As-Sa'diGhafir · 40:23–68

As-Sa'di · Tafsir · in Indonesian

Ghafir 40:23–68, continued

(44) Setelah ia menasihati mereka, mengingatkan dan me-wanti-wanti mereka, namun mereka tetap tidak mematuhinya dan tidak pula mereka menyetujuinya, maka ia berkata kepada mereka ﴾ فَسَتَذۡكُرُونَ مَآ أَقُولُ لَكُمۡۚ ﴿ "Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kuka-takan kepadamu" dari nasihat ini, dan kalian melihat akibat buruk dari tidak menerima nasihatku ini pada saat siksa menimpa kalian nanti dan saat kalian tidak diberi limpahan pahala.﴾ وَأُفَوِّضُ أَمۡرِيٓ إِلَى ٱللَّهِۚ ﴿ "Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah." Maksudnya, aku bersandar kepada Allah, berlindung kepadaNya dan aku serahkan semua urusanku semuanya ke hadiratNya, dan aku bertawakal kepadaNya dalam segala maslahatku dan dalam mencegah bahaya yang akan menimpaku dari kalian, atau dari orang lain selain kalian. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya." Dia mengetahui keadaan dan perihal kalian dan apa yang berhak kalian peroleh. Dia mengetahui keadaanku dan ketidakberdayaanku, lalu Dia akan melindungiku dari kalian dan memeliharaku dari kejahatan kalian; dan Dia mengetahui keadaan kalian. Oleh karena itu kalian tidak akan berbuat melainkan atas kehendak dan kemauanNya. Jika Dia menjadikan kalian mengua-saiku, maka itu berdasarkan hikmah (kebijaksanaan)Nya, dan ber-dasarkan kehendak dan kemauanNya semua itu terjadi.

(45-46) ﴾ فَوَقَىٰهُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِ مَا مَكَرُواْۖ ﴿ "Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka." Allah Yang Mahakuat lagi Maha Pengasih memelihara lelaki beriman yang mendapat hidayah itu dari keburukan apa yang telah direncanakan oleh Fir'aun, dan Allah melindungiNya dari rencana Fir'aun untuk membunuh dan membinasakannya karena ia telah menampakkan kepada mereka sikap yang tidak mereka sukai dan ia menampakkan kepada me-reka bahwa ia berpihak kepada Nabi Musa عليه السلام. Ia mengajak mereka kepada apa yang diserukan oleh Nabi Musa. Ini adalah perkara yang mereka tidak sanggup melakukannya padahal pada saat itu mereka adalah orang-orang yang berkuasa (sangat kuat). Lelaki ini telah membuat mereka sangat marah dan jengkel kepadanya. Maka dari itu mereka hendak melakukan tipudaya terhadap-nya, namun Allah melindunginya dari tipudaya dan rencana jahat mereka. Tipudaya dan rencana jahat mereka berbalik menimpa mereka sendiri. ﴾ وَحَاقَ بِـَٔالِ فِرۡعَوۡنَ سُوٓءُ ٱلۡعَذَابِ ﴿ "Dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk." Allah menenggelamkan mereka semuanya dalam satu pagi hari; dan di alam barzakh kemudian, ﴾ ٱلنَّارُ يُعۡرَضُونَ عَلَيۡهَا غُدُوّٗا وَعَشِيّٗاۚ وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدۡخِلُوٓاْ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ أَشَدَّ ٱلۡعَذَابِ ﴿ "kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadi-nya Kiamat (dikatakan kepada malaikat), 'Masukkanlah Fir'aun dan kaum-nya ke dalam azab yang sangat keras'." Itulah siksaan dan hukuman yang sangat keji yang ditimpakan terhadap orang-orang yang men-dustakan para utusan Allah dan membangkang terhadap perintah-Nya.

40:47–50Page 472

وَإِذۡ يَتَحَآجُّونَ فِي ٱلنَّارِ فَيَقُولُ ٱلضُّعَفَٰٓؤُاْ لِلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ إِنَّا كُنَّا لَكُمۡ تَبَعٗا فَهَلۡ أَنتُم مُّغۡنُونَ عَنَّا نَصِيبٗا مِّنَ ٱلنَّارِ ٤٧

And [mention] when they will argue within the Fire, and the weak will say to those who had been arrogant, "Indeed, we were [only] your followers, so will you relieve us of a share of the Fire?"

قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ إِنَّا كُلّٞ فِيهَآ إِنَّ ٱللَّهَ قَدۡ حَكَمَ بَيۡنَ ٱلۡعِبَادِ ٤٨

Those who had been arrogant will say, "Indeed, all [of us] are in it. Indeed, Allāh has judged between the servants."

وَقَالَ ٱلَّذِينَ فِي ٱلنَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ٱدۡعُواْ رَبَّكُمۡ يُخَفِّفۡ عَنَّا يَوۡمٗا مِّنَ ٱلۡعَذَابِ ٤٩

And those in the Fire will say to the keepers of Hell, "Supplicate your Lord to lighten for us a day from the punishment."

قَالُوٓاْ أَوَلَمۡ تَكُ تَأۡتِيكُمۡ رُسُلُكُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِۖ قَالُواْ بَلَىٰۚ قَالُواْ فَٱدۡعُواْۗ وَمَا دُعَٰٓؤُاْ ٱلۡكَٰفِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ ٥٠

They will say, "Did there not come to you your messengers with clear proofs?" They will say, "Yes." They will reply, "Then supplicate [yourselves], but the supplication of the disbelievers is not except in error [i.e., futility]."

