Ас-СаадиАш‑Шура · 42:40–53

Ас-Саади · Тафсир · на индонезийском

Аш-Шура 42:40–53

42:40–43Страница 487

وَجَزَٰٓؤُاْ سَيِّئَةٖ سَيِّئَةٞ مِّثۡلُهَاۖ فَمَنۡ عَفَا وَأَصۡلَحَ فَأَجۡرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ ٤٠

Воздаянием за зло является равноценное зло. Но если кто простит и установит мир, то его награда будет за Аллахом. Воистину, Он не любит беззаконников.

وَلَمَنِ ٱنتَصَرَ بَعۡدَ ظُلۡمِهِۦ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَا عَلَيۡهِم مِّن سَبِيلٍ ٤١

Нет укора тем, которые мстят после того, как с ними поступили несправедливо.

إِنَّمَا ٱلسَّبِيلُ عَلَى ٱلَّذِينَ يَظۡلِمُونَ ٱلنَّاسَ وَيَبۡغُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ بِغَيۡرِ ٱلۡحَقِّۚ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ ٤٢

Укора заслуживают только те, которые поступают несправедливо с людьми и бесчинствуют на земле без всякого права. Им уготованы мучительные страдания.

وَلَمَن صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَٰلِكَ لَمِنۡ عَزۡمِ ٱلۡأُمُورِ ٤٣

А если кто проявит терпение и простит, то ведь в этих делах надлежит проявлять решимость.

"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas tanggungan Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim. Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka. Sesungguhnya jalan itu atas orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan." (Asy-Syura: 40-43).

(40) Allah سبحانه وتعالى menjelaskan pada ayat ini tingkatan-tingkatan hukuman, yaitu ada tiga tingkatan: Keadilan, keutamaan, dan kezhaliman. Tingkatan adil adalah membalas kejahatan dengan kejahatan serupa, tidak lebih dan tidak kurang. Maka nyawa di-balas dengan nyawa, setiap anggota tubuh dengan anggota tubuh yang sama, dan harta dibalas dengan ganti rugi harta yang semisal. Tingkatan keutamaan adalah memaafkan dan berdamai dengan yang berbuat kesalahan. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ فَمَنۡ عَفَا وَأَصۡلَحَ فَأَجۡرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِۚ ﴿ "Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas tanggungan Allah." Allah akan memberinya balasan upah yang sangat besar dan pahala yang sangat banyak. Allah سبحانه وتعالى memberikan persyaratan dalam pemberian maaf, yaitu untuk perbaikan dan memberikan petunjuk bahwa apabila si pelaku kejahatan itu tidak pantas diberi maaf sedangkan masla-hat syar'i menuntut ia harus dihukum, maka dalam kondisi seperti ini pemberian maaf tidak diperintahkan. Dan pada pahala yang ditanggung Allah itu mengandung himbauan untuk memberikan maaf, dan hendaknya seorang hamba memperlakukan manusia dengan perlakuan yang dicintai oleh Allah. Sebagaimana ia senang kalau dimaafkan oleh Allah, maka hendaknya ia memaafkan me-reka. Sebagaimana ia senang kalau diampuni Allah, maka hendak-lah ia mengampuni mereka, karena sesungguhnya ganjaran itu sejenis dengan perbuatan. Dan tingkatan kezhaliman telah dijelaskan oleh Allah سبحانه وتعالى de-ngan FirmanNya, ﴾ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim," yaitu orang-orang yang terlebih dahulu melakukan kejahatan terhadap orang lain, atau membalas pelaku kejahatan dengan balasan yang melebihi kejahatannya. Jadi, ber-lebihan itu adalah tindak kezhaliman.

