang tidak ditolak kecuali oleh orang yang paling zhalim.﴾ أَتَقُولُونَ لِلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَكُمۡۖ ﴿ "Apakah kamu mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepadamu." Maksudnya, apakah kamu berkata bahwa ia adalah sihir yang nyata, ﴾ أَسِحۡرٌ هَٰذَا ﴿ "sihirkah ini?" Maksudnya, lihatlah sifatnya dan apa yang dikandungnya maka hanya dengan itu bisa dipastikan bahwa ia adalah kebenaran, ﴾ وَلَا يُفۡلِحُ ٱلسَّٰحِرُونَ ﴿ "padahal ahli-ahli sihir itu tidaklah mendapat kemenangan." Tidak di dunia dan tidak di akhirat. Lihatlah siapakah yang meraih akibat yang baik, siapa yang ber-untung, siapa yang berhasil, setelah itu mereka mengetahui dan setiap orang melihat bahwa Musalah yang menang dan beruntung dengan keberuntungan dunia dan akhirat.

(78) ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "Mereka berkata", kepada Musa, sebagai bentuk penolakan ucapannya dengan apa yang mana dia tidak mampu untuk menolaknya. ﴾ أَجِئۡتَنَا لِتَلۡفِتَنَا عَمَّا وَجَدۡنَا عَلَيۡهِ ءَابَآءَنَا ﴿ "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya." Maksudnya, apakah kamu datang kepada kami untuk menghalangi kami dari syirik dan ibadah kepada selain Allah yang kami dapati turun temurun dari nenek moyang kami dan memerintahkan kami agar menyembah Allah semata tanpa sekutu bagiNya. Mereka menjadikan ucapan nenek moyang mereka yang sesat sebagai hujjah yang dengannya mereka menolak kebenaran yang dibawa oleh Musa عليه السلام. Dan FirmanNya, ﴾ وَتَكُونَ لَكُمَا ٱلۡكِبۡرِيَآءُ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan supaya kamu ber-dua mempunyai kekuasaan di muka bumi?" Maksudnya, kamu datang kepada kami agar kamu menjadi pemimpin dan mengusir kami dari tanah air kami? Ini adalah tipuan dari mereka, promosi terhadap kebodohan mereka dan provokasi kepada orang awam agar me-musuhi Musa dan tidak beriman kepadanya. Ini tidak dijadikan sebagai hujjah oleh orang yang mengetahui hakikat dan mampu membedakan perkara-perkara, karena hujjah tidak ditolak kecuali dengan hujjah dan bukti. Adapun orang yang hadir membawa kebenaran lalu kebena-rannya ditolak dengan ucapan yang seperti ini maka itu menunjuk-kan kelemahan orang yang menghadirkannya untuk mendatangkan argumen yang bisa menolak pendapat lawan dialognya, karena seandainya dia mempunyai hujjah, niscaya dia menurunkannya dan tidak mengucapkan, "Tujuanmu adalah begini-begini, atau targetmu adalah ini dan ini." Sama saja dia jujur atau dusta dalam ucapannya dan pemberitaannya tentang maksud lawannya, padahal setiap orang yang mengetahui keadaan Musa dan ajaran yang didakwah-kannya, niscaya dia akan mengetahui bahwa dia sama sekali tidak memiliki tujuan berkuasa di muka bumi, tujuan Musa sama dengan tujuan para rasul yang lain: memberi petunjuk dan membimbing manusia kepada apa yang bermanfaat bagi mereka. Akan tetapi perkara sebenarnya adalah apa yang mereka ungkapkan sendiri dengan ucapannya, ﴾ وَمَا نَحۡنُ لَكُمَا بِمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Kami tidak akan mempercayai kamu berdua." Sebagai bentuk pengingkaran dan kesombongan bu-kan karena kebatilan apa yang dibawa oleh Musa dan Harun, tidak pula karena kerancuan padanya dan tidak pula karena makna-makna lainnya kecuali karena kezhaliman, permusuhan dan kekuasaan yang mereka tuduhkan kepada Musa dan Harun.

(79) ﴾ وَقَالَ فِرۡعَوۡنُ ﴿ "Fir'aun berkata (kepada pemuka kaumnya)", sebagai bentuk penentangan kepada kebenaran yang dibawa oleh Musa dan menunjukkan kekuatannya di depan kaum dan pengi-kutnya, ﴾ ٱئۡتُونِي بِكُلِّ سَٰحِرٍ عَلِيمٖ ﴿ "Datangkanlah kepadaku semua ahli-ahli sihir yang pandai." Yakni ahli dan mumpuni dalam urusan sihir, maka Fir'aun meminta agar para penyihir yang mahir dalam berbagai jenis dan bentuknya dihadirkan dari seluruh penjuru Mesir.

