Al-Baqarah 2:138
The Cow · Juz 1 · Page 21
صِبۡغَةَ ٱللَّهِ وَمَنۡ أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبۡغَةٗۖ وَنَحۡنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ ١٣٨
[And say, "Ours is] the religion of Allāh. And who is better than Allāh in [ordaining] religion? And we are worshippers of Him."
Tafsir · in Indonesian
As-Sa'di
Medium · Clear and to the point: what to take from each passage.
Change
Commentary on 2:138
"Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepadaNya-lah kami menyembah." (Al-Baqarah: 138).
(138) Maksudnya, peganglah shibghah[15] Allah yaitu agama-Nya, tegakkanlah dia dengan penegakan sebenar-benarnya dengan segala perbuatan lahir maupun batin, dan juga akidah-akidahnya pada setiap waktu, hingga hal itu menjadi shibghah dan sifat di antara sifat-sifat kalian, lalu apabila dia adalah sifat dari sifat-sifat kalian, maka hal itu mengharuskan kalian untuk tunduk kepada perintah-perintahNya secara pasrah, penuh kesadaran dan kecin-taan, hingga agama menjadi tabiat kalian seperti sebuah celupan yang sempurna bagi sebuah pakaian yang jelas menjadi sifat bagi-nya, sehingga tercapailah kebahagiaan dunia maupun akhirat, karena agama menganjurkan kepada akhlak yang mulia, amalan yang luhur, dan perkara yang indah. Oleh karena itu, Allah berfirman sebagai kekaguman yang jelas bagi akal yang sehat, ﴾ وَمَنۡ أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبۡغَةٗۖ ﴿ "Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah?" Maksudnya, tidak ada yang lebih baik shibghahnya dari shibghah Allah. Apabila Anda ingin tahu salah satu contohnya yang menjelaskan kepada Anda tentang per-bedaan shibghah Allah dengan shibghah selainNya, maka analogi-kanlah sesuatu dengan hal yang berkontradiksi dengannya, bagai-manakah Anda melihat seorang hamba yang beriman kepada Tuhannya dengan keimanan yang benar yang mempengaruhi kepasrahan hati dan ketundukan anggota tubuh dengannya, dan dia akan selalu menghiasi dirinya dengan sifat-sifat yang mulia, amalan yang baik, adab yang luhur dan tata krama yang santun, juga menjauhkan dirinya dari sifat-sifat yang jelek, hina dan dina, maka sifatnya adalah kejujuran dalam perkataan dan perbuatan, sabar, ramah tamah, menjaga diri, berani, berbuat baik lewat lisan maupun tindakan, mencintai Allah, takut kepadaNya, khawatir akan pembalasanNya, mengharapNya, hingga dia ikhlas hanya untuk Allah dan berlaku baik kepada hamba-hambaNya, banding-kanlah dengan seorang hamba yang mengingkari Tuhannya, jauh dariNya dan mendekat kepada selainNya dari makhluk-makhluk-Nya. Dia mempunyai sifat yang buruk seperti kufur, syirik, dusta, khianat, tipu daya, tidak menjaga diri, dan berbuat tidak baik kepada makhluk secara lisan maupun tindakan, maka tidak ada keikhlasan kepada TuhanNya dan tidak juga berbuat baik kepada hamba-hambaNya. Dengan demikian sangatlah jelas perbedaan-nya bagi Anda di antara kedua hamba tersebut, dan mengertilah Anda bahwa tidak ada shibghah yang lebih baik daripada shibghah Allah, dan termasuk makna hal ini adalah tidak ada shibghah yang lebih jelek daripada orang yang tercelup dengan shibghah selain agama Allah. Dalam FirmanNya, ﴾ وَنَحۡنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ ﴿ "Dan hanya kepadaNya-lah kami menyembah," terkandung sebuah penjelasan akan shibghah tersebut yaitu menunaikan dua dasar; keikhlasan dan mengikuti contoh, karena ibadah itu adalah sebuah kata yang menyeluruh bagi setiap hal yang dicintai oleh Allah dan diridhaiNya, baik perbuatan maupun perkataan lahir maupun batin, dan hal itu tidak bisa ter-jadi, hingga Allah mensyariatkannya melalui lisan RasulNya. Keikhlasan itu adalah, seorang hamba menghendaki Wajah Allah semata dalam perbuatan-perbuatan tersebut, dan dengan mendahulukan kata yang menjadi obyek, maka maknanya bermak-sud pembatasan. Dan Allah berfirman, ﴾ وَنَحۡنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ ﴿ "Dan hanya kepadaNya-lah kami menyembah." Allah menjelaskan mereka dengan memakai kata "isim fa'il" atau kata benda pelaku yang menunjuk-kan akan kelanggengan dan keberlangsungan agar menunjukkan bahwa mereka bersifat seperti itu, dan hal itu telah menjadi shibghah bagi mereka secara pasti.