"Dan ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, 'Sesungguhnya kami adalah pengikut-pe-ngikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami seba-gian azab api neraka?' Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, 'Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba(Nya).' Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga Neraka Jahanam, 'Mohonkanlah pada Rabbmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari.' Penjaga Jahanam berkata, 'Dan apakah belum datang ke-padamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?' Mereka menjawab, 'Benar, sudah datang.' Penjaga-penjaga Jaha-nam bekata, 'Berdoalah kamu!' Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka." (Ghafir: 47-50).

(47) Allah سبحانه وتعالى menginformasikan tentang pertengkaran para penghuni neraka, cacian sebagian mereka terhadap sebagian yang lain, permintaan keselamatan mereka kepada para malaikat penjaga neraka dan tidak bergunanya semua itu, seraya berfirman, ﴾ وَإِذۡ يَتَحَآجُّونَ فِي ٱلنَّارِ ﴿ "Dan ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka," di mana para pengikut memprotes para pemimpinnya karena mereka telah menyesatkan, sedangkan para pemimpin itu berlepas tangan dari mereka, ﴾ فَيَقُولُ ٱلضُّعَفَٰٓؤُاْ ﴿ "orang-orang yang lemah berkata," maksudnya, para pengikut kepada para pemimpin yang menyombongkan diri terhadap kebenaran dan mengajak mereka kepada apa yang mereka sombongkan itu, ﴾ إِنَّا كُنَّا لَكُمۡ تَبَعٗا ﴿ "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu." Kalianlah yang telah menyesatkan kami dan memperindah syirik dan kejahatan untuk kami, ﴾ فَهَلۡ أَنتُم مُّغۡنُونَ عَنَّا نَصِيبٗا مِّنَ ٱلنَّارِ ﴿ "maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebagian azab api neraka," walaupun hanya sedikit saja?

(48) ﴾ قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ ﴿ "Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab," menjelaskan ketidakberdayaan mereka dan hebatnya keputusan ilahi terhadap semua (makhluk),﴾ إِنَّا كُلّٞ فِيهَآ إِنَّ ٱللَّهَ قَدۡ حَكَمَ بَيۡنَ ٱلۡعِبَادِ ﴿ "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya), dan Dia telah menetapkan bagian dari azab terhadap masing-masing, Dia tidak akan menambahkannya, tidak akan mengurangi-nya dan tidak pula akan merubah apa yang telah ditetapkan oleh Yang Mahabijaksana itu.

(49) ﴾ وَقَالَ ٱلَّذِينَ فِي ٱلنَّارِ ﴿ "Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata," mereka adalah sebagian dari orang-orang yang menyom-bongkan diri dan orang-orang yang lemah, ﴾ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ٱدۡعُواْ رَبَّكُمۡ يُخَفِّفۡ عَنَّا يَوۡمٗا مِّنَ ٱلۡعَذَابِ ﴿ "kepada penjaga-penjaga Neraka Jahanam, 'Mohonkanlah pada Rabbmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari'," dengan harapan supaya ada sedikit istirahat.

(50) Lalu ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "Penjaga Jahanam berkata" dengan nada mencela dan menjelaskan bahwa syafa'at mereka (para penjaga Jahanam) tidak bermanfaat bagi mereka dan doa mereka pun tidak berguna sama sekali. ﴾ أَوَلَمۡ تَكُ تَأۡتِيكُمۡ رُسُلُكُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِۖ ﴿ "Dan apakah belum datang kepadamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-kete-rangan," yang dengannya kalian dapat mengetahui kebenaran dan jalan yang lurus, apa yang dapat mendekat kepadaNya dan yang menjauhkan dariNya? ﴾ قَالُواْ بَلَىٰۚ ﴿ "Mereka menjawab, 'Benar'," mereka sudah datang kepada kami dengan bukti-bukti, dan hujjah yang pasti pun telah ditegakkan terhadap kami. Namun kami berbuat zhalim dan kami menentang kebenaran itu sesudah menjadi jelas bagi kami. ﴾ قَالُواْ ﴿ "Mereka berkata," maksudnya, para penjaga neraka kepada para penghuni neraka sambil berlepas diri dari doa dan syafa'at untuk mereka, ﴾ فَٱدۡعُواْۗ ﴿ "Berdoalah" kalian. Akan tetapi doa tersebut bermanfaat ataukah tidak!? Allah berfirman, ﴾ وَمَا دُعَٰٓؤُاْ ٱلۡكَٰفِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ ﴿ "Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka." Mak-sudnya, batal dan sia-sia, hal itu karena kekafiran itu menggugur-kan semua amal-amal shalih dan menjadi penghalang untuk dika-bulkannya doa.

40:51–52Page 473

إِنَّا لَنَنصُرُ رُسُلَنَا وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَيَوۡمَ يَقُومُ ٱلۡأَشۡهَٰدُ ٥١

Indeed, We will support Our messengers and those who believe during the life of this world and on the Day when the witnesses will stand -

يَوۡمَ لَا يَنفَعُ ٱلظَّٰلِمِينَ مَعۡذِرَتُهُمۡۖ وَلَهُمُ ٱللَّعۡنَةُ وَلَهُمۡ سُوٓءُ ٱلدَّارِ ٥٢

The Day their excuse will not benefit the wrongdoers, and they will have the curse, and they will have the worst home [i.e., Hell].

"Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman pada kehidupan dunia dan pada hari berdiri-nya saksi-saksi, hari yang tidak berguna bagi orang-orang zhalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi mereka-lah tempat tinggal yang buruk." (Ghafir: 51-52).