(41) ﴾ وَلَمَنِ ٱنتَصَرَ ﴿ "Dan sesungguhnya orang-orang yang mem-bela diri," dari ﴾ بَعۡدَ ظُلۡمِهِۦ ﴿ "sesudah teraniaya," maksudnya, membela diri dari orang yang menganiayanya setelah kezhaliman menimpa-nya, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَا عَلَيۡهِم مِّن سَبِيلٍ ﴿ "tidak ada suatu dosa pun atas mereka." Arti-nya, tidak ada dosa atas mereka dalam melakukan pembelaan itu. FirmanNya, ﴾ وَٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَابَهُمُ ٱلۡبَغۡيُ ﴿ "Dan orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zhalim," dan FirmanNya,﴾ وَلَمَنِ ٱنتَصَرَ بَعۡدَ ظُلۡمِهِۦ ﴿ "Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah ter-aniaya," menunjukkan bahwa perbuatan penganiayaan dan kezha-liman sudah ada dan telah terjadi. Adapun kalau masih hanya dalam bentuk keinginan untuk melakukan penganiayaan terhadap orang lain dan keinginan untuk bertindak zhalim, namun belum dilakukan sedikitpun, maka yang seperti ini tidak boleh diberi ba-lasan dengan yang serupa. Ia hanya diberi pelajaran yang bisa mem-buatnya jera dari perkataan atau perbuatan yang berasal darinya.

(42) ﴾ إِنَّمَا ٱلسَّبِيلُ ﴿ "Sesungguhnya jalan itu," artinya, sesung-guhnya hujjah berupa hukuman syar'i itu d i t u j u k a n ﴾ عَلَى ٱلَّذِينَ يَظۡلِمُونَ ٱلنَّاسَ وَيَبۡغُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ بِغَيۡرِ ٱلۡحَقِّۚ ﴿ "atas orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak." Ini meliputi semua bentuk kezhaliman dan penganiayaan terhadap orang lain, terhadap darah (jiwa) mereka, harta atau kehormatan mereka. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ ﴿ "Mereka itu mendapat azab yang pedih," artinya, yang menyakitkan jiwa dan badan sesuai dengan kezhaliman dan penganiayaannya.

(43) ﴾ وَلَمَن صَبَرَ ﴿ "Tetapi orang yang bersabar" dalam mengha-dapi apa yang dia rasakan dari gangguan orang lain, ﴾ وَغَفَرَ ﴿ "dan memaafkan" mereka dengan memaafkan perbuatan yang mereka lakukan terhadapnya, ﴾ إِنَّ ذَٰلِكَ لَمِنۡ عَزۡمِ ٱلۡأُمُورِ ﴿ "sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan," artinya, termasuk perkara-perkara yang dianjurkan dan ditekankan oleh Allah dan Allah me-ngabarkan bahwa ia tidak akan dilakukan kecuali oleh orang-orang yang penyabar yang memperoleh keutamaan yang sangat besar, dan ia termasuk perkara yang tidak bisa dilakukan kecuali oleh orang-orang yang memiliki tekad dan kemauan keras dan orang-orang yang memiliki pikiran dan nurani. Sebab, sesungguhnya tidak melakukan pembelaan diri dengan ucapan atau perbuatan adalah merupakan sesuatu yang sangat berat bagi jiwa, dan sabar atas gangguan, memaafkan, mengampuni dan membalasnya de-ngan kebaikan adalah lebih berat dan lebih berat lagi. Namun, itu semua ringan bagi orang yang diringankan oleh Allah dan berjihad melawan nafsunya untuk bisa bersikap demikian serta memohon pertolongan kepada Allah سبحانه وتعالى untuk itu. Kemudian apabila seorang hamba merasakan manisnya sabar dan menemukan pengaruh-pengaruhnya, maka ia akan menghadapi semua itu dengan lapang dada, akhlak mulia, dan menikmatinya.

42:44–46Страница 487

وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن وَلِيّٖ مِّنۢ بَعۡدِهِۦۗ وَتَرَى ٱلظَّٰلِمِينَ لَمَّا رَأَوُاْ ٱلۡعَذَابَ يَقُولُونَ هَلۡ إِلَىٰ مَرَدّٖ مِّن سَبِيلٖ ٤٤

У того, кого Аллах ввел в заблуждение, после этого не будет покровителя. Ты увидишь, как беззаконники, увидев мучения, скажут: «Нет ли пути для возвращения?».

وَتَرَىٰهُمۡ يُعۡرَضُونَ عَلَيۡهَا خَٰشِعِينَ مِنَ ٱلذُّلِّ يَنظُرُونَ مِن طَرۡفٍ خَفِيّٖۗ وَقَالَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّ ٱلۡخَٰسِرِينَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ وَأَهۡلِيهِمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ أَلَآ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ فِي عَذَابٖ مُّقِيمٖ ٤٥

Ты увидишь, как их представят ему (Аду) смиренными от унижения и поглядывающими на него искоса. Те же, которые уверовали, скажут: «Воистину, потерпевшими убыток являются те, которые потеряли самих себя и свои семьи в День воскресения». Воистину, беззаконники пребудут в вечных мучениях.

