Al-Mukhtasar · Tafsir · in Indonesian
الأعلى
Al-A'la
The Most High · Meccan · 19 ayahs
Sucikanlah Tuhanmu Yang Mahatinggi di atas makhluk-Nya dengan melafalkan nama-Nya saat engkau menyebut dan mengagungkan-Nya.
Dialah yang menciptakan manusia dengan sempurna dan menyeimbangkan bentuknya.
Dialah yang menakdirkan berbagai makhluk dengan segala jenis, macam, dan sifatnya, serta memberi petunjuk kepada setiap makhluk tentang segala yang sesuai dan cocok baginya.
Dialah yang mengeluarkan dari bumi rerumputan yang menjadi makanan bagi hewan ternakmu.
Lalu Dia menjadikan rerumputan itu batang kering yang kehitam-hitaman setelah sebelumnya hijau nan segar.
87:6Page 591
سَنُقۡرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ ٦
We will make you recite, [O Muḥammad], and you will not forget,
Kami akan membacakan kepadamu Al-Qur`ān -wahai Rasul- dan Kami mengumpulkannya di dalam dadamu, sehingga engkau tidak akan melupakannya. Oleh karena itu, janganlah engkau mendahului Jibril dalam membacanya sebagaimana yang pernah engkau lakukan karena keinginanmu yang kuat agar tidak melupakannya,
87:7Page 591
إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۚ إِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلۡجَهۡرَ وَمَا يَخۡفَىٰ ٧
Except what Allāh should will. Indeed, He knows what is declared and what is hidden.
kecuali apa yang Allah kehendaki untuk kamu lupakan karena suatu hikmah. Sesungguhnya Dia -Subḥānahu wa Ta'ālā- mengetahui apa yang di tampakkan dan apa yang disembunyikan, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.
Kami memudahkan bagimu untuk melakukan perbuatan yang diridai Allah sekaligus yang memasukkanmu ke dalam surga.
Oleh karena itu, nasihatilah manusia dengan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dari Al-Qur`ān dan ingatkanlah mereka selama peringatan itu masih didengarkan.
Orang yang takut kepada Allah akan menerima nasihat-nasihatmu karena dialah yang bisa mendapatkan manfaat dari nasihat itu.
Sebaliknya, orang yang kafir akan menjauh dan lari dari nasihat itu karena ia adalah manusia paling sengsara di akhirat dengan masuk ke neraka.
87:12Page 591
ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ ١٢
[He] who will [enter and] burn in the greatest Fire,
Dialah yang masuk ke dalam neraka akhirat yang besar, ia merasa sengsara karena panasnya dan tersiksa karenanya selamanya.
Kemudian ia tinggal abadi di dalam neraka, ia tidak pernah mati yang menjadikannya bisa beristirahat dari siksa yang menyengsarakannya dan tidak pula bisa merasakan hidup yang baik dan mulia.
Sungguh, beruntunglah orang yang telah membersihkan diri dari kesyirikan dan kemaksiatan dengan mendapatkan apa yang diinginkannya,
dan ia mengingat Tuhannya sesuai cara yang disyariatkan-Nya dengan berbagai zikir dan mendirikan salat dengan tata cara yang seharusnya.
Akan tetapi, kalian justru lebih mengutamakan dan memprioritaskan kehidupan dunia atas kehidupan akhirat, padahal perbedaan di antara keduanya sangatlah besar.
Sungguh, akhirat itu lebih baik, lebih utama, dan lebih kekal daripada dunia dengan berbagai kesenangan dan kenikmatan yang ada padanya karena kenikmatan yang ada di akhirat tidak pernah berhenti selamanya.
Sesungguhnya apa yang Kami sebutkan kepada kalian berupa perintah-perintah dan berita-berita ini termaktub dalam suhuf-suhuf yang telah Kami turunkan sebelum Al-Qur`ān.
Suhuf-suhuf tersebut adalah yang diturunkan kepada Ibrahim dan Musa -'alaihimassalām-.
Text: Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api (MIT), at a fixed version. The ayahs: Quran Foundation. Sources and licences