(51) Setelah Allah menyebutkan siksaan keluarga Fir'aun di dunia, di alam Barzakh dan pada Hari Kiamat dan menyebutkan kondisi ahli neraka yang sangat mengerikan, yaitu mereka yang telah menentang dan memerangi rasul-rasulNya, maka Allah ber-firman, ﴾ إِنَّا لَنَنصُرُ رُسُلَنَا وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا ﴿ "Sesungguhnya Kami me-nolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman pada kehidupan dunia," yaitu, dengan hujjah, argumen dan pertolongan, dan di akhirat dengan keputusan, untuk para pengikutnya dengan pahala dan untuk orang-orang yang memeranginya dengan azab yang amat sangat dahsyat.

(52) ﴾ يَوۡمَ لَا يَنفَعُ ٱلظَّٰلِمِينَ مَعۡذِرَتُهُمۡۖ ﴿ "Hari yang tidak berguna bagi orang-orang zhalim permintaan maafnya" saat mereka meminta maaf, ﴾ وَلَهُمُ ٱللَّعۡنَةُ وَلَهُمۡ سُوٓءُ ٱلدَّارِ ﴿ "dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk," yaitu, negeri yang sangat buruk yang menyiksa penghuninya.

40:53–55Page 473

وَلَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡهُدَىٰ وَأَوۡرَثۡنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱلۡكِتَٰبَ ٥٣

And We had certainly given Moses guidance, and We caused the Children of Israel to inherit the Scripture

هُدٗى وَذِكۡرَىٰ لِأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ٥٤

As guidance and a reminder for those of understanding.

فَٱصۡبِرۡ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لِذَنۢبِكَ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ بِٱلۡعَشِيِّ وَٱلۡإِبۡكَٰرِ ٥٥

So be patient, [O Muḥammad]. Indeed, the promise of Allāh is truth. And ask forgiveness for your sin1 and exalt [Allāh] with praise of your Lord in the evening and the morning.

"Dan sesungguhnya telah Kami berikan petunjuk kepada Musa; dan Kami wariskan Taurat kepada Bani Israil, untuk men-jadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berpikir. Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabbmu pada waktu petang dan pagi." (Ghafir: 53-55).

(53-54) Setelah Allah menjelaskan apa yang telah terjadi terhadap Nabi Musa عليه السلام dan Fir'aun dan akhir kesudahan peng-ikut Fir'aun dan pasukannya, kemudian menjelaskan keputusan umum yang menyeluruh untuknya dan untuk para penghuni ne-raka, maka di sini Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa Dia mengaruniakan kepada Nabi Musa ﴾ ٱلۡهُدَىٰ ﴿ "petunjuk," yaitu, mukjizat-mukjizat dan ilmu yang dijadikan petunjuk oleh orang-orang yang menda-pat petunjuk, ﴾ وَأَوۡرَثۡنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱلۡكِتَٰبَ ﴿ "dan Kami wariskan al-Kitab kepada Bani Israil." Maksudnya, Kami menjadikannya saling diwa-risi di antara mereka dari generasi ke generasi, yaitu kitab Taurat. Kitab tersebut berisikan petunjuk, yang pada dasarnya adalah ilmu tentang hukum-hukum syar'i dan lain-lainnya, dan juga anjuran kepada kebajikan dan ancaman dari kejahatan. Hal itu tidak dimiliki oleh setiap orang, ia hanya ﴾ لِأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ﴿ "bagi orang-orang yang ber-pikir."

(55) ﴾ فَٱصۡبِرۡ ﴿ "Maka bersabarlah kamu" wahai Rasul, sebagai-mana para Ulil 'Azmi sebelummu telah bersabar, ﴾ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞ ﴿ "karena sesungguhnya janji Allah itu benar," maksudnya, tidak ada keraguan di dalamnya ataupun kedustaan, sehingga kamu harus merasa sulit untuk sabar. Sesungguhnya ia adalah kebenaran murni dan petunjuk belaka yang karenanya kaum yang sabar bersabar dan orang-orang yang berakal bersungguh-sungguh berpegang teguh kepadanya. Ungkapan ﴾ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞ ﴿ "Sesungguhnya janji Allah itu benar" termasuk ungkapan yang menghimbau untuk bersikap sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi apa yang tidak Allah sukai. ﴾ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لِذَنۢبِكَ ﴿ "Dan mohonlah ampunan untuk dosamu" yang menghalangimu untuk meraih kemenangan dan kebahagiaanmu. Jadi, Allah memerintahkannya untuk bersabar yang dengannya harapan dapat dicapai, dan disuruh beristighfar yang di dalamnya terkandung perlindungan dari hal yang membahayakan, dan ber-tasbih memuji Allah سبحانه وتعالى terutama ﴾ بِٱلۡعَشِيِّ وَٱلۡإِبۡكَٰرِ ﴿ "pada waktu pe-tang dan pagi," yang keduanya merupakan dua waktu yang paling utama. Pada keduanya dilaksanakan berbagai wirid, tugas-tugas yang wajib dan yang sunnah; karena semua itu menjadi perto-longan atas semua persoalan.

40:56Page 473

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُجَٰدِلُونَ فِيٓ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ بِغَيۡرِ سُلۡطَٰنٍ أَتَىٰهُمۡ إِن فِي صُدُورِهِمۡ إِلَّا كِبۡرٞ مَّا هُم بِبَٰلِغِيهِۚ فَٱسۡتَعِذۡ بِٱللَّهِۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ ٥٦

Indeed, those who dispute concerning the signs of Allāh without [any] evidence having come to them - there is not within their breasts except pride, [the extent of] which they cannot reach. So seek refuge in Allāh. Indeed, it is He who is the Hearing, the Seeing.

"Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka, tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah kesombongan yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah per-lindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (Ghafir: 56).

(56) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwasanya orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayatNya untuk membatalkannya dengan kebatilan tanpa bukti yang jelas dariNya dan tanpa hujjah (argu-men), adalah bersumber dari kesombongan yang ada dalam dada mereka terhadap kebenaran dan terhadap orang yang membawa kebenaran itu. Mereka ingin menguasainya (menganiayanya) dengan kebatilan yang mereka miliki. Inilah tujuan dan keinginan mereka. Namun semua ini tidak akan terjadi dan mereka tidak akan mencapainya. Ini adalah nash (pernyataan) yang sangat tegas dan berita gembira bahwa setiap orang yang memperdebatkan kebenaran pasti kalah, dan siapa saja yang menyombongkan diri terhadapnya, maka pada akhirnya ia hina. ﴾ فَٱسۡتَعِذۡ ﴿ "maka mintalah perlindungan," maksudnya, maka berlindung dan kembalilah ﴾ بِٱللَّهِۖ ﴿ "kepada Allah." Di sini tidak dise-butkan permohonan perlindungan dari apa, adalah agar maknanya umum. Maka maknanya adalah: Mintalah perlindungan kepada Allah dari sifat sombong yang bisa berakibat takabbur terhadap kebenaran, dan mohonlah perlindungan dari setan-setan jin dan manusia, serta mohonlah perlindungan kepada Allah dari seluruh kejahatan. ﴾ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ﴿ "Sesungguhnya Dia Maha Mendengar" segenap suara dengan berbagai perbedaannya, ﴾ ٱلۡبَصِيرُ ﴿ "lagi Maha Melihat" seluruh yang dapat dilihat di mana saja dan kapan saja.

40:57–59Page 473

لَخَلۡقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ أَكۡبَرُ مِنۡ خَلۡقِ ٱلنَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ٥٧

The creation of the heavens and earth is greater than the creation of mankind, but most of the people do not know.

وَمَا يَسۡتَوِي ٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡبَصِيرُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَلَا ٱلۡمُسِيٓءُۚ قَلِيلٗا مَّا تَتَذَكَّرُونَ ٥٨

And not equal are the blind and the seeing, nor are those who believe and do righteous deeds and the evildoer. Little do you remember.

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَأٓتِيَةٞ لَّا رَيۡبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤۡمِنُونَ ٥٩

Indeed, the Hour is coming - no doubt about it - but most of the people do not believe.

"Sungguh penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tiada me-ngetahui. Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah pula sama orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal shalih dengan orang-orang yang durhaka. Sedi-kit sekali kamu mengambil pelajaran. Sesungguhnya Hari Kiamat pasti akan datang, tiada keraguan tentangnya, akan tetapi keba-nyakan manusia tidak beriman." (Ghafir: 57-59).

(57) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan apa yang sudah diterima oleh akal sehat bahwa ﴾ لَخَلۡقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Sungguh penciptaan langit dan bumi," dengan segala kebesaran dan keluasan keduanya lebih agung dan ﴾ أَكۡبَرُ مِنۡ خَلۡقِ ٱلنَّاسِ ﴿ "lebih besar daripada penciptaan manusia." Manusia, bila dibandingkan dengan langit dan gunung sungguh sangat amat kecil sekali. Maka yang telah kuasa menciptakan planet-planet raksasa dan dengan sangat rapi itu kuasa pula mengulangi penciptaan manusia. Ini adalah salah satu bukti (dalil) rasional yang membuktikan kebenaran kebangkitan dengan pembuktian yang pasti walau hanya dengan perenungan pikiran sederhana padanya, ia dapat dibuktikan dengan pembuktian yang tidak me-nerima keraguan dan kerancuan tentang benarnya apa yang disam-paikan oleh para rasul, seperti akan dihidupkannya kembali ma-nusia. Dan tidak setiap orang mengarahkan pikirannya ke sana dan konsentrasi merenungkannya. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "Akan tetapi kebanyakan manusia tiada me-ngetahui." Maka dari itu mereka tidak mengambil pelajaran, dan tidak pula mereka menghiraukannya.

(58) Kemudian Allah berfirman, ﴾ وَمَا يَسۡتَوِي ٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡبَصِيرُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَلَا ٱلۡمُسِيٓءُۚ ﴿ "Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah pula sama orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal shalih dengan orang-orang yang durhaka." Mak-sudnya, sebagaimana halnya tidak sama orang yang buta dengan yang melihat, maka demikian pula tidak sama orang yang beriman kepada Allah dan beramal shalih dengan orang yang menyom-bongkan diri untuk beribadah kepada Allah, berani melakukan kemaksiatan-kemaksiatan dan selalu melakukan perbuatan-per-buatan yang dimurkaiNya. ﴾ قَلِيلٗا مَّا تَتَذَكَّرُونَ ﴿ "Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran." Maksudnya, kesadaran kalian sangat minim sekali. Sebab, seandainya kalian menyadari tingkatan-tingkatan berbagai perkara, kedudukan kebaikan-kebaikan dan keburukan, dan perbedaan antara orang-orang yang berbakti dengan orang-orang yang durhaka sedangkan kalian mempunyai keinginan tinggi tentu kalian mengutamakan yang bermanfaat daripada yang buruk, petunjuk daripada kesesatan dan kebahagiaan abadi dari-pada dunia fana ini.