وَمَا كَانَ لَهُم مِّنۡ أَوۡلِيَآءَ يَنصُرُونَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِۗ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن سَبِيلٍ ٤٦

У них не будет покровителей и помощников, которые бы помогли им вместо Аллаха. Нет пути тому, кого Аллах ввел в заблуждение.

"Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada baginya seorang pemimpin pun sesudah itu. Dan kamu akan melihat orang-orang yang zhalim ketika mereka melihat azab berkata, 'Adakah kiranya jalan untuk kembali?' Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena terhina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata, 'Sesungguhnya orang-orang yang merugi ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan keluarga mereka pada Hari Kiamat.' Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu berada dalam azab yang kekal. Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidaklah ada baginya sesuatu jalan pun." (Asy-Syura: 44-46).

(44) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwa Dia-lah sendirian yang memberikan hidayah dan menyesatkan, dan ﴾ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ ﴿ "siapa yang disesatkan Allah" disebabkan kezhalimannya, ﴾ فَمَا لَهُۥ مِن وَلِيّٖ مِّنۢ بَعۡدِهِۦۗ ﴿ "maka tidak ada baginya seorang pemimpin pun sesudah itu," yang bisa mengurusi permasalahannya dan memberinya hidayah. ﴾ وَتَرَى ٱلظَّٰلِمِينَ لَمَّا رَأَوُاْ ٱلۡعَذَابَ ﴿ "Dan kamu akan melihat orang-orang yang zhalim ketika mereka melihat azab" dengan penglihatan yang sangat mengerikan, sulit dan sangat keji, di mana mereka menampakkan penyesalan yang sangat besar dan rasa sedih atas apa yang telah mereka lakukan dahulu dan ﴾ يَقُولُونَ هَلۡ إِلَىٰ مَرَدّٖ مِّن سَبِيلٖ ﴿ "berkata, 'Adakah kiranya jalan untuk kembali," artinya, apakah ada jalan bagi kami atau upaya untuk bisa kembali ke dunia agar kami bisa me-lakukan selain dari apa yang telah kami lakukan dahulu? Ini adalah permintaan sesuatu yang mustahil yang tidak mungkin.

(45) ﴾ وَتَرَىٰهُمۡ يُعۡرَضُونَ عَلَيۡهَا ﴿ "Dan kamu akan melihat mereka di-hadapkan kepadanya," maksudnya, kepada neraka ﴾ خَٰشِعِينَ مِنَ ٱلذُّلِّ ﴿ "dalam keadaan tunduk karena terhina," yakni, kamu lihat badan me-reka tunduk karena kehinaan yang ada dalam hati mereka,﴾ يَنظُرُونَ مِن طَرۡفٍ خَفِيّٖۗ ﴿ "mereka melihat dengan pandangan yang lesu," maksudnya, melihat ke neraka dengan lirikan dan sudut mata karena sangat ketakutan. ﴾ وَقَالَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ﴿ "Dan orang-orang yang beriman berkata," saat tampak semua akhir kesudahan manusia dan sudah terpisah de-ngan jelas orang-orang yang jujur dari yang lainnya, ﴾ إِنَّ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang merugi" yang sebenarnya, ﴾ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ وَأَهۡلِيهِمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ ﴿ "ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan keluarga mereka pada Hari Kiamat," di mana mereka telah merugikan diri mereka sendiri akan pahala yang berlimpah dan mereka memperoleh hukuman yang sangat menyakitkan, dan mereka dipisahkan dari keluarga mereka sehingga mereka tidak dapat berkumpul bersama sepanjang hukuman yang mereka alami. ﴾ أَلَآ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zhalim," terhadap diri mereka dengan melakukan kekufuran dan berbagai maksiat, ﴾ فِي عَذَابٖ مُّقِيمٖ ﴿ "berada dalam azab yang kekal," di dasarnya dan di tengah-tengahnya, tenggelam di dalamnya, tidak akan di-keluarkan darinya selama-lamanya, dan tidak pula dikurangi sedi-kitpun dari mereka, sedangkan mereka berputus asa di dalamnya.

