Al-MukhtasarAn‑Nur · 24:61–64

Al-Mukhtasar · Tafsir · in Indonesian

An-Nur 24:61–64

24:61Page 358

لَّيۡسَ عَلَى ٱلۡأَعۡمَىٰ حَرَجٞ وَلَا عَلَى ٱلۡأَعۡرَجِ حَرَجٞ وَلَا عَلَى ٱلۡمَرِيضِ حَرَجٞ وَلَا عَلَىٰٓ أَنفُسِكُمۡ أَن تَأۡكُلُواْ مِنۢ بُيُوتِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ ءَابَآئِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ أُمَّهَٰتِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ إِخۡوَٰنِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ أَخَوَٰتِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ أَعۡمَٰمِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ عَمَّٰتِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ أَخۡوَٰلِكُمۡ أَوۡ بُيُوتِ خَٰلَٰتِكُمۡ أَوۡ مَا مَلَكۡتُم مَّفَاتِحَهُۥٓ أَوۡ صَدِيقِكُمۡۚ لَيۡسَ عَلَيۡكُمۡ جُنَاحٌ أَن تَأۡكُلُواْ جَمِيعًا أَوۡ أَشۡتَاتٗاۚ فَإِذَا دَخَلۡتُم بُيُوتٗا فَسَلِّمُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِكُمۡ تَحِيَّةٗ مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ مُبَٰرَكَةٗ طَيِّبَةٗۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ٦١

There is not upon the blind [any] constraint nor upon the lame constraint nor upon the ill constraint nor upon yourselves when you eat from your [own] houses or the houses of your fathers or the houses of your mothers or the houses of your brothers or the houses of your sisters or the houses of your father's brothers or the houses of your father's sisters or the houses of your mother's brothers or the houses of your mother's sisters or [from houses] whose keys you possess or [from the house] of your friend. There is no blame upon you whether you eat together or separately. But when you enter houses, give greetings of peace1 upon each other - a greeting from Allāh, blessed and good. Thus does Allāh make clear to you the verses [of ordinance] that you may understand.

Tidak ada dosa bagi orang buta yang kehilangan penglihatannya, tidak pula ada dosa bagi orang pincang, dan tidak pula bagi orang sakit bila mereka meninggalkan kewajiban yang mereka tidak sanggup laksanakan seperti jihad di jalan Allah. Tidak ada dosa juga bagi diri kalian -wahai orang-orang beriman- bila makan di rumah kalian sendiri, termasuk juga rumah anak laki-laki kalian, atau makan di rumah bapak-bapak kalian, di rumah ibu-ibu kalian, di rumah saudara laki-laki kalian, di rumah saudari-saudari kalian, di rumah saudara laki-laki bapak kalian, di rumah saudari bapak-bapak kalian, di rumah saudara laki-laki ibu kalian, di rumah saudari ibu kalian, dan di rumah yang kalian miliki kuncinya seperti penjaga kebun. Tidak ada dosa juga untuk kalian bila makan di rumah kawan-kawan kalian karena biasanya hal itu terjadi lantaran kerelaannya untuk itu, tidak ada pula dosa bagi kalian bila makan bersama-sama atau sendirian. Apabila kalian memasuki suatu rumah seperti rumah-rumah yang di sebutkan di atas atau rumah selainnya maka hendaklah kalian memberi salam kepada penghuninya dengan mengucapkan, "Assalamu alaikum". Namun, apabila di dalamnya tidak terdapat seorang pun penghuninya maka ucapkanlah salam kepada dirimu sendiri dengan mengucapkan, "As-salāmu 'alainā wa 'alā 'ibādillāhiṣ-ṣālihīn" (artinya: semoga keselamatan dianugerahkan kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh) sebagai ucapan salam dari sisi Allah yang disyariatkan-Nya untuk kalian lagi membawa keberkahan karena ia menebarkan sikap saling mencintai dan persatuan di antara kalian, juga baik karena bisa menenangkan hati pendengarnya. Dengan penjelasan-penjelasan seperti ini yang juga disebutkan sebelumnya dalam surah ini, Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya agar kalian memahaminya dan mengamalkan kandungannya.

