As-Sa'di · Tafsir · in Indonesian
Al-Anfal 8:74–75
8:74–75Page 186
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَواْ وَّنَصَرُوٓاْ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ حَقّٗاۚ لَّهُم مَّغۡفِرَةٞ وَرِزۡقٞ كَرِيمٞ ٧٤
But those who have believed and emigrated and fought in the cause of Allāh and those who gave shelter and aided - it is they who are the believers, truly. For them is forgiveness and noble provision.
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنۢ بَعۡدُ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ مَعَكُمۡ فَأُوْلَٰٓئِكَ مِنكُمۡۚ وَأُوْلُواْ ٱلۡأَرۡحَامِ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلَىٰ بِبَعۡضٖ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ٧٥
And those who believed after [the initial emigration] and emigrated and fought with you - they are of you. But those of [blood] relationship are more entitled [to inheritance] in the decree of Allāh.1 Indeed, Allāh is Knowing of all things.
"Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rizki (nikmat) yang mulia. Dan orang-orang yang beriman sesudah itu, kemudian berhijrah dan berjihad bersamamu, maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam Kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Al-Anfal: 74-75).
(74) ﴾ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَواْ وَّنَصَرُوٓاْ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ﴿ "Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman." Yaitu orang-orang Muhajirin dan Anshar, mereka itulah orang-orang yang ﴾ حَقّٗاۚ ﴿ "benar-benar beriman," karena mereka membenarkan iman mereka dengan hijrah, menolong, ber-wala` kepada sebagian yang lain, dan jihad mereka melawan orang-orang kafir dan munafik. ﴾ لَّهُم مَّغۡفِرَةٞ ﴿ "Mereka memperoleh ampunan", dari Allah yang menghapus dosa-dosa mereka dan menghilangkan kesalahan mereka, ﴾ وَرِزۡقٞ كَرِيمٞ ﴿ "dan (mereka mendapatkan) rizki (nikmat) yang mulia." Yakni, kebaikan yang banyak dari Rabb Yang Mulia di Surga kenikmatan, dan bisa jadi mereka mendapatkan pahala dunia yang membuat mereka berbahagia dan hidup tenteram.
(75) Begitu pula orang-orang yang datang sesudah para Muhajirin dan Anshar tersebut dari kalangan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, dia beriman, berhijrah dan berjihad di jalan Allah, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ مِنكُمۡۚ ﴿ "maka orang-orang itu termasuk golongan-mu (juga)." Untuk mereka apa yang menjadi hakmu, atas mereka apa yang menjadi kewajibanmu. Inilah muwalah imaniyah (loyalitas keimanan) yang mana di awal Islam ia memiliki pengaruh dan dampak positif yang sangat besar, sampai-sampai Nabi ﷺ memper-saudarakan di antara orang-orang Muhajirin dengan orang-orang Anshar dengan persaudaraan yang khusus, selain persaudaraan iman yang umum, bahkan mereka saling mewarisi satu sama lain dengan persaudaraan tersebut. Lalu Allah menurunkan, ﴾ وَأُوْلُواْ ٱلۡأَرۡحَامِ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلَىٰ بِبَعۡضٖ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagaiannya lebih berhak terhadap sesamanya (da-ripada yang bukan kerabat) di dalam Kitab Allah." Maka yang mewarisi hanyalah kerabatnya dari Ashabah[84] dan Ashhabul Furudh[85], jika tidak ada, maka kerabat terdekatnya dari Dzawil Arham[86], sebagaimana hal itu ditunjukkan oleh keumuman ayat yang mulia. FirmanNya, ﴾ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Di dalam Kitab Allah." Yakni di dalam hukum dan sya-riatNya. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." Yang di antaranya adalah keadaanmu, yang mana Allah memberlakukan syariat-syariat agamaNya yang cocok dan sesuai dengannya.
Selesai tafsir surat al-Anfal. Segala puji hanya bagi Allah dan segala karunia hanya dariNya.
Text: Quranic Universal Library (Tarteel), via spa5k/tafsir_api (MIT), at a fixed version. The ayahs: Quran Foundation. Sources and licences