(46) ﴾ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنۡ أَوۡلِيَآءَ يَنصُرُونَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِۗ ﴿ "Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah" sebagaimana mereka dahulu di dunia yang memanja-kan diri mereka dengan hal itu. Maka pada Hari Kiamat tampaklah bagi mereka dan bagi yang lain bahwa semua bentuk hubungan mereka yang mereka dambakan itu sudah terputus, dan bahwa sesungguhnya di kala azab Allah menimpa mereka maka sama sekali tidak bisa ditolak. ﴾ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن سَبِيلٍ ﴿ "Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidaklah ada baginya sesuatu jalan pun," yang dengannya hidayah bisa diperoleh. Jadi, mereka telah sesat saat mereka mengklaim manfaat dan bisa menolak bahaya pada para sembahan-sembahan mereka. Maka pada saat itu terbuktilah ke-sesatan mereka.

42:47–48Страница 488

ٱسۡتَجِيبُواْ لِرَبِّكُم مِّن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَ يَوۡمٞ لَّا مَرَدَّ لَهُۥ مِنَ ٱللَّهِۚ مَا لَكُم مِّن مَّلۡجَإٖ يَوۡمَئِذٖ وَمَا لَكُم مِّن نَّكِيرٖ ٤٧

Ответьте вашему Господу прежде, чем наступит день от Аллаха, который невозможно отвратить (или день, который Аллах не отвратит). В тот день не будет для вас убежища, и вы не сможете отрицать свои грехи.

فَإِنۡ أَعۡرَضُواْ فَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ عَلَيۡهِمۡ حَفِيظًاۖ إِنۡ عَلَيۡكَ إِلَّا ٱلۡبَلَٰغُۗ وَإِنَّآ إِذَآ أَذَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ مِنَّا رَحۡمَةٗ فَرِحَ بِهَاۖ وَإِن تُصِبۡهُمۡ سَيِّئَةُۢ بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيهِمۡ فَإِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ كَفُورٞ ٤٨

Если же они отвернутся, то ведь Мы не посылали тебя их хранителем. На тебя возложена только передача откровения. Когда Мы даем человеку вкусить Нашу милость, он радуется ей. Когда же его поражает зло за то, что приготовили его руки, то человек становится неблагодарен.

"Patuhilah seruan Rabbmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak mem-peroleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak pula dapat mengingkari. Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan. Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami, maka dia bergembira-ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan dise-babkan perbuatan tangan mereka sendiri, karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar." (Asy-Syura: 47-48).

(47) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan hamba-hambaNya untuk memenuhi seruanNya dengan mematuhi apa-apa yang diperin-tahkanNya dan menjauhi apa-apa yang dilarangNya, dan dengan segera melakukan hal tersebut serta tidak menunda-nunda waktu, ﴾ مِّن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَ ﴿ "sebelum datang" Hari Kiamat yang apabila telah da-tang tidak mungkin bisa ditolak dan tidak mungkin lagi mengejar ketertinggalan. Dan pada hari itu seorang hamba tidak memiliki tempat yang bisa digunakan untuk berlindung agar bisa terhindar dari Allah dan lari dariNya. Malah para malaikat telah mengelilingi semua manusia dari belakang mereka dan mereka diseru, ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ إِنِ ٱسۡتَطَعۡتُمۡ أَن تَنفُذُواْ مِنۡ أَقۡطَارِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ فَٱنفُذُواْۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلۡطَٰنٖ 33 ﴿ "Hai sekalian jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (me-lintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat me-nembusnya kecuali dengan kekuatan." (Ar-Rahman: 33). Dan pada saat itu manusia tidak bisa mengingkari apa-apa yang telah diperbuatnya dan tindakan-tindakan kejahatan yang telah dilakukannya. Bahkan, kalaupun ia mengingkari, niscaya seluruh anggota tubuhnya memberikan kesaksian melawannya. Ayat ini dan yang semisal dengannya mengandung celaan terhadap angan-angan dan mengandung perintah untuk menggu-nakan kesempatan (momen) untuk melakukan amal (perbuatan baik) yang bisa dilakukan saat itu, sebab menunda-nunda waktu itu mendatangkan mudarat.