(59) ﴾ إِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَأٓتِيَةٞ لَّا رَيۡبَ فِيهَا ﴿ "Sesungguhnya Hari Kiamat pasti akan datang, tiada keraguan tentangnya." Sudah diberitakan oleh semua rasul yang merupakan manusia yang paling jujur dan dibicarakan oleh kitab-kitab suci samawi yang seluruh informasinya merupa-kan tingkatan kebenaran yang paling tinggi, dan telah dibuktikan oleh berbagai bukti-bukti yang dapat dilihat dan tanda-tanda di alam semesta, ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤۡمِنُونَ ﴿ "akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman" terhadap permasalahan-permasalahan yang mengharuskan penuh keimanan dan rasa tunduk.

40:60Page 474

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ ٦٠

And your Lord says, "Call upon Me; I will respond to you." Indeed, those who disdain My worship will enter Hell [rendered] contemptible.

"Dan Rabbmu berfirman, 'Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina'." (Ghafir: 60).

(60) Ini adalah bagian dari kelembutan Allah terhadap hamba-hambaNya dan nikmatNya yang sangat besar, di mana Dia menyeru mereka kepada apa yang di dalamnya terdapat kebaikan bagi Agama dan dunia mereka, dan Dia perintahkan mereka untuk berdoa dengan doa ibadah dan doa permohonan, dan Dia berjanji kepada mereka akan mengabulkannya, dan sebaliknya Dia-pun mengancam siapa yang menyombongkan diri terhadapnya, seraya berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ ﴿ "Sesungguh-nya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." Maksudnya, dengan nista dan terhina, azab dan penghinaan ditimpakan terhadapnya sebagai balasan atas kesombongannya.

Renungkanlah ayat-ayat suci ini yang menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah, limpahan karuniaNya dan kewajiban ber-syukur kepadaNya, kemahasempurnaan KuasaNya, keagungan otoritasNya, kemahaluasan kerajaanNya, keuniversalan ciptaan-Nya terhadap segala sesuatu, kemahasempurnaan hidupNya, dan kebersifatanNya dengan pujian atas setiap sifat-sifat sempurna yang dimilikiNya dan perbuatan-perbuatan baik yang dilakukanNya, kesempurnaan rububiyah dan keesaanNya dalam rububiyah itu. Dan sesungguhnya seluruh pengendalian di alam atas (langit) dan alam bawah (bumi) di masa yang telah berlalu, yang sekarang dan yang akan datang ada di Tangan Allah سبحانه وتعالى. Tidak seorang pun me-miliki urusan (kendali) dan tidak pula memiliki kekuasaan sedi-kitpun. Maka renungan ini akan menghasilkan keyakinan bahwa sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى-lah yang berhak disembah dan diibadahi, tidak ada seorang pun selain Dia yang berhak diibadahi sedikitpun, sebagaimana semua itu tidak memiliki rububiyah sedikitpun! Dan hal ini juga akan melahirkan hati yang penuh dengan ma'rifatullah, kecintaan kepadaNya, takut, dan berharap kepadaNya. Dua perkara, yaitu mengenal dan beribadah kepadaNya ada-lah merupakan tujuan Allah menciptakan makhluk (manusia) ini. Kedua perkara inilah tujuan yang diinginkan oleh Allah سبحانه وتعالى bagi hamba-hambaNya, dan kedua perkara ini pulalah yang dapat mengantarkan kepada setiap kebaikan, kemenangan, keshalihan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dua perkara ini adalah karu-nia yang paling mulia secara keseluruhan. Kedua perkara ini, jika terabaikan, maka terabaikan pula segala kebaikan dan datanglah segala keburukan. Kami memohon kepada Allah, semoga Dia ber-kenan memenuhi hati kami dengan ma'rifat kepadaNya dan men-cintaiNya, dan semoga Dia menjadikan gerak-gerik kami yang nampak dan yang tidak nampak tulus ikhlas demi keridhaanNya, patuh kepada perintahNya. Sesungguhnya tiada permohonan yang berat bagiNya dan tiada pemberian yang menyusahkanNya.

40:61–65Page 474

ٱللَّهُ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيۡلَ لِتَسۡكُنُواْ فِيهِ وَٱلنَّهَارَ مُبۡصِرًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشۡكُرُونَ ٦١

It is Allāh who made for you the night that you may rest therein and the day giving sight.1 Indeed, Allāh is the possessor of bounty for the people, but most of them are not grateful.

ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡ خَٰلِقُ كُلِّ شَيۡءٖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ فَأَنَّىٰ تُؤۡفَكُونَ ٦٢

That is Allāh, your Lord, Creator of all things; there is no deity except Him, so how are you deluded?

كَذَٰلِكَ يُؤۡفَكُ ٱلَّذِينَ كَانُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ ٦٣

Thus were those [before you] deluded who were rejecting the signs of Allāh.

ٱللَّهُ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ قَرَارٗا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءٗ وَصَوَّرَكُمۡ فَأَحۡسَنَ صُوَرَكُمۡ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡۖ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٦٤

It is Allāh who made for you the earth a place of settlement and the sky a structure [i.e., ceiling] and formed you and perfected your forms and provided you with good things. That is Allāh, your Lord; then blessed is Allāh, Lord of the worlds.

هُوَ ٱلۡحَيُّ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَٱدۡعُوهُ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَۗ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٦٥

He is the Ever-Living;1 there is no deity except Him, so call upon Him, [being] sincere to Him in religion. [All] praise is [due] to Allāh, Lord of the worlds.

"Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang bende-rang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. Yang demikian itu adalah Allah, Rabbmu, Pencipta segala sesuatu, tiada yang berhak disembah selain Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?! Seperti demikianlah di-palingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah. Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu sebagai tempat mene-tap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membagus-kan rupamu serta memberi rizki dengan sebagian yang baik-baik. Yang demikian adalah Allah Rabbmu, Mahaagung Allah, Rabb semesta alam. Dia-lah Yang Hidup kekal, tiada tuhan yang berhak disembah selain Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadah kepadaNya. Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam." (Ghafir: 61-65).

(61) Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ ٱللَّهُ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيۡلَ ﴿ "Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu," maksudnya, karena kalianlah Allah menjadikan malam itu gelap ﴾ لِتَسۡكُنُواْ فِيهِ ﴿ "supaya kamu beristirahat padanya" dari gerak aktivitas kalian yang kalau seandainya ia terus tanpa henti, maka akan berakibat buruk. Kalian beristirahat di tempat tidur kalian dan Allah kemudian menidurkan kalian yang dengannya pikiran dan badan menjadi istirahat. Tidur merupakan kebutuhan primer manusia, ia tidak akan bisa hidup tanpa tidur. Pada malam hari juga setiap kekasih merasakan kedamaian kepada kekasihnya, pikiran bisa fokus dan segala yang menyibuk-kan berkurang. ﴾ و َ ﴿ "Dan" Allah سبحانه وتعالى menjadikan ﴾ وَٱلنَّهَارَ مُبۡصِرًاۚ ﴿ "siang terang benderang," dengan adanya matahari yang berotasi di ufuk, lalu kalian bangun dari tempat tidur kembali kepada kesi-bukan Agama dan dunia kalian. Sebagian waktu untuk berdzikir dan membaca dan sebagian untuk shalat, sebagian lagi untuk menuntut ilmu dan belajar, sebagian lagi untuk aktivitas jual-beli, untuk membangun, untuk menempa besi dan untuk berbagai ak-tivitas produksi lainnya. Sebagian lagi untuk bepergian jauh lewat darat maupun laut, untuk bercocok tanam, dan untuk mengurusi hewan-hewan ternaknya. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضۡلٍ ﴿ "Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia" yang sangat besar sekali, ﴾ عَلَى ٱلنَّاسِ ﴿ "atas manusia," di mana Dia karuniakan kepada mereka nikmat-nikmat ini dan yang lainnya, dan Dia jauhkan berbagai bencana dari mereka. Ini semua mengharuskan bersyukur penuh dan ber-dzikir kepadaNya. ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشۡكُرُونَ ﴿ "Akan tetapi keba-nyakan manusia tidak bersyukur," disebabkan oleh kebodohan dan kezhaliman mereka. ﴾ وَقَلِيلٞ مِّنۡ عِبَادِيَ ٱلشَّكُورُ 13 ﴿ "Dan sedikit sekali di antara hamba-hambaKu yang bersyukur." (Saba`: 13.). Yaitu yang mengakui nikmat-nikmat dari Allah, mereka tun-duk kepadaNya dan mencintaiNya, seraya menggunakan nikmat-nikmat tersebut dalam rangka taat kepadaNya dan mencari keri-dhaanNya.

(62) ﴾ ذَٰلِكُمُ ﴿ "Yang demikian itu," Yang melakukan semua itu ﴾ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡ ﴿ "adalah Allah, Rabbmu," yakni, Yang Esa dalam ulu-hiyahNya (sebagai satu-satunya yang berhak disembah) dan Esa dalam rububiyahNya (sebagai satu-satunya yang mencipta dan mengatur alam semesta). Sebab keesaanNya dalam memberikan nikmat-nikmat tersebut adalah bagian dari rububiyahNya, dan di-wajibkannya bersyukur adalah bagian dari uluhiyahNya. ﴾ خَٰلِقُ كُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Pencipta segala sesuatu." Ini adalah pernyataan tentang RububiyahNya[83] ﴾ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ ﴿ "tiada tuhan yang berhak disem-bah selain Dia," adalah pernyataan bahwa Dia-lah yang berhak di-sembah, tidak ada sekutu bagiNya. Kemudian ditegaskan perintah untuk menyembahNya, seraya berfirman, ﴾ فَأَنَّىٰ تُؤۡفَكُونَ ﴿ "maka bagai-manakah kamu dapat dipalingkan?!" Maksudnya, bagaimana kalian berpaling dari ibadah kepadaNya semata, tiada sekutu bagiNya setelah ditegaskan dalilnya kepada kalian dan ditampakkan jalan-nya kepada kalian?

(63) ﴾ كَذَٰلِكَ يُؤۡفَكُ ٱلَّذِينَ كَانُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ ﴿ "Seperti demikianlah dipalingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah." Yakni, sebagai hukuman atas kekafiran mereka terhadap ayat-ayat Allah dan atas sikap zhalim mereka terhadap rasul-rasulNya, maka mereka dipalingkan dari tauhid dan keikhlasan, sebagaimana difirmankanNya, ﴾ وَإِذَا مَآ أُنزِلَتۡ سُورَةٞ نَّظَرَ بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٍ هَلۡ يَرَىٰكُم مِّنۡ أَحَدٖ ثُمَّ ٱنصَرَفُواْۚ صَرَفَ ٱللَّهُ قُلُوبَهُم بِأَنَّهُمۡ قَوۡمٞ لَّا يَفۡقَهُونَ 127 ﴿ "Dan apabila diturunkan satu surat, sebagian mereka memandang kepada sebagian yang lain (sambil berkata), 'Adakah seorang dari (orang-orang Muslimin) yang melihat kamu?' Sesudah itu pun mereka pergi. Allah telah memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak mengerti." (At-Taubah: 127).