(80) ﴾ فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ ﴿ "Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang", untuk bertarung melawan Musa, ﴾ قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلۡقُواْ مَآ أَنتُم مُّلۡقُونَ ﴿ "Musa berkata kepada mereka, 'Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan'." Yakni apa pun yang kamu inginkan tanpa harus aku tentukan, hal itu karena Musa yakin dapat mengalahkan mereka, tak peduli mereka dan apa yang mereka hadirkan. @

(81) ﴾ فَلَمَّآ أَلۡقَوۡاْ ﴿ "Maka setelah mereka lemparkan", tambang-tambang dan tongkat-tongkat mereka, maka seolah-olah ia adalah ular yang merayap. ﴾ قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئۡتُم بِهِ ٱلسِّحۡرُۖ ﴿ "Musa berkata, 'Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir'." Ini adalah sihir yang besar, walau-pun ia besar, akan tetapi ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ سَيُبۡطِلُهُۥٓ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُصۡلِحُ عَمَلَ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ﴿ "sesung-guhnya Allah akan menampakkan ketidakbenarannya. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan." Karena mereka menginginkan (dengan hal tersebut) untuk mendukung kebatilan di atas kebenaran, adakah kerusakan yang lebih besar daripada ini? Begitulah setiap perusak melakukan sesuatu lalu dia membuat tipu daya dan makar, per-buatannya pasti batal dan terkikis, meskipun dalam waktu tertentu apa yang dilakukannya cukup laris, akan tetapi ujung-ujungnya adalah habis dan lenyap. Adapun orang-orang yang memperbaiki diri yang mana tujuan dari perbuatan mereka adalah Wajah Allah dan ia adalah perbuatan-perbuatan dan sarana-sarana yang berguna yang diperintahkan, maka Allah memperbaiki perbuatan mereka, menjunjungnya dan menumbuhkannya selalu.

(82) Musa melempar tongkatnya, ia pun melahap semua apa yang mereka bikin lalu batallah sihir mereka, lenyaplah kebatilan mereka. ﴾ وَيُحِقُّ ٱللَّهُ ٱلۡحَقَّ بِكَلِمَٰتِهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُجۡرِمُونَ ﴿ "Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapanNya walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya)." Maka ahli sihir itu tunduk kepada Musa ketika jelas bagi mereka kebenaran, Fir'aun mengancam mereka akan menyalib dan memotong tangan dan kaki mereka, tetapi mereka tidak gentar dan tetap teguh beriman.

(83) Adapun Fir'aun dengan kaum dan pembesarnya serta pengikut mereka maka tidak seorang pun dari mereka yang ber-iman bahkan mereka terus terlelap di dalam kesesatan mereka. Oleh karena itu Allah berfirman, ﴾ فَمَآ ءَامَنَ لِمُوسَىٰٓ إِلَّا ذُرِّيَّةٞ مِّن قَوۡمِهِۦ ﴿ "Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa)." Yakni anak-anak muda Bani Israil yang sabar dalam meng-hadapi rasa takut karena iman yang bercokol di dalam hatinya ﴾ عَلَىٰ خَوۡفٖ مِّن فِرۡعَوۡنَ وَمَلَإِيْهِمۡ أَن يَفۡتِنَهُمۡۚ ﴿ "dalam keadaan takut bahwa Fir'aun dan pe-muka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka", karena agama mereka. ﴾ وَإِنَّ فِرۡعَوۡنَ لَعَالٖ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Sesungguhnya Fir'aun itu berbuat semena-mena di muka bumi", maksudnya dia mempunyai kekuasaan dan kekuatan maka pantas mereka takut terhadap ancamannya, lebih-lebih karena dia ﴾ وَإِنَّهُۥ لَمِنَ ٱلۡمُسۡرِفِينَ ﴿ "termasuk orang-orang yang melampaui batas." Mak-sudnya, dia termasuk orang-orang yang melamapui batas dalam urusan melanggar dan menganiaya. Hikmah –wallahu a'lam– dari berimannya anak-anak muda dari Bani Israil kepada Musa adalah karena anak-anak muda lebih bisa menerima dan menaati kebenar-an, lain halnya dengan orang-orang tua yang hidup di atas kekufur-an, mereka lebih jauh dari kebenaran disebabkan karena keyakinan yang rusak yang ada di dalam hati mereka.

(84) ﴾ وَقَالَ مُوسَىٰ ﴿ "Musa berkata", dalam keadaan mewasiatkan kaumnya supaya bersabar, mengingatkan mereka dengan apa me-reka meminta pertolongan dalam hal itu, dia berkata, ﴾ يَٰقَوۡمِ إِن كُنتُمۡ ءَامَنتُم بِٱللَّهِ ﴿ "Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah," maka lakukanlah konsekuensi iman, ﴾ تَوَكَّلُوٓاْ إِن كُنتُم مُّسۡلِمِينَ ﴿ "dan bertakwalah kepadaNya saja jika kamu benar-benar orang yang berserah diri." Maksudnya, berpe-ganglah kepadaNya, kembalilah kepadaNya dan mohonlah perto-longan kepadaNya.