Page 21
2:135
وَقَالُواْ كُونُواْ هُودًا أَوۡ نَصَٰرَىٰ تَهۡتَدُواْۗ قُلۡ بَلۡ مِلَّةَ إِبۡرَٰهِـۧمَ حَنِيفٗاۖ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ١٣٥
They say, "Be Jews or Christians [so] you will be guided." Say, "Rather, [we follow] the religion of Abraham, inclining toward truth, and he was not of the polytheists."1
1 translator’s note
- Those who associate others with Allāh in worship. ↩
2:136
قُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَمَآ أُنزِلَ إِلَىٰٓ إِبۡرَٰهِـۧمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَٱلۡأَسۡبَاطِ وَمَآ أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَمَآ أُوتِيَ ٱلنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمۡ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّنۡهُمۡ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ ١٣٦
Say, [O believers], "We have believed in Allāh and what has been revealed to us and what has been revealed to Abraham and Ishmael and Isaac and Jacob and the Descendants [al-Asbāṭ]1 and what was given to Moses and Jesus and what was given to the prophets from their Lord. We make no distinction between any of them, and we are Muslims [in submission] to Him."
1 translator’s note
- The twelve tribes of Israel descended from Jacob. ↩
2:137
فَإِنۡ ءَامَنُواْ بِمِثۡلِ مَآ ءَامَنتُم بِهِۦ فَقَدِ ٱهۡتَدَواْۖ وَّإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّمَا هُمۡ فِي شِقَاقٖۖ فَسَيَكۡفِيكَهُمُ ٱللَّهُۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ ١٣٧
So if they believe in the same as you believe in, then they have been [rightly] guided; but if they turn away, they are only in dissension, and Allāh will be sufficient for you against them. And He is the Hearing, the Knowing.
2:138
صِبۡغَةَ ٱللَّهِ وَمَنۡ أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبۡغَةٗۖ وَنَحۡنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ ١٣٨
[And say, "Ours is] the religion of Allāh. And who is better than Allāh in [ordaining] religion? And we are worshippers of Him."
2:139
قُلۡ أَتُحَآجُّونَنَا فِي ٱللَّهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمۡ وَلَنَآ أَعۡمَٰلُنَا وَلَكُمۡ أَعۡمَٰلُكُمۡ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُخۡلِصُونَ ١٣٩
Say, [O Muḥammad], "Do you argue with us about Allāh while He is our Lord and your Lord? For us are our deeds, and for you are your deeds. And we are sincere [in deed and intention] to Him."
2:140
أَمۡ تَقُولُونَ إِنَّ إِبۡرَٰهِـۧمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَٱلۡأَسۡبَاطَ كَانُواْ هُودًا أَوۡ نَصَٰرَىٰۗ قُلۡ ءَأَنتُمۡ أَعۡلَمُ أَمِ ٱللَّهُۗ وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن كَتَمَ شَهَٰدَةً عِندَهُۥ مِنَ ٱللَّهِۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ ١٤٠
Or do you say that Abraham and Ishmael and Isaac and Jacob and the Descendants were Jews or Christians? Say, "Are you more knowing or is Allāh?" And who is more unjust than one who conceals a testimony1 he has from Allāh? And Allāh is not unaware of what you do.
1 translator’s note
- Statements in previous scriptures attesting to the nature of Allāh's religion (Islām) and the coming of Prophet Muḥammad (ﷺ) . ↩
2:141
تِلۡكَ أُمَّةٞ قَدۡ خَلَتۡۖ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَلَكُم مَّا كَسَبۡتُمۡۖ وَلَا تُسۡـَٔلُونَ عَمَّا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٤١
That is a nation which has passed on. It will have [the consequence of] what it earned, and you will have what you have earned. And you will not be asked about what they used to do.