(48) ﴾ فَإِنۡ أَعۡرَضُواْ ﴿ "Jika mereka berpaling" dari apa yang kalian bawa setelah adanya penjelasan yang lengkap, ﴾ فَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ عَلَيۡهِمۡ حَفِيظًاۖ ﴿ "maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka," yang mengawasi perbuatan mereka dan kamu tidak akan diminta per-tanggungjawaban atasnya. ﴾ إِنۡ عَلَيۡكَ إِلَّا ٱلۡبَلَٰغُۗ ﴿ "Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan." Maka jika kamu telah melaksanakan ke-wajibanmu, maka pahala untukmu sudah ditanggung Allah. Apa-kah mereka memenuhi seruanmu ataupun mereka berpaling, maka perhitungan mereka adalah menjadi tanggungan Allah yang men-jaga amal perbuatan mereka, yang kecil maupun yang besar, yang nampak dan yang tidak nampak. Kemudian Allah menjelaskan kondisi manusia, yaitu bahwa apabila ia dirasakan (diberi) oleh Allah suatu rahmat berupa kese-hatan badan, rizki yang berlimpah, kedudukan atau lainnya, ﴾ فَرِحَ بِهَاۖ ﴿ "dia bergembira-ria karenanya." Maksudnya, ia bergembira de-ngan kegembiraan yang hanya terbatas pada rahmat itu dan tidak melebihinya, dan termasuk konsekuensinya adalah merasa tenang karenanya dan berpaling dari sang pemberi karunia. ﴾ وَإِن تُصِبۡهُمۡ سَيِّئَةُۢ ﴿ "Dan jika mereka ditimpa kesusahan," seperti penyakit atau kemis-kinan atau lainnya ﴾ بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيهِمۡ فَإِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ كَفُورٞ ﴿ "disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar." Artinya, tabiatnya adalah mengingkari nikmat-nikmat yang terda-hulu dan merasa murka terhadap kesusahan yang menimpanya.

42:49–50Страница 488

لِّلَّهِ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ يَخۡلُقُ مَا يَشَآءُۚ يَهَبُ لِمَن يَشَآءُ إِنَٰثٗا وَيَهَبُ لِمَن يَشَآءُ ٱلذُّكُورَ ٤٩

Аллаху принадлежит власть над небесами и землей. Он творит, что пожелает. Он одаряет, кого пожелает, потомством женского пола, а кого пожелает - мужского.

أَوۡ يُزَوِّجُهُمۡ ذُكۡرَانٗا وَإِنَٰثٗاۖ وَيَجۡعَلُ مَن يَشَآءُ عَقِيمًاۚ إِنَّهُۥ عَلِيمٞ قَدِيرٞ ٥٠

Или же Он сочетает потомство мужского и женского полов, а того, кого пожелает, Он делает бесплодным. Воистину, Он - Знающий, Всемогущий.

"Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia men-ciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia dikehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Mahakuasa." (Asy-Syura: 49-50).

(49-50) Ayat ini mengandung pemberitaan tentang betapa luasnya kerajaan Allah سبحانه وتعالى dan terealisasinya tindakanNya dalam kerajaanNya tersebut seperti menciptakan apa saja yang dikehen-dakiNya dan mengatur semua urusan, hingga pengaturan yang dilakukanNya mencakup ciptaan tentang sebab-sebab yang dila-kukan oleh manusia. Sesungguhnya nikah (persetubuhan) itu me-rupakan salah satu sebab dilahirkannya anak. Allah-lah yang telah memberi mereka anak-anak menurut kehendakNya. Maka di antara manusia ada yang diberi anak perempuan dan ada pula yang diberi anak laki-laki, dan ada pula yang diberi berpasangan. Maksudnya, anak laki-laki dan perempuan. Dan di antara mereka ada yang di-jadikan mandul, tidak bisa mempunyai anak. ﴾ إِنَّهُۥ عَلِيمٞ ﴿ "Sesungguh-nya Dia Maha Mengetahui," segala sesuatu ﴾ قَدِيرٞ ﴿ "lagi Mahakuasa" melakukan apa saja. Dia berbuat sesuai dengan pengetahuanNya dan keahlianNya terhadap segala sesuatu dan sesuai dengan Kuasa-Nya pada makhluk-makhlukNya.