24:62Page 359

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَإِذَا كَانُواْ مَعَهُۥ عَلَىٰٓ أَمۡرٖ جَامِعٖ لَّمۡ يَذۡهَبُواْ حَتَّىٰ يَسۡتَـٔۡذِنُوهُۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَـٔۡذِنُونَكَ أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦۚ فَإِذَا ٱسۡتَـٔۡذَنُوكَ لِبَعۡضِ شَأۡنِهِمۡ فَأۡذَن لِّمَن شِئۡتَ مِنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمُ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٦٢

The believers are only those who believe in Allāh and His Messenger and, when they are [meeting] with him for a matter of common interest, do not depart until they have asked his permission. Indeed, those who ask your permission, [O Muḥammad] - those are the ones who believe in Allāh and His Messenger. So when they ask your permission due to something of their affairs, then give permission to whom you will among them and ask forgiveness for them of Allāh. Indeed, Allāh is Forgiving and Merciful.

Sesungguhnya orang-orang yang benar-benar mukmin lagi jujur dalam keimanan mereka ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Apabila mereka berada bersama-sama Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam suatu urusan yang merupakan maslahat umat Islam mereka tidak meninggalkan Rasulullah sebelum meminta izin kepadanya untuk pergi. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu -wahai Rasul- tatkala meninggalkanmu, mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya secara jujur. Apabila mereka meminta izin kepadamu karena suatu keperluan yang penting bagi mereka maka izinkanlah bagi siapa yang kamu kehendaki di antara mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah agar menghapus dosa-dosa mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun atas dosa-dosa hamba yang bertobat kepada-Nya, lagi Maha Penyayang terhadap mereka.

24:63Page 359

لَّا تَجۡعَلُواْ دُعَآءَ ٱلرَّسُولِ بَيۡنَكُمۡ كَدُعَآءِ بَعۡضِكُم بَعۡضٗاۚ قَدۡ يَعۡلَمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنكُمۡ لِوَاذٗاۚ فَلۡيَحۡذَرِ ٱلَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنۡ أَمۡرِهِۦٓ أَن تُصِيبَهُمۡ فِتۡنَةٌ أَوۡ يُصِيبَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ ٦٣

Do not make [your] calling of the Messenger among yourselves as the call of one of you to another. Already Allāh knows those of you who slip away, concealed by others. So let those beware who dissent from his [i.e., the Prophet's] order,1 lest fitnah2 strike them or a painful punishment.

Wahai orang-orang mukmin! Muliakanlah Rasulullah. Apabila kalian memanggilnya maka janganlah kalian memanggilnya seperti panggilan kalian kepada sebagian yang lain, yaitu dengan menyebut namanya seperti, "Wahai Muhammad", atau dengan menyebut nama ayahnya seperti, "Wahai Putra Abdullah". Akan tetapi, katakanlah, "Wahai Rasulullah", "Wahai Nabi Allah". Apabila dia menyeru kalian untuk perkara umum maka janganlah kalian menjadikan seruannya seperti seruan sebagian kalian kepada sebagian yang lain yang biasanya terjadi dalam perkara-perkara yang kurang penting, akan tetapi bersegeralah untuk memenuhi seruannya. Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kalian secara sembunyi-sembunyi tanpa izin, sebab itu hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- takut akan ditimpa cobaan dan bencana atau ditimpa azab pedih yang mereka tidak akan sanggup menahannya.

24:64Page 359

أَلَآ إِنَّ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ قَدۡ يَعۡلَمُ مَآ أَنتُمۡ عَلَيۡهِ وَيَوۡمَ يُرۡجَعُونَ إِلَيۡهِ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُواْۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ٦٤

Unquestionably, to Allāh belongs whatever is in the heavens and earth. Already He knows that upon which you [stand]1 and [knows] the Day2 when they will be returned to Him and He will inform them of what they have done. And Allāh is Knowing of all things.

Ketahuilah, sesungguhnya kepunyaan Allah sendirilah semua yang ada di langit dan di bumi, Dialah yang menciptakan, menguasai, dan mengatur semuanya. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang sedang kalian alami -wahai sekalian manusia-, tidak ada yang tersembunyi dari-Nya sedikit pun. Pada hari Kiamat kelak -ketika mereka semua dikembalikan kepada-Nya dengan dibangkitkan setelah mati- Dia akan menerangkan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan di dunia. Allah Maha mengetahui segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya, baik di langit maupun di bumi.

Text: Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api (MIT), at a fixed version. The ayahs: Quran Foundation. Sources and licences

Contents

Ayat al-Kursi36Al-Kahfpage 42juz 15Bukhari 1Muslim 2999

Style

Theme
Text size
Layout

Читать на русском