Al-Mukhtasar · Tafsir · in Indonesian
التين
At-Tin
The Fig · Meccan · 8 ayahs
Allah bersumpah dengan buah tiin dan tempat tumbuhnya, serta bersumpah dengan buah zaitun dan tempat tumbuhnya di negeri Palestina.
Allah juga bersumpah dengan bukit Sinai yang merupakan tempat Allah memanggil Nabi-Nya, Musa -'alaihissalām-.
Kemudian Dia bersumpah dengan tanah haram Makkah yang merupakan tempat aman bagi orang orang yang memasukinya sekaligus tempat pengutusan Nabi Muhammad -Ṣallallāhu 'alahi wasallam-.
95:4Page 597
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ ٤
We have certainly created man in the best of stature;1
Sungguh Kami telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik ciptaan dan seindah-indahnya rupa.
Kemudian Kami kembalikan fisiknya menjadi tua dan pikun di dunia, sehingga tak dapat memanfaatkan jasadnya sebagaimana ia tak dapat mengambil manfaat bila fitrahnya rusak dan masuk neraka,
95:6Page 597
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ ٦
Except for those who believe and do righteous deeds, for they will have a reward uninterrupted.
kecuali orang yang beriman kepada Allah dan melakukan amal saleh karena meskipun jasad mereka menua, namun bagi mereka balasan yang kekal dan tidak terputus, yaitu surga karena mereka menyucikan fitrah diri mereka.
Lantas apa yang menjadikanmu -wahai manusia- mendustakan hari Pembalasan setelah kamu melihat langsung sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya yang banyak?!
Bukankah Allah -dengan menjadikan hari Kiamat sebagai hari Pembalasan- adalah Sang Hakim yang paling bijaksana dan paling adil?! Apakah masuk akal bahwa Allah meninggalkan hamba-hamba-Nya begitu saja tanpa mengadili di antara mereka, yaitu dengan membalas orang yang baik karena kebaikannya dan membalas orang jahat karena kejahatannya?!
Text: Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api (MIT), at a fixed version. The ayahs: Quran Foundation. Sources and licences