42:51–53Страница 488

۞ وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُكَلِّمَهُ ٱللَّهُ إِلَّا وَحۡيًا أَوۡ مِن وَرَآيِٕ حِجَابٍ أَوۡ يُرۡسِلَ رَسُولٗا فَيُوحِيَ بِإِذۡنِهِۦ مَا يَشَآءُۚ إِنَّهُۥ عَلِيٌّ حَكِيمٞ ٥١

Человек не достоин того, чтобы Аллах разговаривал с ним иначе, как посредством откровения или через завесу. Или же Он отправляет посланца, который с Его позволения внушает посредством откровения то, что Он желает. Воистину, Он - Возвышенный, Мудрый.

وَكَذَٰلِكَ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ رُوحٗا مِّنۡ أَمۡرِنَاۚ مَا كُنتَ تَدۡرِي مَا ٱلۡكِتَٰبُ وَلَا ٱلۡإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلۡنَٰهُ نُورٗا نَّهۡدِي بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِنَاۚ وَإِنَّكَ لَتَهۡدِيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ٥٢

Таким же образом Мы внушили тебе в откровении дух (Коран) из Нашего повеления. Ты не знал, что такое Писание и что такое вера. Но Мы сделали его светом, посредством которого Мы ведем прямым путем того из Наших рабов, кого пожелаем. Воистину, ты указываешь на прямой путь -

صِرَٰطِ ٱللَّهِ ٱلَّذِي لَهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ أَلَآ إِلَى ٱللَّهِ تَصِيرُ ٱلۡأُمُورُ ٥٣

путь Аллаха, Которому принадлежит то, что на небесах, и то, что на земле. Воистину, к Аллаху возвращаются дела.

"Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah ber-kata-kata dengannya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan, lalu di-wahyukan kepadanya dengan seizinNya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Mahatinggi lagi Mahabijaksana. Dan demikian-lah Kami wahyukan kepadamu ruh dari perintah Kami. Sebelum-nya kamu tidaklah mengetahui apakah al-Kitab ini dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikannya cahaya, yang Kami tunjuki dengannya siapa saja yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. Yaitu jalan Allah yang kepunyaanNya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah semua urusan kembali." (Asy-Syura: 51-53).

(51) Setelah orang-orang yang mendustakan para utusan Allah, yang kafir kepada Allah itu berkata, ﴾ لَوۡلَا يُكَلِّمُنَا ٱللَّهُ أَوۡ تَأۡتِينَآ ءَايَةٞۗ ﴿ "Kenapa Allah tidak langsung berbicara kepada kami atau datang kepada kami bukti." (Al-Baqarah: 118), karena kesombongan dan kecongkakan mereka, maka Allah menjawab (membantah) mereka dengan ayat suci ini. (Dan Dia jelaskan) bahwa Dia hanya berkata-kata langsung kepada manusia tertentu, yaitu para nabi yang di-utus dan manusia pilihanNya. Dan pembicaraan itu terjadi melalui beberapa cara: Berbicara kepadanya melalui wahyu, Dia tiupkan wahyu tersebut ke dalam hati seorang rasul tanpa perantara se-orang malaikat atau tanpa pembicaraan langsung dengan rasul itu, ﴾ أَوۡ ﴿ "atau" Dia berbicara kepadanya secara langsung akan tetapi ﴾ مِن وَرَآيِٕ حِجَابٍ ﴿ "dari belakang tabir" sebagaimana terjadi pada Nabi Musa bin Imran (yang dijuluki:) Kalim ar-Rahman, ﴾ أَوۡ ﴿ "atau" Allah berbicara kepadanya dengan perantara utusan dari kalangan ma-laikat, ﴾ يُرۡسِلَ رَسُولٗا ﴿ "dengan mengutus seorang utusan," seperti malai-kat Jibril atau malaikat-malaikat lainnya. ﴾ فَيُوحِيَ بِإِذۡنِهِۦ ﴿ "Lalu diwah-yukan kepadanya dengan seizinNya," maksudnya, seizin Tuhannya, tidak berdasarkan kemauannya sendiri. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى Mahatinggi DzatNya, Mahatinggi sifat-sifatNya, lagi Mahaagung, lagi Mahatinggi perbuatan-per-buatanNya. Dia telah mengalahkan segala sesuatu, seluruh makh-luk tunduk kepadaNya, ﴾ حَكِيمٞ ﴿ "lagi Mahabijaksana" di dalam penempatan segala sesuatu dari berbagai makhluk dan ketetapan hukum masing-masing pada tempatnya.