(85) ﴾ فَقَالُواْ ﴿ "Lalu mereka berkata", sebagai bentuk ketaatan dalam hal ini, ﴾ عَلَى ٱللَّهِ تَوَكَّلۡنَا رَبَّنَا لَا تَجۡعَلۡنَا فِتۡنَةٗ لِّلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Kepada Allah-lah kami bertawakal ! Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim." Maksudnya, janganlah Engkau men-jadikan mereka berkuasa atas kami yang akibatnya mereka akan menyiksa dan mengalahkan kami. Maka Bani Israil pun terfitnah oleh hal itu, dan mereka berkata, "Kalau mereka berpegang teguh pada kebenaran, niscaya mereka tidak dikalahkan."

(86) ﴾ وَنَجِّنَا بِرَحۡمَتِكَ مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ ﴿ "Dan selamatkanlah kami dengan rahmatMu dari (tipu daya) orang-orang yang kafir." Agar kami selamat dari kejahatan mereka dan agar kami berdiri tegak di atas agama kami dengan baik sehingga kami mampu menegakkan dan menam-pakkan syariat tanpa penentang dan pelawan.

Continue in the whole surah's tafsir

Saheeh International · As-Sa'di · Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api · Quran Foundation

Page 219

YunusJuz 11 · Page 219

10:89

قَالَ قَدۡ أُجِيبَت دَّعۡوَتُكُمَا فَٱسۡتَقِيمَا وَلَا تَتَّبِعَآنِّ سَبِيلَ ٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ ٨٩

[Allāh] said, "Your supplication has been answered."1 So remain on a right course and follow not the way of those who do not know."

1 translator’s note
  1. Literally, "the supplication of both of you," i.e., that of Moses and of Aaron, who joined by saying, "Āmeen" ("O Allāh, respond"). ↩

10:90

۞ وَجَٰوَزۡنَا بِبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱلۡبَحۡرَ فَأَتۡبَعَهُمۡ فِرۡعَوۡنُ وَجُنُودُهُۥ بَغۡيٗا وَعَدۡوًاۖ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَدۡرَكَهُ ٱلۡغَرَقُ قَالَ ءَامَنتُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱلَّذِيٓ ءَامَنَتۡ بِهِۦ بَنُوٓاْ إِسۡرَٰٓءِيلَ وَأَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ٩٠

And We took the Children of Israel across the sea, and Pharaoh and his soldiers pursued them in tyranny and enmity until, when drowning overtook him, he said, "I believe that there is no deity except that in whom the Children of Israel believe, and I am of the Muslims."

10:91

ءَآلۡـَٰٔنَ وَقَدۡ عَصَيۡتَ قَبۡلُ وَكُنتَ مِنَ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ٩١

Now? And you had disobeyed [Him] before and were of the corrupters?

10:92

فَٱلۡيَوۡمَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ لِمَنۡ خَلۡفَكَ ءَايَةٗۚ وَإِنَّ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِ عَنۡ ءَايَٰتِنَا لَغَٰفِلُونَ ٩٢

So today We will save you in body1 that you may be to those who succeed you a sign. And indeed, many among the people, of Our signs, are heedless.

1 translator’s note
  1. i.e., his dead body will be preserved and not destroyed. ↩

10:93

وَلَقَدۡ بَوَّأۡنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ مُبَوَّأَ صِدۡقٖ وَرَزَقۡنَٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ فَمَا ٱخۡتَلَفُواْ حَتَّىٰ جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُۚ إِنَّ رَبَّكَ يَقۡضِي بَيۡنَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فِيمَا كَانُواْ فِيهِ يَخۡتَلِفُونَ ٩٣

And We had certainly settled the Children of Israel in an agreeable settlement and provided them with good things. And they did not differ until [after] knowledge had come to them. Indeed, your Lord will judge between them on the Day of Resurrection concerning that over which they used to differ.

10:94

فَإِن كُنتَ فِي شَكّٖ مِّمَّآ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ فَسۡـَٔلِ ٱلَّذِينَ يَقۡرَءُونَ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكَۚ لَقَدۡ جَآءَكَ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ ٩٤

So if you are in doubt, [O Muḥammad], about that which We have revealed to you, then ask those who have been reading the Scripture before you. The truth has certainly come to you from your Lord, so never be among the doubters.

10:95

وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ٩٥

And never be of those who deny the signs of Allāh and [thus] be among the losers.1

1 translator’s note
  1. Among the interpretations of the last two verses is that they were meant to stir the Prophet (ﷺ) to declare and confirm his certainty, which he did. Another is that although the words are addressed to the Prophet (ﷺ), they are directed to all people. ↩

10:96

إِنَّ ٱلَّذِينَ حَقَّتۡ عَلَيۡهِمۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ لَا يُؤۡمِنُونَ ٩٦

Indeed, those upon whom the word [i.e., decree] of your Lord has come into effect will not believe,

10:97

وَلَوۡ جَآءَتۡهُمۡ كُلُّ ءَايَةٍ حَتَّىٰ يَرَوُاْ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَلِيمَ ٩٧

Even if every sign should come to them, until they see the painful punishment.

As-Sa'diTafsir · 10:92

Contents

Ayat al-Kursi36Al-Kahfpage 42juz 15Bukhari 1Muslim 2999

Style

Theme
Text size
View

Читать на русском