(64) ﴾ ٱللَّهُ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ قَرَارٗا ﴿ "Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu sebagai tempat menetap." Maksudnya, diam, tenang lagi disiapkan untuk segala kemaslahatan kalian, kalian dapat me-nyangkulnya, menanam tanaman di atasnya, membuat bangunan di atasnya, bepergian jauh dan tinggal padanya, ﴾ وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءٗ ﴿ "dan langit sebagai atap," yakni, atap bagi bumi yang mana kalian berada di dalamnya. Dan Allah telah menjadikan di dalamnya (jagat raya ini) apa-apa yang kalian dapat manfaatkan, seperti berbagai cahaya dan tanda-tanda (bintang-bintang) yang dapat dijadikan sebagai petunjuk dalam kegelapan di darat dan di lautan. ﴾ وَصَوَّرَكُمۡ فَأَحۡسَنَ صُوَرَكُمۡ ﴿ "Dan membentuk kamu lalu membagus-kan rupamu." Tidak ada pada jenis hewan yang lebih indah bentuk-nya dan rupanya daripada manusia, sebagaimana Allah firmankan, ﴾ لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ 4 ﴿ "Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (At-Tin: 4). Jika Anda ingin mengetahui keindahan rupa manusia dan kesempurnaan kebijaksanaan Allah سبحانه وتعالى padanya, maka lihatlah ia pada tiap-tiap anggota tubuhnya satu persatu. Apakah Anda temu-kan salah satu dari anggota tubuh Anda yang sangat serasi dengan-nya dan pantas untuk ditempatkan bukan pada tempatnya? Dan cobalah perhatikan juga kecenderungan yang ada di dalam hati hewan-hewan itu, apakah Anda jumpai pada selain manusia? Dan perhatikan pula keistimewaan yang Allah anugerahkan kepadanya, seperti akal, iman, rasa cinta, dan ma'rifat yang merupakan sifat-sifat (akhlak) yang terbaik yang hanya pantas untuk bentuk (rupa) yang paling indah. ﴾ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِۚ ﴿ "Serta memberi rizki kamu dengan sebagian yang baik-baik," ini mencakup segala rizki yang baik dari makanan, minuman, perkawinan, pakaian, penglihatan dan pendengaran serta berbagai kebaikan lainnya yang Allah mudahkan bagi hamba-hambaNya dan Dia gampangkan sebab-sebabnya, dan Dia cegah mereka dari hal-hal yang keji yang berlawanan dengannya dan membahayakan fisik, jiwa, dan agama mereka. ﴾ ذَٰلِكُمُ ﴿ "Yang demikian," Yang mengatur segala urusan dan mengaruniakan nikmat-nikmat tersebut kepada kalian, ﴾ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡۖ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "adalah Allah Rabbmu, Mahaagung Allah, Rabb semesta alam." Mahabesar, Maha banyak kebaikan dan ihsanNya, Pengatur seluruh alam dengan segala nikmat-nikmatNya.

(65) ﴾ هُوَ ٱلۡحَيُّ ﴿ "Dia-lah Yang Mahahidup" yang memiliki kehidupan sempurna lagi paripurna yang menuntut adanya sifat-sifat dzatiyah yang pasti dimilikiNya, yang kehidupanNya tidak akan sempurna kecuali dengan adanya, seperti, mendengar, meli-hat, kuasa, berilmu, berbicara, dan sifat-sifat kesempurnaan dan kebesaranNya yang lain. ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ﴿ "Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia." Tiada sembahan yang haq melainkan Dia, Yang Mahamulia, ﴾ فَٱدۡعُوهُ ﴿ "maka berdoalah kepadaNya." Ini mencakup doa ibadah dan doa per-mohonan, ﴾ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَۗ ﴿ "dengan memurnikan ibadah kepadaNya." Maksudnya, niatilah dalam setiap ibadah, doa, dan amal untuk mendapat keridhaan Allah سبحانه وتعالى. Sebab, ikhlas-lah yang diperintah-kan, sebagaimana ditegaskan oleh FirmanNya, ﴾ وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ ﴿ "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus." (Al-Bayyinah: 5). ﴾ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam." Maksudnya, seluruh bentuk pujian, sanjungan, dan persembahan dengan ucapan, seperti ucapan manusia yang menyebutNya dan dengan pekerjaan, seperti beribadah kepadaNya, semua itu adalah hanya untuk Allah سبحانه وتعالى semata, tiada sekutu bagiNya, karena kesem-purnaan sifat-sifat, perbuatan, dan nikmat-nikmatNya.

40:66–68Page 474

۞ قُلۡ إِنِّي نُهِيتُ أَنۡ أَعۡبُدَ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَمَّا جَآءَنِيَ ٱلۡبَيِّنَٰتُ مِن رَّبِّي وَأُمِرۡتُ أَنۡ أُسۡلِمَ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٦٦

Say, [O Muḥammad], "Indeed, I have been forbidden to worship those you call upon besides Allāh once the clear proofs have come to me from my Lord, and I have been commanded to submit to the Lord of the worlds."

هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ثُمَّ مِنۡ عَلَقَةٖ ثُمَّ يُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلٗا ثُمَّ لِتَبۡلُغُوٓاْ أَشُدَّكُمۡ ثُمَّ لِتَكُونُواْ شُيُوخٗاۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبۡلُۖ وَلِتَبۡلُغُوٓاْ أَجَلٗا مُّسَمّٗى وَلَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ٦٧

It is He who created you from dust, then from a sperm-drop, then from a clinging clot; then He brings you out as a child; then [He develops you] that you reach your [time of] maturity, then [further] that you become elders. And among you is he who is taken in death before [that], so that you reach a specified term;1 and perhaps you will use reason.