(52) ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Dan demikianlah," ketika Kami mewahyukan kepada para rasul sebelummu, ﴾ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ رُوحٗا مِّنۡ أَمۡرِنَاۚ ﴿ "Kami wahyukan kepadamu ruh dari perintah Kami," yaitu al-Qur`an al-Karim ini. Allah menamakannya ruh, karena dengan ruh itulah jasad manusia hidup, dan hati serta ruh hanya bisa hidup dengan al-Qur`an, dan dengannya pula semua maslahat dunia dan agama menjadi hidup, karena di dalamnya terkandung banyak kebaikan dan ilmu. Dan ia murni karunia Allah سبحانه وتعالى atas para rasulNya dan hamba-hamba-Nya yang beriman tanpa sebab (jasa) dari mereka. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ مَا كُنتَ تَدۡرِي ﴿ "Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui," maksudnya, sebelum diturunkannya kepadamu, ﴾ مَا ٱلۡكِتَٰبُ وَلَا ٱلۡإِيمَٰنُ ﴿ "apakah al-Kitab ini dan tidak pula mengetahui apakah iman itu." Arti-nya, kamu tidak memiliki pengetahuan tentang informasi-informasi kitab-kitab terdahulu dan tidak pula iman dan amal kepada syariat-syariat ilahiyah. Bahkan kamu adalah seorang yang buta huruf, tidak bisa menulis dan tidak bisa membaca. Lalu datang kepadamu kitab ini, di m a n a ﴾ جَعَلۡنَٰهُ نُورٗا نَّهۡدِي بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِنَاۚ ﴿ "Kami menjadikannya cahaya, yang Kami tunjuki dengannya siapa saja yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami," yang dapat mereka jadikan penerang di dalam kegelapan-kegelapan kekafiran, bid'ah dan pemikiran-pemikiran yang menyesatkan, dan dengannya mereka dapat me-ngetahui fakta-fakta yang sebenarnya dan mereka dapat menjadi-kannya sebagai pedoman menuju jalan yang lurus.﴾ وَإِنَّكَ لَتَهۡدِيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴿ "Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus." Maksudnya, kamu menjelaskannya kepada me-reka, kamu meneranginya dan memotivasi mereka kepadanya dan kamu melarang mereka dari lawannya dan mewanti-wanti mereka dari lawannya tersebut.

(53) Kemudian Allah menjelaskan jalan yang lurus tersebut, seraya berfirman, ﴾ صِرَٰطِ ٱللَّهِ ٱلَّذِي لَهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ ﴿ "Yaitu jalan Allah yang kepunyaanNya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi." Maksudnya, jalan yang dibentangkan oleh Allah untuk hamba-hambaNya dan menyampaikan kepada mereka bahwa ia bisa mengantarkan mereka kepadaNya dan kepada negeri kara-mahNya. ﴾ أَلَآ إِلَى ٱللَّهِ تَصِيرُ ٱلۡأُمُورُ ﴿ "Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah semua urusan kembali," maksudnya, semua perkara kebaikan dan kebu-rukan kembali kepadaNya, lalu Dia akan memberikan balasan ke-pada masing-masing menurut amal perbuatannya, jika baik dibalas dengan kebaikan dan jika buruk dibalas dengan keburukan.

Selesailah tafsir Surat asy-Syura, maka segala puji bagi Allah di awal dan di akhir, secara lahir dan secara batin, atas kemudahan yang diberikanNya.

Текст: Quranic Universal Library (Tarteel) через spa5k/tafsir_api (MIT), в зафиксированной версии. Аяты: Quran Foundation. Источники и лицензии

Содержание

Аят аль-Курси36Аль-Кахфстр. 42джуз 15Бухари 1Муслим 2999

Вид

Тема
Размер текста
Вид

Read in English