هُوَ ٱلَّذِي يُحۡيِۦ وَيُمِيتُۖ فَإِذَا قَضَىٰٓ أَمۡرٗا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ ٦٨

He it is who gives life and causes death; and when He decrees a matter, He but says to it, "Be," and it is.

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku dilarang menyembah sem-bahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Rabbku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Rabb semesta alam. Dia-lah yang mencipta-kan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian supaya kamu sampai kepada masa dewasa, kemu-dian sampai tua, dan di antara kamu ada yang diwafatkan sebe-lum itu, serta supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami. Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan suatu urusan, Dia ha-nya berkata kepadanya, 'Jadilah', maka jadilah ia." (Ghafir: 66-68).

(66) Setelah Allah menjelaskan perintah ikhlas beribadah kepada Allah semata dan menyebutkan dalil-dalilnya dan bukti-buktinya, maka Dia secara tegas melarang ibadah kepada selain-Nya, seraya berfirman, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" wahai Nabi, ﴾ إِنِّي نُهِيتُ أَنۡ أَعۡبُدَ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ﴿ "Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah," seperti berhala dan patung-patung serta segala apa saja yang disembah dari selain Allah. Aku sama sekali tidak ragu terhadap perkaraku ini, melainkan benar-benar atas dasar keyakinan dan pengetahuan yang dalam, dan karena itu beliau berkata, ﴾ لَمَّا جَآءَنِيَ ٱلۡبَيِّنَٰتُ مِن رَّبِّي وَأُمِرۡتُ أَنۡ أُسۡلِمَ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Rabbku; dan aku diperintah-kan supaya tunduk patuh kepada Rabb semesta alam" dengan hati, lisan, dan seluruh anggota tubuhku, sehingga semuanya tunduk taat ke-padaNya, berserah diri kepada perintahNya. Ini adalah perintah yang paling agung secara mutlak, sebagaimana halnya larangan beribadah kepada selainNya merupakan larangan yang paling agung secara mutlak.

(67) Kemudian Allah menetapkan tauhid ini, yaitu bahwa sesungguhnya Dia-lah Pencipta kalian dan yang mengembangkan fase-fase penciptaan kalian. Oleh karena Dia semata yang mencip-takan kalian, maka sembahlah Dia semata, seraya berfirman,﴾ هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ﴿ "Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah" yakni, ketika menciptakan asal usul kalian dan bapak pertama kalian, Adam عليه السلام, ﴾ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ﴿ "kemudian dari setetes mani," ini adalah per-mulaan penciptaan seluruh jenis manusia saat masih dalam rahim ibunya. Allah mengingatkan dengan permulaan penciptaan atas fase-fase lainnya, seperti segumpal darah, lalu segumpal daging, kemu-dian tulang belulang dan pada akhirnya peniupan ruh,﴾ ثُمَّ يُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلٗا ثُمَّ ﴿ "kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian," demikianlah kalian berproses dalam penciptaan ilahi h i n g g a ﴾ لِتَبۡلُغُوٓاْ أَشُدَّكُمۡ ﴿ "sampai kepada masa dewasa," yang terdiri dari kekuatan akal, tubuh dan seluruh kekuatan lahir dan batin.﴾ ثُمَّ لِتَكُونُواْ شُيُوخٗاۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "kemudian sampai tua, dan di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu," yakni sebelum mencapai usia dewasa. ﴾ وَلِتَبۡلُغُوٓاْ ﴿ "Serta supaya kamu sampai" melalui fase-fase yang telah ditetapkan ini hingga batas ajal ﴾ مُّسَمّٗى ﴿ "yang ditentukan" di mana usia kalian berakhir di situ, ﴾ وَلَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ﴿ "dan supaya kamu me-mahami," kondisi kalian, sehingga kalian mengetahui bahwa yang menumbuhkan kalian dalam fase-fase tersebut Sempurna kekua-saanNya, dan hanya Dia-lah yang pantas disembah, sedangkan kalian lemah (berkekurangan) dari segala sisi.

(68) ﴾ هُوَ ٱلَّذِي يُحۡيِۦ وَيُمِيتُۖ ﴿ "Dia-lah yang menghidupkan dan me-matikan." Maksudnya, Dia-lah yang sendirian menghidupkan dan mematikan. Maka tidak ada jiwa yang mati karena satu sebab atau tanpa sebab melainkan dengan izinNya. ﴾ وَمَا يُعَمَّرُ مِن مُّعَمَّرٖ وَلَا يُنقَصُ مِنۡ عُمُرِهِۦٓ إِلَّا فِي كِتَٰبٍۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٞ 11 ﴿ "Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab. Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah." (Fathir: 11). ﴾ فَإِذَا قَضَىٰٓ أَمۡرٗا ﴿ "Maka apabila Dia menetapkan suatu urusan" yang mulia atau yang hina, ﴾ فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ ﴿ "Dia hanya berkata kepada-nya, 'Jadilah', maka jadilah ia," tidak tertolak, tidak tertangguhkan, dan tidak terhalangi padanya.

Text: Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api (MIT), at a fixed version. The ayahs: Quran Foundation. Sources and licences

Contents

Ayat al-Kursi36Al-Kahfpage 42juz 15Bukhari 1Muslim 2999

Style

Theme
Text size
Layout

Читать на русском